Showing posts with label Pengusaha Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Pengusaha Indonesia. Show all posts

Tuesday, 27 September 2016

Benarkah Menjadi Seorang Pengusaha Itu Mudah ?

Benarkah Menjadi Seorang Pengusaha Itu Mudah ?
Benarkah Menjadi Seorang Pengusaha Itu Mudah ? (sumber: www.google.com)
Selama beberapa tahun terakhir seminar-seminar dan pelatihan-pelatihan wirausaha maupun cara menjadi pengusaha semakin banyak dan merajalela. Seminar-seminar maupun pelatihan-pelatihan tersebut rata-rata (meskipun tidak semua) memberikan iming-iming bahwa menjadi seorang pengusaha itu mudah. Acara-acara tersebut memang rata-rata ditujukan untuk memotivasi orang-orang agar mau dan berani menjadi seorang pengusaha. Namun yang patut kita semua tanyakan, benarkah menjadi seorang pengusaha itu mudah ?

Tulisan kali ini bisa dianggap sharing dan sekaligus curhatan saya pribadi yang juga menjadi "korban" dari seminar-seminar maupun pelatihan-pelatihan wirausaha tersebut. Saya sudah cukup lama mengikuti acara-acara seputar wirausaha, jika saya tidak salah ingat dimulai dari sekitar tahun 2008 atau 2009. Acara-acara seputar wirausaha itu pula yang semakin mendorong dan menguatkan keinginan serta tekad saya untuk menjadi seorang pengusaha. Ditambah lagi pula membaca cerita-cerita (baca: kisah-kisah) para pengusaha sukses dari buku, media cetak, maupun media online, maka semakin berkobarlah semangat untuk menjadi seorang wirausahawan.

Akan tetapi, benarkah menjadi seorang pengusaha itu mudah ? Acara-acara seputar wirausaha tersebut umumnya sering mengungkapkan atau menyampaikan bahwa menjadi seorang wirausahawan atau pengusaha itu mudah. Memang benar, menjadi seorang wirausahawan atau pengusaha itu mudah. Yang tidak mudah adalah tetap bertahan dan sukses menjadi seorang wirausahawan atau pengusaha. Banyak tantangan yang harus dihadapi. Banyak hal yang harus dipelajari dan dipraktekkan. Banyak hal misteri yang perlu dipecahkan. Banyak anak tangga menuju kesuksesan yang perlu didaki.

Jadi, benarkah menjadi seorang pengusaha itu mudah ? Benar mudah, cukup mengatakan saya seorang pengusaha, maka sejak saat itu pula secara resmi kita sudah menjadi pengusaha. Tapi menjadi sukses di bidang usaha yang kita pilih tidaklah semudah yang kita bayangkan atau pikirkan. Banyak tangisan, perjuangan, dan hal-hal lain yang tidak selalu menyenangkan yang harus dihadapi dalam perjalanan menjadi seorang pengusaha sukses. Hal itu pula yang saya rasakan setelah menjadi seorang pengusaha.

Thursday, 9 June 2016

H. Abraham “Lulung” Lunggana, S.H.

Foto Abraham "Lulung" Lunggana, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta
Foto Abraham "Lulung" Lunggana, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta
(sumber: wikimedia).
Jika sebelumnya saya pernah menulis mengenai Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, kali ini saya akan menulis mengenai salah satu “musuh” bebuyutan Ahok yaitu Haji Lulung. Selamat menyimak.
Haji Abraham Lunggana, S.H. atau populer dengan julukan Haji Lulung lahir di Jakarta pada tanggal 24 Juli 1959. Dia adalah seorang politikus yang sejak tahun 2014 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Selain sebagai politikus, Haji Lulung juga berprofesi sebagai pengusaha yang memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan keamanan, lahan parkir, dan jasa penagihan utang di wilayah Tanah Abang.
Haji Lulung merupakan anak ketujuh dari sebelas bersaudara. Ayahnya bernama Ibrahim Tjilang seorang tentara BKR berpangkat Peltu. Ibunya merupakan keturunan dari KH. Abdullah Syafi’i yang merupakan pendiri Perguruan Islam Asy-Syafiiyyah.
Sebagai pengusaha, Haji Lulung memiliki PT. Putraja Perkasa, PT. Tirta Jaya Perkasa, Koperasi Kobita, PT. Tujuh Fajar Gemilang, dan PT. Satu Komando Nusantara yang bergerak dalam bidang jasa keamanan, pengelolaan lahan parkir, dan penagihan utang. Dalam berorganisasi, Haji Lulung aktif di PPM, AMPI, Karang Taruna, dan turut serta mendirikan ormas Gerak Betawi dan menjadi Sekretaris Jenderal Bamus Betawi. Selain itu, Haji Lulung juga memiliki lembaga advokasi bernama Lunggana Advocat & Friends selaku pengacara yang berlokasi di Tanah Abang.
Dalam bidang politik, ia aktif sebagai pengurus di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketika PPP pecah, ia diajak untuk mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR) dan terpilih sebagai Ketua Umum DPC PBR Jakarta Barat. Setelah Pemilu 2004, ia memutuskan kembali ke PPP dan terpilih menjadi Ketua UMUM DPC PPP Jakarta Pusat. Pada Pemilu 2009 ia terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dan kemudian diangkat menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Haji Lulung menjadi terkenal karena kontroversi yang ada ketika dia membawa mobil Lamborghini ketika terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014 – 2019 serta karena ucapannya “meludah saja bisa jadi duit.” Selain itu, ia juga dikenal karena perselisihannya dengan Gubernur DKI Jakarta Ahok terkait dengan rencana relokasi pedagang di pasar Tanah Abang beberapa waktu lalu.
Kabar terkini yang beredar di berbagai media adalah Haji Lulung berniat untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pemilu 2017 menantang gubernur menjabat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menarik untuk ditunggu “kisah perseteruan” selanjutnya antara Ahok dengan Haji Lulung, andai kata Haji Lulung benar-benar jadi mencalonkan diri sebagai calon gubernur.
Demikian artikel ringkas mengenai Haji Abraram Lunggana, S.H. yang akrab disapa Haji Lulung. Semoga bermanfaat.

KumpulBlogger