Sunday, 11 September 2016

Beberapa Salah Kaprah Soal Gigi Yang Banyak Dipercaya Orang Indonesia

Gigi adalah salah satu bagian dari tubuh kita yang sangat penting, sebab gigi lah yang akan membantu melembutkan terlebih dahulu setiap makanan yang masuk ke mulut sebelum diolah lebih lanjut oleh organ tubuh yang lain di dalam kerongkongan serta perut. Oleh karena gigi memiliki peranan yang begitu penting, maka gigi tentu harus dirawat dengan baik pula supaya dapat tetap terjaga dalam kondisi yang baik. Namun ternyata di negara kita ini terdapat beberapa salah kaprah soal gigi yang banyak dipercaya orang Indonesia. Kesalahkaprahan yang cenderung berbau mitos dan tidak sepenuhnya benar. Apa sajakah kesalahkaprahan itu ? Yuk mari disimak !

Ilustrasi Gigi Susu Dilempar ke Atap (Genting), Salah Satu Mitos Soal Gigi di Indonesia
Ilustrasi Gigi Susu Dilempar ke Atap (Genting), Salah Satu Mitos
Soal Gigi di Indonesia
(sumber: www.google.com)
1. Gigi susu yang tanggal harus dilempar ke genting agar gigi baru dapat tumbuh dengan sempurna.
Kenyataannya adalah dilempar atau tidaknya gigi susu yang tanggal ke genting atau atap tidak ada hubungannya sama sekali dengan pertumbuhan gigi yang menggantikan. Meski demikian ternyata masih sangat banyak masyarakat Indonesia, khususnya di pedesaan atau kota kecil, yang mempercayai hal ini serta mengajarkannya kepada anak-anaknya. Kesalahkaprahan soal gigi ini bisa berbahaya karena anak-anak akan meyakini bahwa pertumbuhan gigi yang baik dipengaruhi oleh dilemparnya gigi susu yang tanggal ke genting atau atap, bukan karena dirawat dengan baik.

2. Semakin keras menyikat gigi semakin baik.
Banyak orang beranggapan bahwa semakin keras menyikat gigi maka akan semakin baik karena akan semakin banyak kuman atau bakteri yang dapat dibersihkan.
Kenyataannya: semakin keras menyikat gigi tidak akan membuat gigi semakin bersih dibandingkan menyikat gigi secara normal. Terlalu keras menyikat gigi justru akan merusak gigi karena menyikat gigi terlalu keras turut mengikis email gigi sehingga gigi menjadi tipis dan rapuh.
Cara menyikat gigi yang benar adalah dengan sedikit lebih pelan dan agak lama.

3. Gula yang membuat gigi berlubang, bukan minuman bersoda.
Kenyataannya: Gula memang dapat membuat gigi berlubang dan gula yang dimaksud tidak selalu bersumber dari gula, permen, minuman manis, tetapi juga bisa dari karbohidrat yang terlalu lama berada di rongga mulut yang akhirnya diubah menjadi gula. Selain itu minuman bersoda juga termasuk berbahaya bagi gigi karena mengandung asam yang berbahaya bagi gigi.

Tickerbar