Monday, 12 April 2010

PENTINGNYA NETWORKING

Sejak sekitar satu tahun yang lalu, aku sudah mulai menyadari prinsip yang sangat berharga ini. Suatu prinsip yang juga diperlukan dalam bidang apapun, sebab pada dasarnya manusia tidak dapat melakukan segala sesuatu sendirian. Sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk social, manusia butuh orang lain baik sebagai anggota tim maupun sebagai relasi dalam segala bidang. Prinsip ini aku ketahui (atau tepatnya aku sadari) pertama kali bahwa prinsip ini penting dan berguna adalah waktu aku bekerja sebagai sales agent pada perusahaan asuransi jiwa PT. Prudential Life Indonesia. Prinsip ini diajarkan oleh leader yang tepat berada diatasku.

Leaderku mengatakan, “tanpa jaringan atau kenalan kamu tidak akan bisa berkembang, sebab kamu hanya berjuang sendirian, padahal untuk meraih suatu sukses luar biasa kita juga harus mampu untuk bekerja melalui orang lain selain kita bekerja keras sendiri”. Selain itu, leaderku juga bilang, “bahwa kita harus dikenal oleh orang lain, sebab sehebat apapun kita namun jika tidak ada orang yang tahu bahwa kita hebat, maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa dari setiap kehebatan yang kita miliki”. Semakin banyak orang yang kita kenal, semakin banyak pula sesuatu yang dapat kita berikan ke mereka dan semakin banyak pula sesuatu yang dapat kita terima dari mereka. Jadi hubungan timbal-balik berlaku disini, sama-sama mendapatkan keuntungan atau manfaat.

Dari pelajaran-pelajaran itu pula, sudah sejak sekitar satu tahun yang lalu, aku semakin suka serta menikmati ketika harus berkumpul dengan orang-orang, bahkan termasuk orang-orang yang belum aku kenal atau baru aku kenal sekalipun. Aku suka berkumpul dengan mereka, karena dari sana aku dapat memperoleh partner dalam bekerja atau pelanggan ataupun sekedar teman dalam jumlah yang sangat banyak. Sungguh memiliki banyak kenalan itu enak, sebab dari dengan para orang yang kita kenal, kita bisa menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Dari teman-teman yang banyak pula, kita dapat saling berbagi cerita dan saling membangun satu sama lain. Melalui pertemanan pula, siapa tahu kita dapat menemukan pacar atau orang yang kita sukai. Ya, aku benar-bener merasakan manfaat pertemanan dengan orang-orang. Namun, kita juga harus waspada serta selektif dalam menjalin pertemanan, maksudnya kita hendaknya menjalin pertemanan dengan orang-orang yang seandainya kita berteman dengan mereka kita dapat saling membangun serta saling menguntungkan satu sama lain. Bagaimana pendapat Anda ?

AFTER KETUA PEKAN KAMPUS 2009, WHAT NEXT ?


Sebuah pertanyaan yang bagus bagi diriku sendiri. Pertanyaan yang seharusnya memaksa serta membuatku tersadar untuk segera berpikir atau merenungkan kembali apa impian berikutnya ingin aku raih atau wujudkan dalam hidupku. Kata-kata judul tulisan tersebut diinspirasi oleh penyanyi muda Indonesia yang sangat berbakat sekaligus cantik, Agnes Monica. Benar seperti yang telah aku tulis dalam tulisanku sebelumnya, aku secara tiba-tiba penasaran dengan sosok Agnes. Sebelumnya aku memang sudah sering mendengar bahwa Agnes adalah sosok artis muda yang bisa dijadikan idola, sebab sejauh ini dia merupakan salah satu artis yang hidupnya tergolong bersih serta sepi dari gosip yang tidak baik yang biasa melanda para artis.
Seperti yang sudah aku tuliskan pada tulisan sebelumnya, guna memuaskan rasa ingin tahu akhirnya aku mencoba mencari beberapa informasi mengenai sepak terjang Agnes. Dari hasil pencarian informasi di internet tersebut, aku berhasil menemukan beberapa informasi yang begitu menginspirasi dan bermanfaat. Salah satu informasi yang paling memotivasi serta menginspirasi adalah yang terdapat pada website milik Agnes. Membaca cerita singkat mengenai Agnes atau mungkin bisa juga dibilang sebagai biografi Agnes yang ada disana, sungguh benar-benar menginspirasi dan akhirnya aku diingatkan tentang judul tulisan ini.
Ya, aku memang pantas bertanya kembali pada diriku, apa target berikutnya setelah Ketua Pekan Kampus ? Aku harus bertanya seperti agar aku kembali diingatkan bahwa aku belum meraih seluruh impian besar yang aku miliki. Aku perlu bertanya seperti ini agar aku tidak terlena dengan semua yang sudah aku raih di masa lalu. Pernyataan yang diungkapkan oleh Shakespeare yang aku temukan di web Agnes ini cukup menegur serta mengingatkanku agar segera kembali berfokus ke masa depan, ‘The Past is the prologue. Sungguh masa lalu adalah pendahuluan dari semua yang ada sekarang dan masa lalu sudah berlalu atau menjadi sejarah dari kehidupan kita. Seperti juga yang Agnes katakan dalam webnya mengenai kutipan dari Shakespeare tersebut, ‘That quote has given me a lot to think, a lot to do, and a lot to give to this life. Ya, aku perlu memaksa diriku sendiri untuk kembali sadar bahwa semua yang terjadi di masa lalu, baik itu sebuah prestasi hebat ataupun sesuatu yang kurang baik, semuanya itu sudah berlalu. Semuanya itu sudah menjadi sejarah dari kehidupanku dan sekarang saatnya aku membentuk sejarah kehidupan yang baru yang lebih penuh prestasi gemilang dalam hidup.
Sekarang saatnya bagiku untuk segera berpikir mengenai beberapa hal, impian, atau tanggung jawab yang belum aku raih atau aku selesaikan. Aku masih punya tanggung jawab untuk menyelesaikan kuliahku, aku masih punya tanggung jawab untuk menyelesaikan training CCNAku, aku masih punya impian untuk menjadi salah satu ahli komputer terbaik dunia, aku masih punya impian untuk menjadi pembicara terkenal di dunia. Aku masih punya impian untuk membuka bisnis sendiri, tidak sekedar bisnis kecil-kecilan namun sebuah perusahaan teknologi informasi besar dunia. Sebuah perusahaan yang aku harapkan suatu saat nanti dapat mengalahkan Microsoft, Google, Apple, Yahoo!, Oracle, Sun, IBM, dan perusahaan-perusahaan teknologi informasi lain di dunia ini. Aku tahu bahwa perjuangan kesana tidaklah mudah. Masih banyak pembelajaran, perjuangan, serta jalan yang terjal yang harus aku tempuh agar impian yang indah serta sangat luar biasa tersebut terwujud. Aku masih perlu menempa diriku sendiri lebih dan lebih keras, lebih dan lebih disiplin agar aku kembali menjadi individu yang lebih baik dari hari ke hari. Aku harus jadi individu yang lebih baik setiap hari agar mampu mewujudkan seluruh impianku tersebut. Aku tahu bahwa melatih diri sendiri agar jadi orang hebat tidaklah mudah, apalagi setelah beberapa waktu aku dibuat terlena oleh beberapa hal hebat yang pernah disematkan kepadaku serta oleh beberapa prestasi yang pernah aku raih di masa lalu.
Aku masih perlu berusaha untuk mereformasi pikiranku sendiri agar aku tidak terus-terusan berada di zona nyamanku. Aku perlu mendidik diriku dengan sangat keras agar aku dapat segera keluar dari semua kenyamanan yang ada. Harus segera keluar dan kembali menjadi hebat. Agar aku segera kembali menjadi pemenang dengan prestasi-prestasi gemilang berikutnya. Sekian !

Tickerbar

KumpulBlogger