Friday, 17 September 2010

BAGAIMANAPUN AKU JUGA SALAH

Awal tahun 2010 ini, dengan begitu optimis aku mengatakan pada diriku sendiri bahwa tahun ini aku pasti di wisuda. Namun seiring berjalannya waktu dan dengan semakin dekatnya waktu wisuda, aku melihat kemungkinan untuk itu mengecil. Hal ini disebabkan karena aku terlalu santai dalam mengejar serta menyelesaikan skripsiku. Padahal aku sudah plot jadwal waktu wisuda dengan kedua orang tuaku, namun aku sendiri tidak bersungguh-sungguh dengan jadwal itu. Aku kurang bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas akhirku.
Pada bulan keenam dari jadwal penyelesaian tugas akhir yang aku buat dan serahkan ke dosen pembimbing, program yang aku buat bahkan masih jauh dari selesai. Programku masih jauh dari apa yang aku targetkan di proposal. Enam bulan yang terlalu aku sia-siakan dengan tidak jelasnya arah kehidupanku. Aku jadi sadar bahwa sejauh ini sejak terakhir kali aku berjuang dengan begitu sungguh-sungguh untuk meraih jabatan ketua panitia Pekan Kampus 2009, aku belum pernah berjuang dengan serius lagi. Setelah perjuangan yang itu, aku seolah-olah terlena dan akhirnya terlalu santai dalam menjalani semuanya sehingga semuanya berjalan diluar batas waktu yang aku tentukan sendiri.

Thursday, 16 September 2010

HUM HONGE KAAMYAAB

Hum honge kaamyaab atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘bersama kita bisa mengatasinya’ atau ‘we shall overcome’ dalam bahasa Inggris, merupakan salah satu lagu dalam soundtrack film My Name is Khan. Lagu pertama yang sampai membuatku menitikkan air mata, setelah sekian lama aku yang terkenal keras dan kaku ini tidak pernah menangis. Makna kata-kata dalam lagu ini serta situasi dalam film yang memang mendukung yang semakin entah kenapa dengan begitu ajaibnya menyentuh hatiku dan membuat air mataku menitik.
Lagu yang dinyanyikan dalam bahasa Hindi ini memang begitu indah jika dipahami kata-katanya. Lagu yang bermaksud menyatakan pesan bahwa ketika kita bersama, kita akan mampu mengatasi segala sesuatunya. Ketika kita bersama-sama, tanpa memandang perbedaan agama, bahasa, ras, atau warna kulit, kita akan mampu mengatasi semua persoalan yang ada suatu saat nanti.

Tickerbar

KumpulBlogger