Saturday, 16 October 2010

Hitung-Hitungan Yuk !

Ditengah asyiknya menikmati guyuran air dari bak mandi yang begitu dingin, secara tiba-tiba terlintas suatu pemikiran mengenai perhitungan yang sangat sederhana ini. Awalnya saya berniat menyajikannya dalam bentuk yang lebih singkat dan kemudian mempostingnya sebagai status di akun Facebook saya, tetapi karena saya ingat komitmen pribadi yang saya buat dan harus saya patuhi (termasuk yang lumayan sering juga saya langgar) bahwa saya tidak akan online Facebook hari ini, maka terlintas ide lain untuk mempostingnya dalam bentuk artikel ringkas di blog saya. Selamat berhitung !
Sebelum saya mulai perhitungan saya, saya ingin bertanya terlebih dahulu mengenai satu hal. Adakah yang tahu berapa jumlah penduduk Indonesia saat ini (saat artikel ini ditulis, 16 Oktober 2010) ? Baiklah daripada bingung, pusing, atau sibuk mencari-cari di koran maupun lewat pencarian internet, saya sebutkan saja jumlahnya. Berdasarkan data sensus penduduk yang dilakukan oleh pemerintah pada tahun 2010 ini, diketahui jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237,6 juta jiwa (237.600.000 jiwa). Nah, sekarang saya akan memulai perhitungan saya.

Friday, 15 October 2010

Re-building My Image !


Image atau citra diri adalah sesuatu yang orang lain lihat dari diri kita. Salah satu definisi yang lebih lengkap dan yang saya rasa baik, saya temukan di situs gramedia-majalah, definisi tersebut tertulis dalam bahasa Inggris, berikut definisinya: Self image is how you see yourself and how you believe others see you! This may be how you view yourself physically or your opinion of who and what you are. Bila saya artikan ke dalam bahasa Indonesia: citra diri adalah bagaimana kamu melihat dirimu sendiri dan bagaimana kamu percaya mengenai bagaimana orang lain melihatmu ! Hal ini bisa berbicara mengenai bagaimana kamu memandang dirimu sendiri secara fisik atau bagaimana pendapatmu mengenai siapa dan apa dirimu itu.
Ketika menengok sedikit ke kehidupan masa lalu saya, saya memiliki citra diri yang sangat baik (meskipun sekarang juga masih baik, meskipun tidak sebaik dahulu). Saya sangat menghargai diri saya sendiri dengan cara menghargai setiap tanggung jawab atau pekerjaan yang dipercayakan kepada saya. Saya berusaha menyelesaikan setiap pekerjaan yang telah dipercayakan dengan sebaik mungkin dan secepat mungkin. Saya dikenal sebagai pribadi yang disiplin, tidak suka membuat alasan, selalu beres dalam menangani segala sesuatu, tegas, dan lebih banyak bekerja dibanding berbicara. Itu citra atau gambaran mengenai diri saya yang berhasil saya bentuk maupun yang orang lain pandang dari diri saya. Citra diri seperti yang saya sebutkan diatas pertama kali muncul (atau saya munculkan) mulai tahun 2005 akhir sampai awal tengah tahun kedua 2008.

Thursday, 14 October 2010

Semua kesalahanku dalam satu tahun terakhir


Tulisan ini dibuat bukan untuk meratapi atau menyesali semua kesalahan yang kubuat di masa lalu. Tulisan ini dibuat dengan satu kesadaran bahwa jika seseorang ingin berubah menjadi lebih baik dan meraih sukses atau keberhasilan yang lebih besar dalam hidupnya, dia harus mau dan mampu mengevaluasi dirinya sendiri. Dia harus mau jujur kepada dirinya sendiri, mengakui semua kesalahan yang telah diperbuatnya dan yang telah menghambatnya untuk menjadi yang terbaik dari dirinya sendiri serta meraih sukses, dia harus bertanggung jawab untuk mau melatih dirinya menjadi individu yang lebih serta tidak membiarkan dirinya sendiri mengulangi kesalahan yang pernah diperbuatnya.
Berikut ini adalah semua kesalahan yang pernah aku perbuat selama satu tahun terakhir yang telah menghambat untuk meraih prestasi yang lebih hebat. Kesalahan demi kesalahan yang telah membuat diriku kurang maksimal dalam mengembangkan semua talenta yang sudah diberikan. Kesalahan demi kesalahan yang telah membuat diriku termasuk terlambat menyelesaikan masa kuliah strata satu. Berikut daftarnya:

Semuanya berawal dari ini !

Sepanjang perjalanan hidupku hingga hampir berumur 24 tahun, telah cukup banyak hal yang aku alami. Hal-hal yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan, tapi semuanya adalah pengalaman hidup yang sangat berharga. Melalui semua hal tersebut, aku jadi lebih mengetahui apa yang benar dan apa yang salah, aku jadi lebih tahu betapa pentingnya memiliki arah atau visi kehidupan agar dapat mencapai semua yang benar-benar kita inginkan serta membantu kita agar tidak terbawa arus kehidupan orang lain, aku jadi tahu pentingnya hal-hal yang sebelumnya aku sepelekan atau anggap tidak penting serta alasan mengapa semua hal tersebut penting, dan banyak hal yang aku dapat dari pengalaman hidupku yang masih muda ini.

Secara keseluruhan aku beruntung bahwa aku telah boleh mengalami atau memperoleh pengalaman di cukup banyak hal atau bidang, sebab aku yakin semua pengalaman tersebut akan berguna bagiku di masa depan, asalkan aku tidak melupakannya begitu saja serta dapat mengambil pelajaran darinya. Kini setelah semua pengalaman tersebut serta setelah prestasi puncak yang aku raih tahun lalu, aku sedang berusaha membangun diri kembali dari awal. Aku sedang berusaha membangun kembali seluruh impian yang dahulu telah aku lewatkan begitu saja. Beberapa waktu lalu aku menonton film 3 Idiots, dari film tersebut aku kembali disadarkan mengenai pentingnya mengejar hasrat atau impian terbesar kita. Film tersebut mengingatkan kita untuk mencoba, mengejar, atau melakukan apapun yang menjadi hasrat terbesar di dalam diri kita agar kelak ketika kita sudah tua kita tidak menyesal karena tidak berani atau belum mencoba semua hal yang ingin kita coba.

Wednesday, 13 October 2010

Sekitar dua puluh bulan yang lalu

Tulisan ini bukan merupakan tulisan untuk sekedar bernostalgia dengan masa lalu. Bukan pula tulisan yang dibuat karena saya ingin sekedar hidup di masa lalu dan takut hidup di masa sekarang, tidak bukan seperti itu. Tulisan ini dibuat sebagai bentuk apresiasi terhadap satu teman lagi atas anjuran serta sarannya untuk diriku mencoba suatu hal yang belum pernah saya coba sebelumnya.


Kini setelah lebih dari dua belas bulan yang lalu, masa dimana saya mulai mencoba untuk pertama kalinya menerapkan anjuran atau saran teman saya tersebut, kini setelah saya benar-benar menguasai apa yang dia anjurkan, saya mencoba untuk mengapresiasinya melalui tulisan ini. Sebenarnya anjuran yang dia berikan ke saya bukanlah sesuatu yang terlalu luar biasa. Bukan sesuatu yang sangat hebat, sangat heboh, melainkan sesuatu yang tergolong sederhana saja. Niko Permana, begitu nama teman saya tersebut. Pada suatu saat ditengah kerja kelompok mengerjakan tugas kuliah, secara tiba-tiba dia berkata bahwa dia terbiasa mendengarkan musik atau lagu sambil mengerjakan tugas. Alasannya dia merasa bisa menikmati serta lebih enjoy dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah yang ada. Waktu itu saya yang belum terbiasa mendengarkan musik sambil belajar atau membaca membalas pendapatnya serta berkata bahwa saya kurang bisa berkonsentrasi dan cenderung bingung ketika harus belajar atau mengerjakan tugas sambil mendengarkan musik atau ada sesuatu yang ramai disekitar saya.

Tuesday, 12 October 2010

Start it simple !

Cover buku Don't Make Me Think oleh Robin Good

Mulai hari ini kembali belajar menggunakan jadwal kerja untuk membantuku lebih maksimal, lebih dapat memanfaatkan setiap menit waktu yang kumiliki dalam sehari, agar setiap kegiatan dalam sehari lebih efektif dan tertata serta dapat menghemat waktu yang biasanya digunakan untuk memikirkan kegiatan apa yang seharusnya dilakukan. Ya, mulai hari ini kembali membuat jadwal kegiatan agar diriku lebih maksimal. Mulai hari ini kembali belajar lebih disiplin, lebih berkomitmen untuk setiap jadwal yang ditentukan, lebih baik dari sebelumnya.
Membuat jadwal serta patuh terhadap jadwal yang sudah dibuat, merupakan sebuah upaya kecil dan sederhana yang kulakukan agar lebih maksimal. Sebuah upaya sekaligus sarana latihan manajemen diri yang lebih baik. Sebuah simulasi atau persiapan seandainya untuk melatih diriku sendiri bila kelak di masa depan juga harus memiliki jadwal yang padat dalam pekerjaan. Sebuah simulasi serta sarana latihan sebelum salah satu impianku di masa depan terwujud, yaitu sebagai orang yang sukses dalam pekerjaan serta memiliki jadwal kerja yang padat untuk pergi kemana-mana diseluruh dunia. Ya, aku memiliki impian untuk menjadi salah satu pembicara yang terkenal diseluruh dunia yang diminta untuk berbicara serta berbagi ilmu maupun pengalaman kepada banyak orang diseluruh dunia.

Monday, 11 October 2010

Tidak mau dikalahkan !

Tidak mau dikalahkan oleh rasa malas dan keengganan untuk menjadi lebih baik serta meraih sesuatu yang lebih baik.
Tidak mau dikalahkan oleh ketakutan-ketakutan yang tidak nyata yang menghalangi untuk meraih sesuatu yang lebih besar.
Tidak mau dikalahkan oleh kritikan-kritikan tidak membangun dari orang-orang yang bisanya hanya mengkritik tanpa pernah mau ikut mengambil langkah nyata untuk sebuah kebaikan.
Tidak mau dikalahkan oleh pikiran-pikiran medioker dari orang-orang yang sebenarnya takut untuk bermimpi lebih besar, takut untuk mencoba sesuatu yang tampaknya melebihi kemampuannya padahal sebenarnya tidak, takut untuk mencoba sesuatu sebab mereka tidak mau merasakan tidak enaknya gagal padahal sebenarnya gagal itu juga punya sisi baik. Orang-orang berpikiran medioker yang ingin mengajak orang-orang yang sebenarnya ingin maju agar tidak perlu bersusah-payah mencoba dan tetap pada kondisi yang biasa-biasa saja.

Sunday, 10 October 2010

Ketua Pekan Kampus 2009, sebuah pengalaman memimpin yang nyata dan akan sangat kuhargai

Seorang pemimpin selalu ditopang oleh timnya

Jabatan Ketua Pekan Kampus 2009 adalah sebuah posisi yang kuincar sejak tahun 2007, sebuah posisi yang memang kuharapkan akan menjadi puncak dari segala kerja yang kulakukan di keorganisasian mahasiswa di kampus. Persiapan demi persiapan, baik kecil maupun besar, selalu kulakukan sejak impian tersebut muncul di kepala. Semua kulakukan demi membuat impian tersebut menjadi nyata. Semua kulakukan supaya terbukti bahwa aku tidak hanya bisa bermimpi, tetapi juga mau serta berani berkorban untuk suatu hal yang benar-benar aku impikan.
Kini setelah semua itu berlalu, tepatnya setelah lebih dari enam bulan seluruh tanggung jawabku sebagai seorang pemimpin selesai, aku mulai menyadari betapa berharganya jabatan yang pernah aku pegang tersebut. Dari pengalaman selama menjadi ketua, aku mendapatkan kesempatan serta pelajaran yang nyata mengenai kepemimpinan. Ternyata semua hal yang sudah kusiapkan sebelum aku mendaftar sebagai calon ketua dipraktekkan serta diuji selama aku memimpin. Dan ternyata aku juga menemukan bahwa ada hal-hal tertentu yang belum aku praktekkan dengan baik. Selain itu ada pula pelajaran-pelajaran baru yang aku temukan selama dan setelah aku menjabat.

Tickerbar

KumpulBlogger