Thursday, 5 March 2009

Konsisten: tujuan tetap sama, namun caranya bisa berbeda

Rabu 4 Maret 2009 adalah saatnya rapat BPH Pekan Kampus 2009 yang ketiga kalinya. Rapat kali ini lebih lama dibanding sebelumnya, sebab banyak sekali yang dibahas. Rapat dimulai dari pukul 15.15 sampai pukul 17.30, namun rapat juga tidak hanya diisi dengan hal-hal yang serius, sesekali kami berbicara tentang hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan apa yang dibahas dalam rapat. Semua itu ditujukan agar kita dapat lebih dekat satu sama lain.

Dari rapat kali ini, kita semua belajar satu hal baru yaitu mengenai kata konsisten. Awalnya kami semua berdebat seru tentang arti kata tersebut, ada yang menganggap konsisten sama dengan kata integritas. Namun ada juga yang meluruskan bahwa konsisten itu beda dengan integritas. Karena merasa penasaran, sesuai rapat dan pulang, aku memutuskan untuk browsing (atau lebih tepatnya googling) untuk mencari apa arti kata itu sebenarnya.

Dari hasil googling ada beberapa web atau blog yang membahas tentang topik konsistensi, aku merasa beruntung sekaligus agak heran, ternyata banyak juga yang membahas topik ini. Berarti bisa dikatakan bahwa topik konsistensi itu memang penting sekali. Setelah membaca beberapa tulisan yang dibuat, aku mendapatkan kesimpulan mengenai arti kata konsisten, yaitu konsisten itu melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda-beda namun tujuannya tetap sama, konsisten itu selama kita yakin hal ‘A’ adalah benar maka kita akan terus percaya bahwa hal itu adalah benar, serta masih banyak lagi arti kata konsisten yang diungkapkan lewat kalimat. Namun dari semua itu, intinya kata konsisten berarti berpegang teguh pada prinsip yang kita tahu itu benar. Kata konsisten memang terkesan sekali begitu kaku, namun sebenarnya konsisten berbeda jauh dengan kekakuan dalam bertindak atau berusaha. Konsisten itu hanya berlaku pada tujuannya, tetapi bervariasi pada cara meraih tujuan itu sendiri dengan menggunakan cara yang benar.

Jadi konsisten tidak selalu berarti sesuatu yang pasti sama, namun bisa bervariasi asal fokus utamanya tetap sama. Dari sesuatu tujuan yang secara konsisten kita kejar atau usahakan, kita akan dapat meraih kesuksesan. Selamat menjadi pribadi-pribadi yang konsisten dalam berusaha mewujudkan setiap impian kita, namun jangan lupa juga untuk melakukan usaha mewujudkan mimpi tersebut dengan cara-cara yang bervariasi serta inovatif. Hidup konsistensi !

Tuesday, 3 March 2009

Do Our Best !

Sampai hari ini, aku masih terus berusaha mematuhi semua komitmen yang telah kucetuskan. Aku akui bahwa hal tersebut tidak mudah, tapi tetap harus terus diusahakan. Salah satu komitmen terpenting yang harus selalu kupegang adalah memberikan semua yang terbaik yang dapat kuberikan. Memberikan semua yang terbaik tanpa peduli seberapa banyak kemampuan yang kumiliki.

Hari ini juga tanggal 3 Maret 2009, aku baru saja memperoleh beberapa pelajaran yang baru lagi yang sangat bermanfaat. Pelajaran tentang bagaimana memimpin rapat yang baik, pengalaman memimpin rapat yang sesungguhnya, pengalaman berkomunikasi serta menerima pendapat dari orang lain, pelajaran tentang keberanian untuk mengaku salah jika benar-benar salah, dan beberapa pelajaran lain. Satu lagi yang tidak kalah penting adalah pelajaran untuk berani memuji orang lain yang memang pantas dipuji. Hal ini penting selain untuk menghargai orang tersebut atas setiap usaha serta kerja kerasnya, juga bermanfaat untuk memotivasi orang tersebut agar siap bekerja lebih baik lagi.

Hari ini juga aku membaca sekilas buku karangan Andrie Wongso yang berjudul 16 Wisdoms and Success. Ada suatu kalimat yang berbunyi, “orang dengan kemampuan luar biasa atau orang pintar itu belum tentu sukses, tetapi sebaliknya orang dengan kemampuan yang biasa saja yang melakukan segala pekerjaannya dengan usaha yang terbaik yang dapat diberikannya secara profesional, cenderung lebih dapat sukses.” Suatu kalimat yang menandakan bahwa kita semua tanpa peduli seberapa pintar atau seberapa banyak kemampuan yang kita miliki, jika kita berusaha memberikan semua kemampuan yang terbaik yang kita miliki untuk menyelesaikan semua yang menjadi tanggung jawab kita, maka kita akan lebih mudah untuk menjadi sukses. Kalimat tersebut membuka wawasanku yang sebelumnya cenderung beranggapan bahwa orang yang punya kemampuan yang lebih itu lebih berhak untuk sukses. Ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebab orang-orang yang punya kemampuan atau kualifikasi terbaik namun tidak pernah mau memberikan semua kemampuan terbaiknya tersebut untuk setiap tanggung jawabnya, juga tidak akan (kecil kemungkinannya) untuk sukses.

Beberapa hal diatas memang benar-benar pelajaran yang berharga menurutku. Dan seperti aku sendiri menganggapnya berharga, semoga kalian juga dapat menganggapnya berharga. Hal yang terpenting adalah bukan seberapa banyak kemampuan yang Anda miliki, tetapi seberapa banyak kemampuan dari yang Anda miliki yang dapat Anda curahkan untuk menyelesaikan setiap tanggung jawab yang Anda pegang. Semoga tulisan ini dapat menggairahkan kembali motivasi kita semua untuk memberikan semua yang terbaik yang dapat kita berikan. Do Our Best !!!!

Tickerbar

KumpulBlogger