Sunday, 28 August 2011

Indahnya Perbedaan

Inilah indahnya kehidupan kita.Yang tidak kalah indahnya adalah perbedaan dalam kehidupan ini.Yang kaya harus berterima kasih kepada yang miskin dan yang bernasib kurang beruntung.

Karena sangat banyak orang berpenghasilan rendah, mereka yang berpenghasilan dua puluhan juta rupiah atau lebih per bulan di sini dapat julukan kaya dan mampu mempekerjakan pembantu rumah tangga dan sopir. Bayangkan apa yang terjadi jika hampir semua orang di negeri ini kaya seperti di negara maju.

Senada dengan ini, orang yang pintar dan berpendidikan tidak boleh sombong kepada yang bodoh atau kurang berpendidikan. Karena banyak yang kurang pintar, mereka disebut pandai atau berpendidikan sehingga layak memperoleh posisi terhormat di perusahaan dengan gaji besar.

Mereka yang mempunyai pekerjaan tetap harus menghargai belasan hingga puluhan juta orang di negeri ini yang kurang beruntung karena tidak berpenghasilan tetap.Karenanya, mereka mesti menciptakan pekerjaan sendiri agar dapat tetap hidup seperti berdagang kaki lima, buka warung di rumah,dan lainnya.

Tidak adanya tunjangan pengangguran atau bantuan sosial untuk para tunakarya membuat mereka tidak mampu ”menganggur”. Hanya orang yang kaya yaitu yang memiliki banyak aset/tabungan atau memiliki orang tua dan saudara yang bersedia ditumpangi yang mampu menganggur di negara kita. Menganggur adalah sesuatu yang ”mahal”.

Demikian juga dengan mereka yang dikaruniai wajah yang tampan dan cantik.Mereka mesti menghargai orang yang parasnya kurang menarik atau biasa-biasa saja. Yang mayoritas sebaiknya juga tidak memandang rendah minoritas.Karena ada minoritas, kelompok mayoritas mempunyai kepercayaan diri dan bargaining power yang lebih besar. Kesimpulannya, hidup ini sangat indah karena banyaknya perbedaan di antara kita.
(Artikel ini merupakan cuplikan dari artikel lengkap yang terdapat di alamat ini http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/424349/).

Tickerbar