Friday, 24 February 2012

Lakukan Saja !


Tulisan kali ini terinspirasi oleh seminar-seminar bisnis yang akhir-akhir ini semakin sering saya hadiri maupun buku-buku bisnis semakin sering saya baca, dan juga yang secara kebetulan sesuai dengan ‘tema’ atau ‘topik’ utama blog ini. Dari sekian banyak seminar bisnis yang saya hadiri maupun buku bisnis yang saya baca, saya menemukan bahwa mayoritas menganjurkan untuk memperbanyak tindakan alias action. Para pengisi seminar maupun penulis buku bisnis bahkan juga ada yang menyatakan bahwa bisnis yang baik itu adalah bisnis yang dibuka atau dijalankan, bukan bisnis yang terus dipikirkan, direncanakan, diimpikan, disiapkan, dan sejenisnya. Bisnis yang baik itu adalah bisnis yang dibuka atau dijalankan.
Saya secara pribadi termasuk golongan orang bertipe pemikir. Saya menyukai berpikir, menganalisa, merencanakan, dan kegiatan lain yang sejenis. Saya mengetahui, menyadari, dan meyakini bahwa hal tersebut juga baik adanya. Namun beberapa bulan lalu akhirnya saya sadar bahwa jika saya hanya berpikir, menganalisa, berencana, tetapi tidak pernah atau kurang bertindak, maka saya juga tidak akan pernah meraih apapun. Didorong oleh kesadaran tersebut, saya mulai belajar untuk lebih memperbanyak tindakan tanpa mengurangi dengan cukup berarti waktu yang saya habiskan untuk berpikir. Motivasi untuk memperbanyak tindakan serta mempercepatnya juga semakin didorong setelah kehadiran saya pada sejumlah seminar maupun workshop bisnis yang saya hadiri. Saya menyadari bahwa mengikuti seminar maupun workshop seperti itu sangat berguna dan bermanfaat. Saya dapat menambah ilmu, memperoleh motivasi, menambah kawan serta memperluas jejaring.

Sebuah Perjalanan Panjang untuk Kembali Menjadi Hebat


Tiga tahun telah berlalu sejak prestasi puncak yang sangat saya impikan terwujudkan. Semua euforia dan kehebatan tersebut kini telah berlalu. Masa-masa ketika saya begitu menikmati ‘sukses’ yang saya raih tersebut, namun sekaligus juga menjadi masa dimana akhirnya saya terlena oleh ‘kesuksesan’ tersebut.
Setelah tiga tahun berlalu, akhirnya saya pun telah tersadarkan bahwa saya tidak boleh berada pada kondisi seperti ini terus-menerus. Saya perlu kembali merangkai seluruh impian hebat untuk menjadi hebat. Kesadaran ini telah tercetus sejak akhir tahun 2011 lalu dan semakin menggelora dan terus digelorakan agar dapat segera terwujud.
Awal tahun 2012 ini, saya mulai melangkah dengan lebih serius untuk menekuni kembali bidang yang menjadi kecintaan utama saya, yaitu pemrograman komputer. Sudah cukup lama saya melupakan kecintaan saya tersebut karena tergoda oleh hal-hal lain yang lebih menarik. Walaupun selama masa-masa ‘tergoda’ tersebut saya tidak sepenuhnya melupakan dunia pemrograman komputer. Saya masih melakukannya dan masih sangat-sangat mencintainya.
Semenjak di awal masa kuliah sekitar enam tahun lalu, saya sudah sangat mencintai dan semakin mencintai dunia tersebut. Saya mulai mengenali serta merangkai impian-impian indah terkait dengan pemrograman komputer, mulai dari menjadi programmer komputer hebat, memperoleh banyak sertifikasi terkait dengan dunia komputer, bekerja di perusahaan komputer besar, hingga akhirnya muncullah impian paling besar dan paling ‘gila’ saya yaitu membangun bisnis komputer yang sukses luar biasa.

Tickerbar

KumpulBlogger