Friday, 22 November 2013

Gratisan ? No More !

Selama ini, saya telah terlalu banyak berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman kepada cukup banyak orang secara gratis alias mereka tidak perlu membayar apapun kepada saya. Namun saya sadar bahwa tidak bisa selamanya seperti itu. Saya memperoleh seluruh ilmu, pengetahuan, dan pengalaman tersebut melalui berbagai upaya, kerja keras, biaya, waktu, dan sebagainya. Jadi saya meyakini bahwa sudah waktunya bagi saya untuk tidak lagi memberikan segala sesuatunya secara gratis.

Saya mempelajari hal ini melalui para mentor saya yang mulai menerapkan hal serupa sejak beberapa tahun lalu. Saya belajar dari mereka bahwa upaya mereka untuk tidak berbagi ilmu, pengetahuan, pengalaman secara gratis lagi bukan semata-mata karena mereka bermaksud mengkomersialkan diri mereka. Namun mereka juga ingin orang-orang lain sadar bahwa untuk memperoleh ilmu, pengetahuan, keahlian, keterampilan, serta berbagai macam pengalaman tidak bisa didapatkan dengan mudah. Harus ada pengorbanan yang dibuat untuknya. Pengorbanan untuk mengeluarkan uang untuk belajar. Pengorbanan untuk mau meluangkan waktu untuk belajar dan senantiasa melatih diri. Pengorbanan untuk menjalankan dan mempraktekkan semua ilmu, keterampilan, dan keahlian baru yang telah dipelajari. Dan yang tidak kalah penting adalah pengorbanan untuk bersedia mengalami semua hal yang enak maupun tidak enak terkait dengan upaya dalam menerapkan semua ilmu, pengetahuan, keterampilan, dan keahlian tersebut.


Pelajaran dari para mentor itulah yang akhir-akhir ini mulai coba saya terapkan. Saya mulai membatasi waktu yang saya berikan secara gratis untuk berbicara dan berbagi ilmu secara gratis. Saya ingin setiap orang yang ada disekeliling saya sadar bahwa untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih hebat, lebih sukses, lebih berilmu, lebih ahli, lebih terampil dibutuhkan pengorbanan dalam berbagai bentuk termasuk pengorbanan untuk berani mengeluarkan untuknya. Selain itu alasan lain yang mendorong saya untuk mulai menerapkan pembelajaran yang saya peroleh dari para mentor adalah karena saya juga mulai semakin menyadari betapa berharganya waktu yang saya miliki dan saya tak ingin menghabiskannya untuk orang-orang yang tidak benar-benar memiliki niatan dalam diri mereka sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Percuma saja mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, dan sebagainya untuk berbagi kepada orang-orang yang hanya sekedar mau mendengar dan tak punya niatan atau keinginan yang benar-benar membara di dalam dirinya untuk menjadikan dirinya lebih baik. Jika saya terus melakukan hal itu, maka sebenarnya saya telah menyia-nyiakan sumber daya saya yang sangat berharga untuk hal-hal yang tak memberikan manfaat apapun baik diri saya sendiri maupun orang lain.

Jadi, singkat kata tak ada lagi yang namanya gratisan. Tak ada lagi yang namanya ilmu yang terus-menerus dibagikan dengan gratis. Tak ada lagi pengalaman dibagikan begitu saja dengan cuma-Cuma. Buktikan bahwa jika diri Anda ingin menjadi lebih berilmu, lebih terampil, lebih ahli dengan cara berkorban untuk semunya itu. Saya pun akan terus mengingatkan diri sendiri untuk semakin berani berkorban untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik, lebih ahli, lebih terampil, dan lebih berilmu. Gratisan ? No more !

Tickerbar