Sunday, 14 February 2010

KESEMPURNAAN: SEBUAH STANDAR

Kesempurnaan atau dalam bahasa Inggris, Perfection, adalah sesuatu yang pasti sangat baik. Sering sekali aku mendengar orang-orang berkata bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini, memang benar tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini. Baik orang maupun benda-benda apa pun tidak ada yang sempurna. Orang masih bisa berbuat salah, sementara benda-benda masih bisa rusak. Benar-benar tidak ada yang sempurna.

Tapi semuanya itu bukan jadi alasan untuk tidak menjadikan kesempurnaan sebagai sebuah acuan untuk meraih prestasi atau untuk memberikan yang terbaik dalam pekerjaan atau apa pun yang kita lakukan. Kesempurnaan bisa diartikan memberikan standar yang lebih tinggi bagi diri kita sendiri dalam setiap hal yang kita kerjakan. Selalu ingin memberi lebih dan lebih baik daripada sebelumnya. Hal inilah yang sekarang sedang ingin aku tekankan kembali pada diriku sendiri. Aku masih berusaha mengingatkan diriku sendiri untuk memberi yang lebih baik dan hebat dibandingkan sebelumnya. Selalu ingin meraih hasil yang terbaik sesuai dengan kapasitas yang luar biasa yang sudah diberikan dalam diriku. Begitu juga dengan kalian. Setiap individu sudah diberikan anugerah berupa talenta-talenta yang luar biasa dalam dirinya sejak dia lahir. Hanya masalah waktu dan kesabaran saja yang membuat talenta itu bisa muncul ke permukaan dan menjadi sesuatu yang luar biasa.

Ketika sebuah kesempurnaan sudah menjadi standar, maka segala sesuatu yang kita lakukan pasti akan menghasilkan hasil yang terbaik, suatu hasil yang paling luar biasa. Namun, kesempurnaan juga tidak datang dengan tiba-tiba. Tidak ada orang yang tiba-tiba jadi hebat, jadi sangat ahli, jadi pintar, dan sebagainya. Semua itu butuh proses. Setiap orang harus dengan sabar mau memproses dirinya sendiri dengan cara terus belajar dan belajar, mencoba dan mencoba, sampai tiba saatnya seluruh talenta yang sudah dianugerahkan dalam diri setiap orang menjadi terasah dengan sempurna. Setiap orang harus berlatih dan berlatih setiap hari untuk terus mengembangkan kemampuan luar biasa yang sudah ditanam dalam dirinya.

Seringkali hal itulah yang lupa kita lakukan. Kita hanya melihat kehebatan orang lain saja, tanpa sadar atau mau mengetahui bahwa mereka menjadi hebat seperti yang kita lihat itu karena suatu proses. Mereka mengalami pembentukkan diri yang luar biasa. Mereka ditempa dan dilatih setiap hari dengan cara-cara yang luar biasa, yang bahkan kadang tampak seperti sangat menyiksa dan tidak enak. Namun itulah harga yang harus dibayar untuk membuat dirinya menjadi individu yang hebat. Kini aku juga semakin percaya bahwa individu yang hebat dilahirkan melalui proses hebat yang dijalani setiap saat sebelum dia menjadi hebat. Aku percaya bahwa orang-orang hebat itu ditempa dengan cara-cara yang tidak biasa, suatu cara yang tidak akan pernah orang yang tidak hebat alami. Orang-orang hebat itu ditempa untuk melawan dirinya sendiri, melawan rasa nyaman yang ada dalam diri mereka sendiri. Mereka ditempa untuk melawan pikiran-pikiran tidak mampu yang ada di otak mereka. Mereka ditempa untuk melawan kedagingannya sendiri.

Para ilmuwan menempa dirinya sendiri agar menjadi ilmuwan. Para olahragawan profesional dan berprestasi selalu menempa dirinya sendiri setiap waktu, sampai mereka menjadi orang yang excellent. Para pebisnis sukses yang ada di dunia sudah sejak lama menjadikan sukses dalam bisnis sebagai impian dan mereka menempa dirinya setiap waktu agar ketika saatnya mereka memulai bisnis mereka sudah siap. Para artis yang saat ini menjadi sangat populer di negeri kita juga mengalami proses penempaan yang sama, bahkan tidak jarang sebagian diantara mereka harus sudah berlatih sejak mereka masih kecil.

Kisah-kisah yang melatarbelakangi kesuksesan seseorang dalam suatu bidang apa pun hampir selalu diwarnai dengan perjuangan yang panjang dalam langkah kehidupannya sebelum mereka menjadi sukses. Suatu proses penempaan yang menjadikan mereka sempurna seperti adanya mereka sekarang. Kini, kita semua harus belajar untuk mau dengan setia menempa diri kita sendiri terus dan terus, sampai ketika tiba saatnya kita untuk unjuk gigi kita sudah siap. Ketika saat untuk unjuk kebolehan itu tiba, kita dapat menampilkan semua yang terbaik dalam diri kita dan kita dapat dengan cepat naik ke tingkat yang lebih tinggi dalam setiap pekerjaan yang kita jalani.

Jadi pesan yang bisa kita sampaikan kepada diri kita sendiri adalah milikilah semangat untuk terus belajar serta keinginan untuk terus mengembangkan diri kita sampai mencapai potensi terpenuh diri kita. Jangan pernah percaya bahwa semakin banyak, akan semakin lupa, tapi percayailah bahwa dengan terus belajar serta berlatih, kita akan terus berkembang. Berkembang menjadi individu yang mencapai potensi terpenuhnya seperti yang sudah Tuhan tanamkan dalam diri kita. Kita juga harus ingat bahwa semua talenta yang sudah ditanamkan dalam diri kita itu merupakan investasinya Tuhan yang suatu saat nanti akan ditagih hasilnya kepada kita, jadi kita memiliki tanggung jawab secara langsung pada-Nya untuk mengembangkan talenta yang ada dalam diri kita. Keep learn, keep grow !

Tickerbar