Wednesday, 29 June 2016

Fakta-Fakta Menarik Dibalik Tersingkirnya Spanyol Di Piala Eropa 2016

Ekspresi Kekecewan Pemain Spanyol Setelah Kalah dari Italia di Piala Eropa 2016
Ekspresi Kekecewan Pemain Spanyol Setelah Kalah dari Italia di Piala Eropa 2016
(sumber; www.google.com)

Seperti yang pernah saya tulis beberapa waktu lalu bahwa Spanyol Tak Akan Lagi Juara Piala Eropa, ternyata Spanyol akhirnya benar-benar tersingkir atas tim yang tidak pernah disangka atau diunggulkan akan mampu menyingkirkannya Italia. Ya, Italia memang tidak diunggulkan mampu mengalahkan Spanyol sebab Italia dihuni banyak pemain yang “tak terkenal” apabila dibandingkan dengan skuad Spanyol. Namun kenyataan yang ada, Italia mampu tampil menawan dan taktis kala melawan Spanyol serta menyingkirkan sang juara bertahan. Dibalik kehebatan Italia menyingkirkan Spanyol, ternyata terdapat fakta-fakta menarik. Mari kita simak bersama fakta-fakta tersebut.

  1. Sejak 1998, untuk kali pertama, gawang Spanyol bisa dijebol dua gol di ajang Piala Eropa sampai dua kali. Sebelum dua gol yang mampu dicetak oleh para punggawa Italia pada babak perdelapan final, Kroasia terlebih dahulu mampu membobol gawang Spanyol sebanyak dua kali di babak penyihan grup D serta mengalahkan mereka dengan skor 2-1.
  2. Pada babak pertama, Spanyol mampu melepaskan 210 umpan, akan tetapi jumlah tersebut merupakan jumlah terburuk sejak pertandingan melawan Jerman di babak pertama delapan tahun yang lalu.
  3. Untuk kali pertama dalam sepuluh tahun terakhir, Spanyol tersisih di babak 16 besar turnamen paling akbar diantara negara-negara Eropa. Dalam dua kali penyelenggaraan sebelumnya Spanyol selalu mampu tampil sebagai juara.
  4. Sejak pertandingan pertama pada penyisihan grup D hingga babak 16 besar melawan Italia, Spanyol selalu menurunkan pemain yang sama pada starting line up. Sementara Italia selalu menurunkan pemain yang berbeda-beda.
  5. Italia menjadi tim yang mampu merusak rekor Spanyol di babak knock out Piala Eropa. Sebelum laga melawan Italia ini, Spanyol tak pernah kebobolan selama 646 menit.
  6. Sebelum keberhasilan menyingkirkan Spanyol, Italia pernah mengalahkan Spanyol pada even besar yang diselenggarakan tahun 1994. Ketika itu, Italia menang 2-1 atas Spanyol di ajang Piala Dunia 1994 berkat gol Dino dan Roberto Baggio.
  7. Juventus adalah “musuh” Spanyol. Gol pertama Italia yang dicetak oleh Giorgio Chiellini yang merupakan bek Juventus semakin menegaskan tradisi kontribusi menawan pemain Juventus kala tampil membeli tim nasional negara mereka masing-masing kala melawan Spanyol. Sejak tahun 1980-an, Chiellini adalah pemain keempat Juventus yang menjebol gawang Spanyol di ajang Piala Eropa. Ia menyusul Michel Platini (Prancis di Piala Eropa 1984), Michael Laudrup (Denmark di Piala Eropa 1988), dan Zinedine Zidane (Prancis di Piala Eropa 2000). Chielini juga menjadi bek pertama Italia yang mampu mencetak gol pada putaran final Piala Eropa sejak Christian Panucci pada laga melawan Rumania pada Piala Eropa 2008.
  8. Pencetak gol kedua Italia pada laga ini, Graziano Pelle, menegaskan dirinya sebagai pemain spesialis pencetak gol menit-menit akhir ke gawang lawan. Seluruh gol Pelle di Prancis 2016 terjadi pada menit-menit akhir laga. Sebelum gol pada pertandingan melawan Spanyol, Pelle mencetak dua gol melawan Belgia pada penyisihan grup E.
  9. Penyerang Spanyol, Nolito, masih belum dianggap sebagai penyerang predator sebab dia kerap tak berkutik ketika ditempel pemain-pemain dengan tipe fisik seperti pemain-pemain Italia.
  10. Walaupun sempat menuai perdebatan, David de Gea pada akhirnya membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi pilihan pertama Spanyol pada posisi kiper. Pada laga ini, De Gea tampil fantastis dalam upaya mencegah gawang Spanyol kebobolan lebih banyak gol. Tercatat, dia mampu mencetak lima penyelamatan penting sepanjang laga.
  11. Gawang Gianluigi Buffon masih steril gol selama ajang Piala Eropa 2016. Kebobolan gawang Italia pada laga melawan Irlandia di pertandingan terakhir grup E terjadi ketika gawang Italia dikawal Salvatore Sirigu. Pada laga melawan Spanyol, Buffon yang mampu melakukan lima kali penyelamatan, itu berkat dukungan solidnya pertahanan Italia yang dikawal Chiellini cs. Berkat soliditas lini belakang serta ketangguhan penjaga gawang, Italia mampu menjadi tim dengan clean sheet terbanyak diantara semua tim yang pernah berpartisipasi di sepanjang sejarah Piala Eropa dengan jumlah 19 kali clean sheet.
  12. Spanyol sepertinya terkena “kutukan” kala tampil mengenakan kostum putih pada turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa). Tradisi tersebut berlanjut sampai babak 16 besar Piala Eropa 2016 berkat kekalahan dari Italia. Sebelumnya, Spanyol juga kalah dari Italia (Piala Dunia 1994), Nigeria (Piala Dunia 1998), Portugal (Piala Eropa 2004), Belanda (Piala Dunia 2014), dan Kroasia (Piala Eropa 2016).
Itulah sejumlah fakta-fakta menarik dibalik kekalahan Spanyol dari Italia pada babak 16 besar Piala Eropa 2016. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

[diolah dari berbagai sumber]

Tickerbar