Sunday, 26 April 2015

Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger

Mengingat bahwa malam ini akan tersaji suatu laga yang dijamin bakal sangat seru di Premier League Inggris, antara dua tim yang berada pada dua peringkat teratas, Arsenal vs Chelsea, maka sebelum itu tak ada salahnya kita menyimak profil pelatih dua kubu yang akan bertarung mati-matian malam ini. Untuk pertama akan disajikan terlebih dahulu mengenai Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger. Selamat menyimak.

Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger
Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger
Arsene Wenger, OBE (Order of the British Empire) merupakan pelatih dan manajer sepak bola kelahiran Strasbourg, Prancis, pada tanggal 22 Oktober 1949 (usia 65 tahun) dan merupakan mantan pemain sepak bola. Manajer yang merupakan putra dari Alphonse dan Louise Wenger ini dibesarkan di wilayah Duttlenheim. Ia menjadi manajer Arsenal sejak tahun 1996 serta menjadi terlama dan tersukses dalam hal memenangkan gelar di Arsenal. Banyak pakar sepak bola memberikan apresiasinya terhadap Wenger atas kontribusinya karena telah membantu merevolusi sepak bola Inggris pada akhir tahun 1990-an dengan mengenalkan dalam pelatihan dan metode diet pemain.

Wenger dikenalkan pada sepak bola oleh ayahnya yang merupakan manajer dari tim sepak bola lokal di wilayah Duttlenheim. Awalnya Wenger bermain di klub lokal di sekitar tempat tinggalnya. Wenger pertama kali bermain sebagai pemain pada usia 12 tahun. Klubnya saat itu adalah FC Duttlenheim. Pada tahun 1969, Wenger direkrut oleh klub divisi tiga Mutzig, sebuah klub yang terkenal sebagai klub sepak bola amatir terbaik yang terletak di wilayah Alsace dan dimanajeri oleh Max Hild yang di kemudian hari menjadi mentornya. Penampilan Wenger pada usia 20 tahun di Mutzig dianggap terlalu terlambat baginya untuk dapat membangun karir sebagai pesepakbola yang sukses. Selama 3 tahun karirnya di Mutzig, Wenger sempat membawa klub nya menjuarai Coupe d'Alsace dengan mengalahkan Strasbourg 06 dengan skor 3-0. Dia juga mewakili Alsace pada suatu kompetisi yang digelar tahunan untuk klub-klub yang berada pada liga-liga regional.

Pada tahun 1971, Wenger melanjutkan pendidikannya dengan mendaftar di Fakultas Ilmu Manajemen dan Ekonomi di Universitas Strasbourg. Pada tahun 1973, Wenger juga melanjutkan karirnya dengan bergabung dengan klub semi profesional Mulhouse sambil tetap melanjutkan pendidikannya. Di Mulhouse, Wenger dimanajeri oleh Paul Frantz yang seperti Hild, juga turut memberikan dampak pada karirnya. Paul Frantz pula yang membentuk kepercayaan pada pentingnya nutrisi, isometrik, dan juga memaksimalkan kemampuan utama setiap pemain. Disana Wenger bermain sebagai pemain tengah dan sering diposisikan di kanan. Penampilan terakhir Wenger di Mulhouse terjadi pada musim 1974-1975 ketika klubnya bertarung untuk memperebutkan tiket untuk lolos dari jeratan degradasi dan berhasil mengalahkan AS Nancy.

Karir Wenger sebagai pemain sepak bola profesional bermula pada tahun 1978. Penampilan perdananya terjadi pada tanggal 21 November 1978 melawan MSV Duisburg pada pertandingan UEFA Cup, dimana timnya kalah dengan skor 4-0. Penampilan perdananya di Divisi Utama terjadi sebulan kemudian melawan yang dihadapi saat itu adalah Monaco. Selama di Strasbourg, Wenger bermain pada posisi defender. Di akhir musim tersebut, Strasbourg berhasil memenangkan liga.

Karir Wenger sebagai manajer dimulai pada tahun 1983, sebagai asisten manajer klub Ligue 2 AS Cannes. Setahun kemudian, berdasarkan rekomendasi Aldo Platini (ayah dari Michel Platini) Wenger berpindah klub dan menjadi manajer Nancy yang bermain di Ligue 1. Di musim terakhirnya sebagai manajer Nancy, klub yang dimanajerinya terdegradasi. Karir manajerial Wenger berlanjut dengan menangani AS Monaco mulai musim 1987-1988. Debut manajerial di Monaco berakhir manis dengan berhasilnya Monaco menjuarai liga dengan selisih enam poin di depan rival terdekatnya Bordeaux. Namun sayang, karir manajerialnya di Monaco harus berakhir dengan tragis, dia dipecat pada tanggal 17 September 1994 karena hanya berhasil membawa timnya berada pada peringkat 17 di liga.

Tak sampai berhenti terlalu lama, bulan Januari 1985, Wenger direkrut oleh klub J-League, Nagoya Grampus Eight. Karirnya di Jepang cukup gemilang dengan berhasil membawa klubnya meraih gelar juara Emperor's Cup. Selain itu dia secara pribadi juga berhasil memboyong gelar J-League Manager of The Year di tahun 1995. Di musim terakhir masa kerjanya, Wenger berhasil membawa Nagoya finis di posisi dua klasemen liga. Karir manajerial Wenger kemudian berlanjut di Arsenal mulai tahun 1996 hingga sekarang. Selama di Arsenal dia berhasil membawa klub tersebut meraih banyak prestasi gemilang seperti Juara Premier League musim 1997-1998, 2001-2002, 2003-2004, FA Cup 1997-1998, 2001-2002, 2002-2003, 2004-2005, dan FA Community Shield 1998, 1999, 2002, 2004.

Berikut beberapa fakta lain tentang Arsene Wenger:
1. Pada musim 2003-2004, Wenger berhasil membawa Arsenal menjadi tim tak terkalahkan dalam satu musim.
2. Karir akademis Wenger hampir seharum karirnya di bidang sepak bola. Ia berhasil menyelesaikan studi S1 di bidang teknik dan S2 di bidang ilmu ekonomi.
3. Wenger menguasai sejumlah bahasa seperti Prancis, Alsatian, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, dan Jepang.
4. Wenger terkenal akan ambisinya membangun sebuah tim yang tidak hanya mampu memenangkan pertandingan, tetapi juga bisa menyuguhkan tontonan menarik.
5. Wenger memiliki reputasi mengubah pemain biasa-biasa saja menjadi pemain hebat dan terkenal. Salah satunya contohnya adalah George Weah yang kala digaet oleh AS Monaco bukanlah pemain yang ternama, tetapi kemudian mampu menjadi FIFA World Player of the Year bersama AC Milan.
6. Wenger dikenal sebagai ahli strategi dan ahli ekonomi yang dibuktikannya dengan sedikitnya jumlah dana yang dibutuhkan olehnya untuk belanja pemain.
7. Salah satu musuh bebuyutannya adalah Manajer Chelsea, Jose Mourinho. Wenger sering terlibat perang kata-kata dengan Mourinho.

Itulah Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger. Berkat kerja kerasnya, Wenger telah berhasil menjadi manajer dan pelatih ternama dunia. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

sumber: dari berbagai sumber.

Tickerbar

KumpulBlogger