Monday, 17 January 2011

Action Oriented

Secara pribadi, sudah cukup sering saya membaca beragam artikel motivasi dari para motivator Indonesia maupun motivator luar negeri. Cukup banyak dari seluruh artikel yang saya baca tersebut yang mengajari kita untuk berpikir besar, bermimpi besar, percaya bahwa segala sesuatu yang kita inginkan akan tercapai, dan segala sikap pikiran yang positif lainnya. Namun selain itu, sebagian dari artikel-artikel juga sering menuliskan tentang tindakan atau action.
Para motivator tersebut menekankan bahwa kita harus berani bermimpi atau berpikir besar, tetapi itu saja tidaklah cukup, kita juga harus berani bertindak besar untuk membuat impian-impian besar kita menjadi nyata. Ya, mereka juga mengajarkan untuk bertindak besar, tidak hanya berpikir besar.
Berawal dari sering membaca artikel-artikel motivasi tersebut, saya beberapa hari lalu sadar satu hal yang sangat berharga, yaitu action oriented. Dari kehidupan saya sendiri yang telah saya jalani sejauh ini, khususnya dalam satu tahun terakhir, saya menemukan seringkali diri saya (dan kemungkinan juga sebagian besar dari kita) lebih banyak berpikir daripada bertindak. Kita berpikir besar, bermimpi besar, bercita-cita besar, memikirkan rencana tindakan, memikirkan strategi bertindak, serta beragam pikiran-pikiran lainnya. Tanpa kita sadari, kemungkinannya kita telah terlalu banyak berpikir, tetapi kurang bertindak.
Kurangnya tindakan inilah yang saya sadari dari hidup saya sendiri akhir-akhir ini. Saya memiliki impian-impian besar, rencana-rencana yang hebat, dan pikiran-pikiran yang positif, namun saya akhirnya sadar bahwa karena terlalu banyak bermimpi, berencana, dan berpikir, namun saya kurang bertindak. Hal ini berlawanan dengan diri saya sebelum satu tahun yang lalu. Dahulu, saya cenderung lebih banyak bertindak, tidak hanya berpikir. Saya berpikir terlebih dahulu dan ketika saya yakin bahwa apa yang saya pikirkan tersebut baik, maka tidak perlu menunggu lama saya segera saja bertindak. Dahulu saya lebih cenderung action oriented dibandingkan hanya sekedar berpikir atau berencana.
Namun sejak akhir tahun 2010 lalu, saya mulai membiasakan diri saya sendiri untuk lebih banyak bertindak, bukan hanya berpikir dan bermimpi saja. Kita semua harus sadar bahwa bermimpi, berpikir, berencana itu perlu dan penting, tetapi semua impian, pikiran, dan rencana kita jika tidak disertai dengan tindakan akan percuma saja. Maka ada baiknya kita berpikir sejenak dan belajar untuk segera bertindak sesuai dengan pikiran yang kita yakini bermanfaat dan baik tersebut. Kita harus mulai belajar bertindak dan bertindak. Kita bertindak dan sambil terus belajar untuk memperbaiki tindakan-tindakan kita dalam mewujudkan impian kita. Ya, saya harus belajar kembali untuk menjadi orang yang action oriented, tidak cuma sekedar hebat dalam berencana, bermimpi, dan berpikir. Kita belajar bareng yuk, agar kita juga jadi hebat bareng.

Tickerbar

KumpulBlogger