Wednesday, 22 December 2010

Efisiensi

Efisiensi, kata ini pasti sudah sering kita dengar bukan ? Kata ini kerap disandingkan dengan kata efektivitas, sering kali digunakan bersama untuk membentuk pasangan ‘efektif dan efisien’. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata efisiensi memiliki sejumlah makna, antara lain ketepatan cara (usaha atau kerja) dalam menjalankan sesuatu (dengan tidak membuang waktu, biaya, tenaga), kedayagunaan, ketepatgunaan, kemampuan menjalankan tugas dengan baik dan tepat.
Kata ‘efisiensi’ atau ‘efisien’ paling sering digunakan dalam bidang manajemen, khususnya ketika menyangkut pengelolaan suatu organisasi, membicarakan masalah kinerja suatu organisasi atau individu, dan hal-hal terkait lainnya. Tulisan ini membahas efisiensi dalam kaitannya dengan kehidupan kita sehari-hari. Beberapa hari yang lalu, saya akhirnya sadar bahwa kehidupan adalah suatu aset. Waktu yang kita miliki dalam hidup kita adalah aset yang sangat berharga yang pernah kita miliki. Pertanyaannya, apakah kita sudah memanfaatkan waktu yang kita miliki dalam hidup ini dengan efisien atau maksimal ? Dari hasil evaluasi hidup saya sendiri, saya menemukan bahwa saya masih belum memanfaatkan waktu yang saya miliki dalam hidup saya dengan maksimal. Seringkali saya menyadari bahwa saya memanfaatkan waktu dalam hidup saya untuk hal-hal yang kurang penting bahkan dapat dikatakan tidak penting sama sekali. Beberapa kali saya menemukan diri saya sendiri melakukan aktivitas yang seharusnya tidak perlu, seperti mencari informasi yang tidak saya butuhkan, menonton video pada waktu yang tidak tepat, dan sebagainya. Selain itu, saya juga akhirnya menyadari bahwa efisiensi kerja saya cenderung menurun akhir-akhir ini. Saya terlalu lama berkutat dengan suatu pekerjaan atau tanggung jawab yang seharusnya dapat saya kerjakan dengan lebih cepat. Saya cenderung berputar-putar dalam mengerjakan tanggung jawab saya, sehingga pada akhirnya suatu tanggung jawab memerlukan waktu yang lebih lama dibanding seharusnya. Hal ini sungguh bertolak belakang dengan diri saya yang sebelumnya yang begitu efisien dan efektif dalam mengerjakan segala sesuatu.

Selain menemukan ketidakefisienan dalam diri atau kehidupan saya sendiri, saya juga terkadang menemukan adanya ketidakefisienan dalam cara kerja suatu organisasi. Pernah saya menemukan ada suatu organisasi yang mengadakan suatu rapat dalam waktu yang terlalu lama, ternyata agenda rapatnya tidak hanya diisi untuk membahas hal-hal yang penting namun juga diisi oleh kegiatan-kegiatan yang sebenarnya tidak penting sama sekali. Pada lain kesempatan, pada suatu kegiatan dimana saya ikut serta bergabung di dalamnya, saya juga menemukan adanya ketidakefisienan tersebut. Kegiatan tersebut memakan waktu lebih lama daripada seharusnya yang dikarenakan adanya pembahasan sesuatu yang terlalu bertele-tele.
Contoh-contoh yang saya sebutkan di atas hanyalah sekedar contoh bentuk ketidakefisienan dalam segala bentuknya. Contoh-contoh tersebut saya berikan bukan untuk menghakimi diri saya sendiri maupun organisasi atau kegiatan yang saya ikuti, tetapi hanya sekedar bukti bahwa ternyata secara kita sadari atau tidak, masih banyak ketidakefisienan yang terdapat dalam setiap kegiatan yang kita ikuti atau aktivitas yang kita jalankan. Tulisan ini hanyalah sedikit bahasan mengenai efisiensi dan sekedar ingin menunjukkan betapa pentingnya efisiensi dalam segala hal. Jika kita mampu melakukan segala sesuatunya dengan efisien, maka kita akan mampu menghemat setiap waktu yang kita miliki dalam hidup dan kita dapat memanfaatkan waktu kita untuk kegiatan yang lain yang lebih berguna atau untuk beristirahat. Melalui evaluasi atau renungan saya terhadap efisiensi hidup atau berkegiatan, saya belajar lagi untuk dapat mengerjakan segala sesuatunya dengan hasil yang sebaik mungkin dan dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Efektivitas dan efisiensi dalam menghemat seluruh sumber daya yang kita miliki apapun bentuknya, bisa berupa uang, waktu, tenaga, dan beragam sumber daya lain. Sumber daya yang masih tersisa dapat kita manfaatkan untuk sesuatu yang lain yang lebih penting, sehingga dengan begitu kita akan mampu menghasilkan sesuatu dalam jumlah yang lebih banyak atau dengan kata lain kita dapat menjadi lebih produktif. Cara-cara untuk menjadi lebih efektif dan efisien inilah yang saya pelajari kembali, sebab saya menginginkan kehidupan saya menjadi suatu kehidupan yang benar-benar saya maksimalkan untuk mengerjakan atau meraih hal-hal yang benar-benar bermanfaat. Ya, saya belajar agar saya mampu menjadikan kehidupan saya lebih efektif dan efisien sehingga dapat memberikan bagi semua orang termasuk diri saya sendiri. Bagaimana dengan Anda ? Apakah kehidupan sudah efektif dan efisien ?

Tickerbar

KumpulBlogger