Tuesday, 5 October 2010

SEBERAPAKAH KEMAMPUAN MAKSIMAL KITA ?

Ada yang tahu seberapakah kemampuan maksimal yang kita miliki ? Beberapa waktu yang lalu saat membaca salah satu buku, saya menemukan kalimat yang dapat menjadi jawaban dari pertanyaan tersebut. Kalimat tersebut diucapkan oleh salah satu pelatih kepemimpinan dan efektivitas pribadi terbaik dunia, John C. Maxwell, “tidak ada ukuran yang pasti mengenai batas kemampuan manusia”. Untuk memperjelas kalimat tersebut, Maxwell menceritakan bahwa beberapa puluh tahun yang lalu tidak ada seorang pun yang percaya bahwa ada orang yang dapat menyelesaikan lomba lari 100 meter dibawah waktu 10 detik, sampai suatu ketika ada orang yang mampu membuktikan bahwa manusia dapat berlari dibawah 10 detik untuk jarak 100 meter. Sejak saat itu orang-orang seperti tersentak kaget dan akhirnya mereka percaya bahwa manusia dapat berlari menempuh jarak 100 meter dengan waktu dibawah 10 detik. Semenjak itu pula orang-orang berlomba untuk dapat berlari dengan waktu jauh lebih cepat dan lebih cepat, sehingga rekor dunia lari 100 meter selalu diperbarui dari waktu ke waktu.
Cerita tersebut dapat menjadi bukti bahwa sebenarnya kita memiliki kemampuan yang bisa dibilang tidak jelas seberapa besarnya atau sampai dimana batasnya, sepertinya Maxwell bermaksud mengatakan bahwa selama kita terus belajar maka kita akan terus berkembang. Hal ini pula yang sepertinya bermaksud dikatakan oleh Anthony Robbins bahwa di dalam diri kita ada raksasa yang seringkali tertidur atau belum dibangunkan. Raksasa itu adalah kemampuan kita untuk terus berkembang dan mengatasi rintangan serta persoalan. Namun masalahnya seringkali raksasa tersebut sedang tertidur atau masih perlu dilatih lebih sering lagi agar dapat mengeluarkan kemampuannya yang maksimal. Dari hasil pengalaman pribadi serta perenungan yang saya lakukan, saya juga menyadari bahwa kita telah dilengkapi dengan bakat-bakat yang luar biasa yang akan membantu kita untuk menjadi yang terbaik di bidang kita masing-masing. Tetapi bakat-bakat tersebut belum dilatih, dikembangkan, dikelola, serta dimanfaatkan dengan maksimal sehingga sering kali bakat-bakat tersebut terpendam dan bahkan semakin dalam.
Sejauh yang saya ketahui dari apa yang saya alami, kita perlu terus berlatih dan belajar agar dapat mengembangkan seluruh bakat kita dengan maksimal. Seringkali pula kita perlu untuk menghadapi tekanan, pengabaian atau tidak dihiraukan, dianggap tidak memiliki kemampuan, disiplin, agar kita terpacu atau tersengat untuk mengembangkan serta memanfaatkan bakat kita dengan maksimal. Itulah apa yang saya rasakan sampai sejauh dan itu pula yang terkadang sampai sekarang masih saya alami. Kita seolah-olah perlu dipaksa oleh hal-hal diatas agar kita memanfaatkan seluruh anugerah berupa bakat yang hebat dalam diri kita dengan maksimal. Tetapi bagi saya itu tidaklah masalah dan justru harus dibiasakan agar kita terus berkembang. Tidak selamanya tekanan atau pengabaian itu buruk asalkan kita dapat mengambil sisi positifnya. Bagaimana menurut kalian ?

Tickerbar

KumpulBlogger