Sunday, 31 October 2010

Dia Juga Luar Biasa !

Di akhir bulan serta akhir minggu ini, di kala saya sedang asyik membaca sebuah buku yang berjudul Excellence, saya tergerak untuk membuat sebuah tulisan lagi (mungkin saja ini adalah tulisan terakhir yang akan saya posting di blog saya untuk bulan ini). Tulisan ini mengenai seorang mantan bawahan (panitia) yang pernah bekerja dengan begitu luar biasa untuk saya. He is a great man !
Orang ini bernama Jeckshen atau terkenal dengan nama panggilan Asen. Dia pertama kali menjadi panitia di tahun 2008. Sebelum saya serta beberapa rekan memutuskan untuk menerima dia menjadi panitia di tahun 2009, saya sempat mendengar kabar bahwa kerja dia di kepanitiaan tahun sebelumnya kurang maksimal. Namun setelah kepanitiaan tahun 2009 berjalan dan selesai, saya menemukan sebaliknya. Dia hebat !
Saya sebagai pribadi termasuk golongan orang yang jarang memberikan pujian untuk orang lain, kecuali orang itu benar-benar spesial sejauh pengetahuan saya mengenai orang tersebut. Jadi bila saya memuji seseorang berarti orang tersebut benar-benar spesial sesuai dengan standar yang saya miliki untuk menilai seseorang itu spesial (buat yang belum atau tidak saya puji secara langsung maupun tidak, jangan kecewa, saya yakin kalian juga punya kehebatan, hanya saja mungkin saya belum menemukannya atau kurang sesuai dengan apa yang saya maksud hebat). Saya menganggap Asen hebat karena beberapa alasan. Saya tahu dia terkadang marah karena saya sebagai pimpinannya kadang kurang perhatian dengan dia atau kurang mendengar pendapatnya maupun pendapat yang lain. Saya tahu terkadang dia kecewa karena saya melarang dia melakukan sesuatu atau tidak memberinya ijin untuk tidak hadir rapat. Tetapi dibalik semuanya itu, saya melihat dia tetap melakukan pekerjaan dengan baik.
Dibalik semua hal atau keadaan yang terjadi padanya secara langsung maupun tidak, dia tetap giving his best. Itulah yang membuatnya istimewa di hadapan saya. Dia tetap setia melakukan serta memberi yang terbaik, meskipun ada banyak kondisi tidak enak yang menimpanya. Dia memiliki sedikit citra diri saya di masa lalu saat saya masih menjadi panitia biasa. Citra seorang yang marah, kecewa, tidak senang, namun tetap tidak mudah mengeluh, setia bekerja keras yang terbaik, bahkan memiliki inisiatif untuk hal-hal yang baik atau perlu yang belum terpikirkan oleh saya.
Melihat semua kualitas hebat tersebut, saya rasa dia layak untuk mendapat kepercayaan untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi dibanding yang sekarang. Saya rasa dia layak untuk naik ke posisi puncak, menjadi seorang pimpinan. Selama dia tetap mempertahankan semua kualitas hebat tersebut, saya yakin dia akan menjadi pemimpin yang lebih baik dibanding saya. Saya pun sudah mendorongnya untuk mencoba mengejar posisi tersebut, namun semua itu kembali kepada dirinya. Saya hanya bisa memberikan dorongan maupun saran, namun keputusan tetap berada di tangannya. Singkat kata, dia tetap merupakan salah satu yang terbaik pernah saya jumpai selama kerja saya sebagai ketua. Saya salut akan tanggung jawab serta kesigapannya dalam melaksanakan tugas. Dia telah memberikan yang terbaik, maka sekarang dia juga layak mendapatkan yang terbaik, sebuah pujian dari saya. Keep be the best !

Tickerbar

KumpulBlogger