Saturday, 22 September 2012

‘Menderita’ Untuk Bertumbuh


Zona nyaman, saya percaya kita semua sudah sering mendengarnya bukan ? Seperti kita mungkin sudah sering ketahui dan dengar, para motivator maupun trainer pertumbuhan sering menyebutkan bahwa zona nyaman adalah musuh dari pertumbuhan pribadi. Pada saat kita mulai sesuatu, entah pekerjaan atau aktivitas lainnya, mungkin merasa tidak nyaman. Namun seiring mulai seringnya kita melakukan sesuatu tersebut, maka perlahan tetapi pasti kita mulai merasa nyaman. Benar demikian bukan ?
Tulisan ini saya buat bukan untuk memotivasi siapapun, sebab saya bukanlah seorang motivator, walaupun secara pribadi saya juga senang mendengar para motivator maupun membaca karya-karya mereka. Tulisan ini saya buat secara tiba-tiba ketika membaca sebuah artikel berita yang ditulis oleh seorang CEO dari salah satu BUMN besar di Indonesia. Pada salah satu bagian artikel tersebut, secara gamblang dia menyebutkan bahwa jika perusahaan yang dia pimpin ingin menjadi lebih besar dan bahkan berbicara di tingkat regional, maka setiap orang dalam perusahaan harus terbiasa untuk merasa tidak nyaman. Sebab untuk dapat terus bertumbuh seringkali memang menyakitkan.
Membaca pernyataan tersebut, saya semakin diingatkan kembali tentang kenyamanan. Akhir-akhir ini saya pun sudah sering membaca, mendengar, dan bahkan mengucapkannya sendiri bahwa jika saya ingin terus bertumbuh, menjadi lebih baik, lebih besar, lebih sukses, dan sebagainya, maka saya harus belajar untuk ‘memaksa’ diri saya sendiri untuk melampaui semua batasan yang ada dalam diri saya saat ini. Saya meyakini bahwa hal itu benar adanya, walaupun saya sendiri juga mengetahui bahwa seringkali zona nyaman itu memerangkap diri sendiri untuk dapat bertumbuh melampaui batasan-batasan yang ada dalam diri saya maupun di lingkungan sekitar saya.

Saya tahu benar bahwa seringkali kebiasaan-kebiasaan lama yang kurang baik yang ada dalam diri saya seringkali menolak setiap kali saya mencoba untuk menanamkan suatu kebiasaan baru yang lebih baik. Kebiasaan baru yang saya tahu dan yakini dapat membantu diri saya untuk bertumbuh menjadi lebih baik dari diri saya yang sekarang. Ternyata, saya benar-benar merasakan bahwa apa yang sering diucapkan oleh para motivator maupun pakar pengembangan diri, ‘musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri’, benar adanya. Jika kita semua mampu mengalahkan diri kita, hampir dapat dipastikan segala sesuatu yang lain mampu kita atasi. Segala persoalan, tantangan, dan apapun yang datang dari luar diri kita mampu kita atasi dengan baik ketika kita telah mampu mengatasi diri kita sendiri. Segala yang datang dari luar yang tampaknya besar dan mencoba menghambat diri kita, tidak akan berarti jika kita mampu bertumbuh lebih besar dari semua halangan tersebut.
Sekali lagi, kalimat yang saya tuliskan di atas memang kelihatan bagus, indah, dan nyaman untuk didengarkan maupun dibaca, namun seringkali pula kalimat tersebut tidaklah terlalu bagus, indah, nyaman, dan bahkan cenderung sulit untuk dilakukan atau dipraktekkan. Namun, kita semua perlu belajar dan terus belajar untuk dapat mempraktekkan dengan lebih baik dan lebih baik lagi setiap harinya agar kita semua dapat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik sesuai dengan kapasitas terbesar yang sudah ada di dalam diri kita. Saya tidak bermaksud menasehati maupun menggurui, sebab saya juga tahu bahwa saya sendiri pun masih perlu untuk banyak belajar agar tidak terperangkap dalam zona nyaman saya sendiri serta agar dapat terus menjadi lebih setiap hari. Tidak mudah memang, benar-benar tidak mudah, namun bukan berarti tidak perlu diupayakan bukan ? Bagaimana pendapat kalian ?

Tickerbar