Sunday, 23 January 2011

Sebuah Humor Ringan

Akhir-akhir ini saya termasuk sering mendengarkan siaran radio, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan. Saya mendengarkan siaran radio untuk menemani saya dalam menyelesaikan pekerjaan saya, yaitu mengembangkan software (program) untuk beberapa orang yang kebetulan memesannya ke saya. Saya mendengarkan untuk mencegah kebosanan sekaligus agar tidak cepat mengantuk dalam menyelesaikan setiap tugas saya.
Sekitar dua hari lalu, saat sedang mendengarkan siaran radio dari salah satu stasiun radio itulah, saya tanpa sengaja mendengarkan cerita humor singkat yang dibacakan oleh penyiarnya. Cerita ini mungkin sudah pernah atau bahkan sering Anda dengar, namun saya tetap memutuskan untuk membaginya karena cerita tersebut sanggup membuat saya tertawa dan meredakan sedikit ketegangan. Semoga cerita yang akan saya tuliskan di bawah ini juga akan mampu menghibur Anda.
Dikisahkan ada seorang perempuan, sebut saja bernama A. Dia telah lama berusaha untuk mencari pekerjaan kesana kemari sampai akhirnya dia diterima di suatu perusahaan sebagai sekretaris untuk direktur perusahaan tersebut. Suatu saat, si direktur sebut saja bernama B meminta A untuk mengantarkan salah satu surat yang memang sedang diperlukannya saat itu juga. Sang direktur meminta A untuk secepat mungkin membawa surat yang dimintanya ke ruangannya, karena dia sedang benar-benar membutuhkan surat tersebut. Ruangan si A terletak di lantai empat dari kantor perusahaan tersebut, sementara ruangan si bos terletak di lantai 20. Mendengar permintaan sang bos untuk secepat mungkin membawa surat tersebut, maka A segera saja mencari lift di kantor tersebut untuk membawanya ke lantai dimana ruangan si direktur berada.
Si B telah menunggu sekian lama namun si A tidak kunjung muncul juga di ruangannya membawa surat yang diminta. Si direktur berpikir mengapa lama sekali si A membawa surat yang sangat diperlukannya tersebut, bukankah si A sudah diberi tahu bahwa surat dibutuhkannya sekarang juga. Setelah sekitar 20 menit menunggu, akhirnya si A muncul juga di depan pintu ruangan si direktur. A segera saja masuk ke ruangan tersebut sambil berupaya menyerahkan surat yang diperlukan bosnya. Si B karena merasa sudah terlalu menunggu akhirnya dengan setengah marah bertanya kepada si A, ‘kemana saja kamu, kenapa lama sekali ?’ Bukankah sudah saya katakan bahwa saya memerlukan surat tersebut secepat mungkin untuk keperluan yang mendesak ? Dengan nafas yang terengah-engah dan tubuh yang penuh dengan keringat, si A menjelaskan, “tadi saat saya hendak naik lift untuk mengantarkan surat ini ke ruangan bapak, saya membaca suatu pemberitahuan yang terpasang di dekat lift tersebut yang berbunyi, ‘untuk keadaan mendesak gunakan tangga’”. Hahaha……
Semoga humor ringan dan singkat yang saya ceritakan di atas dapat meredakan sedikit ketegangan kita dalam menjalani setiap aktivitas kita. Terima kasih sudah membaca dan jangan lupa sebarkan cerita ini ke yang lain jika Anda merasa cerita ini juga dapat membantu untuk meredakan ketegangan dan menyegarkan jiwa orang-orang lain yang Anda kenal.

Tickerbar

KumpulBlogger