Showing posts with label Aktivitas terkini. Show all posts
Showing posts with label Aktivitas terkini. Show all posts

Saturday, 21 May 2016

Waktunya Jadikan Hari Senin Kita Lebih Menyenangkan

Hari Jumat biasanya merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para pekerja sedunia, sebab keesokan harinya mereka dapat mulai menikmati hari libur akhir pekan. Seluruh pekerja khususnya mereka yang bekerja kantoran hampir dapat dipastikan akan selalu menantikan hari ini, sebab hari tersebut adalah hari ketika mereka dapat melupakan sejenak semua rutinitas serta beban pekerjaan yang mereka hadapi di kantor. Itulah pula mengapa sampai di beberapa di dunia ada istilah Thanks God It’s Friday. Suatu istilah atau frasa yang digunakan untuk mengekspresikan betapa gembiranya ketika hari kerja telah berakhir pada hari itu.
Namun apakah hanya hari Jumat yang dapat menjadi hari yang menyenangkan ? Tentu saja tidak. Kita dapat menjadikan setiap hari kita menyenangkan, begitu yang mungkin sering kita dengar atau baca dari para motivator yang ada. Ya, sepertinya memang benar bahwa kita bisa menjadikan setiap hari kita itu menyenangkan, sebab setiap hari itu memang dijadikan indah sebagaimana adanya, hanya saja kita sendiri yang terkadang membuatnya menjadi tidak indah. Setiap hari dapat kita jadikan sebagai hari yang menyenangkan, termasuk hari Senin. Silakan simak artikel 9 Hal Yang Akan Membuat Senin Jadi Menyenangkan. Semoga bermanfaat.

Thursday, 19 May 2016

Pekerjaan Itu Harusnya Menyenangkan

Pekerjaan atau bekerja itu seharusnya menyenangkan, begitu saya pernah beberapa kali mendengar dan/atau membaca. Namun apakah benar setiap pekerjaan itu menyenangkan ? Atau mungkin dengan kata lain, apakah ada pekerjaan yang benar-benar menyenangkan ? Saya pikir semua itu relatif. Jika seseorang memang begitu mencintai atau memiliki passion di suatu bidang, maka hampir dapat dipastikan bahwa ketika dia dapat bekerja di bidang tersebut bekerja baginya akan terasa menyenangkan. Akan tetapi, apakah benar pula bahwa ketika seseorang sudah bekerja di bidang yang sesuai dengan kecintaan atau passion yang dimiliki, bekerja itu akan benar-benar menyenangkan ? Rasanya belum tentu juga. Yang namanya bekerja itu tentu akan ada tidak enaknya juga yang bisa disebabkan karena berbagai hal seperti lingkungan kerja, budaya kerja, maupun tuntutan pekerjaan yang seolah tak ada habisnya. Ya bekerja memang tidak selalu menyenangkan, bahkan di bidang yang kita cintai sekalipun, akan tetapi penting juga untuk memiliki atau menciptakan perasaan menyenangkan dalam bekerja, sebab hal itu akan turut mempengaruhi kinerja kita di pekerjaan. Seperti kata Om Richard Branson di bawah ini.

Petuah Richard Branson
Petuah Richard Branson (sumber: id.wantedly.com)

Akan tetapi, jika memang Anda sudah merasa bosan dengan pekerjaan Anda atau sedang mencari pekerjaan yang mungkin Anda pikir atau yakini sebagai pekerjaan yang menyenangkan, beberapa macam pekerjaan di bawah ini Anda jadikan alternatif.
1.    Professional Sleeper alias Tukang Tidur Profesional
     Sesuai dengan namanya, jika kita bekerja di bidang ini, maka kita akan diminta untuk benar-benar tidur. Pekerjaan ini kemungkinan besar disediakan oleh perusahaan yang memproduksi kasur, bantal, bed cover, maupun perusahaan atau lembaga yang bergerak di bidang penelitian yang khususnya berhubungan dengan penelitian di bidang kesehatan. Konon katanya, di Amrik sana, pekerja di bidang bisa mendapatkan bayaran rata-rata USD 31 Ribu. Menyenangkan ?
2.    Video Game Tester
      Bagi yang suka main video game, tentu ini bisa jadi pekerjaan yang sangat diidam-idamkan dan pasti sangat menyenangkan. Kita akan dibayar hanya untuk bermain game serta memberikan pendapat kita mengenai setiap game yang kita mainkan. Menurut info, rata-rata penghasilan pekerja di bidang adalah Rp. 777 Juta per tahun. Menarik bukan ?
3.    Vacation Tester atau Penguji Tempat (Wahana) Wisata
   Bagi yang senang jalan-jalan, traveling, melancong, atau apalah istilah atau sebutannya, pekerjaan bisa jadi sangat cocok dan sangat menyenangkan. Kenapa gitu ? Karena kita dibayar untuk jalan-jalan, mengunjungi serta mencoba berbagai lokasi wisata atau wahana wisata, ya keliling-keliling dan melancong kesana kemari, semacam itulah. Bayaran untuk pekerjaan ini sendiri belum diketahui pasti besarannya, tapi minimal kita bisa jalan-jalan gratis ke berbagai tempat. Lumayan kan ?

Daftar lengkap dari pekerjaan-pekerjaan unik nan menyenangkan lainnya dapat dilihat disini. Sekian dan semoga bermanfaat. Selamat bersenang-senang di pekerjaan Anda.

Sunday, 3 May 2015

Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao

Siapa tak kenal Manny Pacquiao ? Saya yakin banyak yang sudah tahu tentang petinju Filipina yang pertarungannya melawan Floyd Mayweather, Jr. akan disiarkan secara langsung hari ini. Ada banyak cara yang dapat digunakan oleh seorang penggemar untuk menyambut, menghargai, atau mengabadikan seorang tokoh yang idola yang digemarinya, salah satunya seperti yang dilakukan oleh seorang pembuat kue di Filipina. Dia membuat sebuah yang sangat spesial, yaitu kue sang berwujud sosok asli yang petinju. Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao.

Kue spesial Manny Pacquiao ini dibuat oleh seorang pemilik usaha bakery, The Bunny Baker, bernama Zach Yonzon dengan dibantu oleh istri dan enam orang pegawainya. Kue tersebut dibuat persis menyerupai sosok sang petinju paling ternama Filipina tersebut dan memiliki tinggi 167 centimeter. Yonzon berkata bahwa ide membuat kue itu berasal dari sang istri untuk menyambut pertarungan Pacquiao melawan Mayweather. Yonzon juga berujar, "Manny adalah petinju kelas dunia, jadi kami ingin melakukan sesuatu yang berkelas dunia juga. Satu-satunya cara adalah membuat kue yang luar biasa ini." Kue tersebut nantinya akan dibagikan para pelanggan dan kawan-kawan secara gratis sesuai acara pertarungan tinju yang konon terbesar di abad ini.

Mau tahu 'penampakan' dari kue yang amat spesial itu ? Silakan simak gambar yang ada di bawah ini.

Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao
Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao

Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao
Kue Manny Pacquiao
Kue Manny Pacquiao Dan Para Pembuatnya
Kue Manny Pacquiao Dan Para Pembuatnya
Jadi bagaimana pendapat kalian tentang kue yang dibuat menyerupai Pacquiao tersebut ? Apakah sudah mirip dengan tokoh aslinya ? Silakan berikan pendapat kalian disini.

sumber: dari berbagai sumber.

Friday, 1 May 2015

Hebat, Dahsyat, Selamanya !

Hebat, Dahsyat, Selamanya !
Ilustrasi Hebat, Dahsyat, Selamanya ! (sumber: www.google.com)
Sebagai pribadi yang sedang kembali membangun, membangun banyak sekali hal, bisnis, keterampilan-keterampilan baru, dan tentu saja yang terpenting adalah membangun diri sendiri. Ya, benar, saya sedang emmbangun kembali diri sendiri menjadi pribadi yang Hebat, Dahsyat, Selamanya !

Dari upaya untuk kembali menjadi pribadi yang lebih hebat ini, saya menyadari satu hal, kita di Indonesia (dan kemungkinan di banyak negara lain di dunia ini) terlalu malu-malu untuk mengakui kepada diri sendiri maupun kepada (di hadapan) orang lain bahwa kita ini hebat, bahwa ini berbakat, bahwa kita ini juga mampu, bertalenta, memiliki keahlian yang sama dengan orang-orang lain, atau bahkan bisa jadi lebih baik. Ini semacam suatu kebiasaan atau 'norma' yang berlaku di masyarakat kita untuk malu-malu mengakui bahwa dirinya sendiri itu hebat. Malu mengakuinya karena takut dianggap sombong, takut dianggap sok jagoan, takut dianggap merendahkan atau meremehkan orang lain, atau ketakutan akan berbagai anggapan atau pikiran skeptis orang-orang disekitar kita.

Namun hari ini, saya ingatkan diri saya sendiri dan mari kalian semua juga ingatkan diri kalian sendiri bahwa kita ini Hebat, Dahsyat, Selamanya ! Kita juga memiliki kehebatan seperti orang lain juga memiliki kehebatan. Kita memiliki bakat dan kemampuan tertentu yang pantas dan bisa kita tonjolkan. Kita memiliki sesuatu yang istimewa dalam diri kita. Benar sekali, kita memiliki dan harus mengakuinya kepada diri sendiri maupun di hadapan orang lain. Kita harus mengakui kepada diri sendiri maupun kepada banyak orang bahwa kita hebat, kita istimewa, kita spesial, apapun yang terjadi atau apapun kondisi kita saat ini. Kita harus bangga pada diri kita sendiri, jika tidak siapa yang akan bangga ? Jika kita tak bangga pada diri kita sendiri, mana mungkin pula orang lain akan bangga pada diri kita sendiri ?

Jangan terlalu peduli akan anggapan orang lain, dengarkan, tapi tak semuanya perlu diambil 'pusing'. Anggapan dan ucapan diri kita terhadap diri kita sendiri lah yang paling penting di dunia ini. Sebab, saya percaya bahwa selain Tuhan, diri kita adalah yang lebih tahu tentang diri kita sendiri. Hebat, Dahsyat, Selamanya !

Wednesday, 22 April 2015

Beberapa Hal Seputar Hari Bumi Internasional dan Tanggal Peringatannya

Beberapa Hal Seputar Hari Bumi Internasional dan Tanggal Peringatannya
Doodle Hari Bumi 2015 (sumber: www.google.com)
22 April selalu menjadi hari yang diperingati di hampir seluruh penjuru dunia. Hari yang begitu terkenal di seluruh dunia. Ada apakah gerangan dengan hari tersebut ? Simak saja postingan kali ini. Beberapa Hal Seputar Hari Bumi Internasional dan Tanggal Peringatannya.

1. Hari Bumi (Earth Day) sebenarnya adalah hari pengamatan tentang Bumi yang dicanangkan setiap tahun dan diperingati secara internasional.

2. Hari Bumi ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap planet tempat kita tinggal, yaitu planet Bumi.

3. Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April dan dicanangkan oleh seorang pengajar lingkungan hidup sekaligus Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970.
Beberapa Hal Seputar Hari Bumi Internasional dan Tanggal Peringatannya
Simbol Ekologi oleh Ron Cobb (sumber: wikipedia.com)

4. Hari ini bertepatan dengan musim semi di belahan Bumi utara dan musim gugur di belahan Bumi selatan.

5. PBB merayakan Hari Bumi pada tanggal yang berbeda, yaitu 20 Maret yang merupakan sebuah tradisi yang dicanangkan oleh seorang aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969. Hari itu adalah hari dimana Matahari tepat berada di atas Khatulistiwa yang dikenal dengan Ekuinoks Maret.

6. Hari Bumi diperingati oleh sekitar 175 negara dan dikoordinasikan secara global oleh Jaringan Hari Bumi (Earth Day Network) yang berpusat di Seattle, Amerika Serikat.

Saturday, 10 January 2015

Merry Riana: Mimpi Sejuta Dollar

Poster Mimpi Sejuta Dollar
Merry Riana, tokoh pengusaha muda sukses yang dikenal karena perjuangannya yang berhasil membawanya meraih kesuksesan dan penghasilan sebesar 1 Juta Dollar di usia 26 tahun. Hebatnya lagi hal itu dilakukan atau terjadi di negeri orang, Singapura, dan dengan kondisi awal yang bisa dikatakan pas-pasan.

Kisah perjuangannya pernah ditayangkan dalam acara Kick Andy di Metro TV beberapa tahun lalu. Selain itu kisah perjuangannya juga diceritakan dalam sebuah buku yang berjudul Mimpi Sejuta Dollar yang ditulis oleh Alberthiene Endah. Kisah yang dituturkan dalam buku tersebut yang akhirnya diangkat ke dalam bentuk film dengan judul yang sama.

Film yang mulai tayang pada 19 Desember 2014 lalu sudah ditonton lebih dari 500 ribu penonton di seluruh Indonesia. Setelah tayang sekian minggu, akhirnya saya sendiri berkesempatan menontonnya pada hari Rabu yang lalu. Namun pada kesempatan tersebut saya sedikit terlambat datang menontonnya dan karenanya kehilangan beberapa cerita awal film tersebut. Karena hal itu dan juga karena ceritanya yang memang bagus, saya putuskan untuk nonton lagi keesokannya. Jadi film ini menjadi film pertama yang saya tonton dua kali di bioskop. Karena cerita yang bagus pula akhirnya saya putuskan juga untuk segera membeli bukunya, setelah sebelumnya sempat saya tunda.

Cover Buku Mimpi Sejuta Dollar Edisi Poster Film
Untuk singkatnya, berikut saya berikan beberapa kalimat yang saya sarikan dari film tersebut. Semoga menginspirasi dan kalau tertarik bisa nonton langsung sebelum ketinggalan.
  1. Jika ada orang yang memiliki impian meraih sejuta dollar dan bekerja keras untuknya dan akhirnya berhasil, maka dapat dikatakan sebesar apapun impian asal diperjuangkan dengan sepenuh hati dan upaya pasti bisa terwujud.
  2. Jodoh bisa datang dari manapun dan kadang lewat cara yang tak terduga.
  3. Hidup itu berhitung. Dalam setiap berhitung kadang ada setiap kegagalan. Jadikan itu pelajaran.
  4. Hanya dengan jujur pada diri kita sendiri kita bisa sukses.
  5. Hidup ini tidak cuma soal berhemat dan berhitung tapi harus diselesaikan.
  6. Kalau saya bisa melakukannya, begitu juga kamu.
  7. Jadi sepertinya kecerdasan tidak memandang usia.
  8. Aku bisa menjadi orang paling kaya di dunia ini, tapi itu tidak akan ada artinya kalau tidak ada orang yang menyayangi aku.
Tiket Film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dollar
Film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dollar ini menceritakan kisah perjuangan Merry sejak dari awal peristiwa yang melatarbelakangi kepergian Merry ke Singapura, keputusannya untuk kuliah disana, upaya untuk mendapatkan pinjaman untuk biaya kuliah, hingga perjuangan serta petualangan demi petualangannya di berbagai bisnis yang akhirnya membawa dirinya meraih sukses dan meraih Sejuta Dollar. Dalam film juga terdapat beberapa adegan lucu yang membuat film ini tidak membosankan untuk ditonton.

Friday, 26 September 2014

Menikmati Hidup Setiap Saat

Menikmati Hidup Setiap Saat
Sering kita mendengar bahwa hidup itu hanya sekali, oleh karenanya hidup itu harus dinikmati. Hal ini pula yang sudah cukup lama saya dengarkan dari beberapa orang yang saya kenal. Hal ini pula yang hampir satu bulan terakhir semakin intens saya dengarkan, saksikan, dan jalani sendiri. Benar sekali, hidup itu hanya sekali, oleh karena itu harus dinikmati. Dinikmati, senikmat-nikmatnya !
Banyak cara yang telah dianjurkan maupun kita ketahui tentang cara untuk menikmati hidup kita. Ada yang menganjurkan untuk mensyukuri dan menikmati setiap aktivitas maupun pekerjaan yang kita miliki dan jalani. Ada yang menganjurkan untuk mensyukuri setiap nafas hidup serta mentari pagi yang masih dapat kita hirup dan saksikan setiap kita bangun tidur di pagi hari. Ada yang menganjurkan untuk mensyukuri segala sesuatu yang telah kita miliki di sekeliling kita, terutama keluarga yang selalu ada memberikan dukungan dan kasih sayang. Ada banyak dan begitu banyak sekali anjuran mengenai menikmati hidup setiap hari, selain beberapa yang telah saya sebutkan di atas.

Friday, 22 November 2013

Gratisan ? No More !

Selama ini, saya telah terlalu banyak berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman kepada cukup banyak orang secara gratis alias mereka tidak perlu membayar apapun kepada saya. Namun saya sadar bahwa tidak bisa selamanya seperti itu. Saya memperoleh seluruh ilmu, pengetahuan, dan pengalaman tersebut melalui berbagai upaya, kerja keras, biaya, waktu, dan sebagainya. Jadi saya meyakini bahwa sudah waktunya bagi saya untuk tidak lagi memberikan segala sesuatunya secara gratis.

Saya mempelajari hal ini melalui para mentor saya yang mulai menerapkan hal serupa sejak beberapa tahun lalu. Saya belajar dari mereka bahwa upaya mereka untuk tidak berbagi ilmu, pengetahuan, pengalaman secara gratis lagi bukan semata-mata karena mereka bermaksud mengkomersialkan diri mereka. Namun mereka juga ingin orang-orang lain sadar bahwa untuk memperoleh ilmu, pengetahuan, keahlian, keterampilan, serta berbagai macam pengalaman tidak bisa didapatkan dengan mudah. Harus ada pengorbanan yang dibuat untuknya. Pengorbanan untuk mengeluarkan uang untuk belajar. Pengorbanan untuk mau meluangkan waktu untuk belajar dan senantiasa melatih diri. Pengorbanan untuk menjalankan dan mempraktekkan semua ilmu, keterampilan, dan keahlian baru yang telah dipelajari. Dan yang tidak kalah penting adalah pengorbanan untuk bersedia mengalami semua hal yang enak maupun tidak enak terkait dengan upaya dalam menerapkan semua ilmu, pengetahuan, keterampilan, dan keahlian tersebut.

Wednesday, 21 December 2011

Saya Tidak Mendukung Brand (Merek) Apapun !


Jurusan kuliah yang saya ambil adalah Teknik Informatika, namun saya tidak pernah puas hanya belajar hal-hal yang berhubungan dengan komputer. Semasa kuliah hingga sekarang, saya sangat senang belajar hal-hal lain seperti manajemen, psikologi, ekonomi, motivasi, kepemimpinan, dan lain-lain. Akhir-akhir ini, salah satu hal yang juga sedang saya pelajari adalah mengenai dunia bisnis, khususnya bagaimana membangun bisnis yang berhasil, pemasaran, kepemimpinan bisnis dan segala sesuatu yang terhubung dengan bisnis.
Awal saya mulai menyukai atau terbuka pandangan saya terhadap dunia bisnis adalah ketika saya berada di semester lima masa kuliah saya. Saya tanpa sengaja menemukan sebuah buku yang menceritakan perjuangan dua orang pendiri salah satu perusahaan teknologi informasi besar dunia. Kisah perjuangan mereka dari awal hingga akhirnya meraih sukses besar sangat menginspirasi saya. Sejak saat itu pula saya memiliki satu impian untuk mengembangkan usaha di bidang teknologi informasi yang nantinya juga diharapkan dapat menjadi perusahaan tingkat dunia yang memiliki ribuan atau puluhan ribu karyawan.

Friday, 10 June 2011

24 dari 100: Daftar Buku yang sudah Saya Baca Tahun Ini

Saya sangat suka sekali membaca, bahkan sejak saya masih sangat belia. Guna semakin meningkatkan kemampuan saya serta untuk menantang diri saya sendiri untuk menjadi lebih hebat serta sebagai bagian dari target besar saya untuk membaca 20.000 judul buku sebelum saya meninggal, maka tahun ini saya menargetkan untuk dapat merampungkan membaca 100 judul buku. Sampai saat tulisan ini dibuat, saya telah menuntaskan membaca 24 judul buku dan masih ada 11 judul buku yang sudah saya baca namun belum terselesaikan. Sebagai bukti bahwa saya benar-benar telah menuntaskan membaca 24 judul buku, berikut ini saya sebutkan judul buku yang sudah selesai saya baca serta nama penulisnya:
1.        Sikap 101 – John C. Maxwell.
2.        The Science of Success – James Arthur Ray.
3.        Pixar – Ni Ketut Susrini.
4.        Your Internet Cash Machine – Joe Vitale dan Jillian Coleman Wheeler.
5.        The 7 Habits of Highly Effective People – Stephen R. Covey.
6.        Communication @ Work – Indayati Oetomo.
7.        Youtube A Success Story – Yudhi Herwibowo.

Tuesday, 14 December 2010

Proof of Concept (PoC)


Proof of concept, saya lupa dari mana saya pernah belajar atau mendengar istilah ini, tetapi seingat saya istilah ini umum digunakan atau diucapkan oleh para praktisi khususnya di bidang komputer. Istilah diucapkan atau digunakan untuk menantang setiap orang yang merasa jago di suatu bidang, dalam hal ini komputer, untuk membuktikan kehebatan mereka melalui pembuatan suatu karya nyata atau melalui pemberian bukti-bukti atau fakta-fakta dari konsep atau teori yang pernah mereka pelajari atau pernah mereka ucapkan. Kini, hal yang sama sedang berupaya saya lakukan. Saya sedang berusaha membuktikan suatu konsep yang beberapa tahun lalu pernah saya ucapkan.
Sekitar tiga tahun lalu, tepatnya pada pertengahan tahun 2007, ketika saya sedang menjadi suatu organisasi yang bertugas untuk memberikan bimbingan pada para mahasiswa baru di kampus saya berkuliah, saya pernah mengucapkan suatu kalimat yang saya tujukan untuk memotivasi para mahasiswa baru yang saya bina. Waktu itu, kalimat tersebut saya ucapkan dengan tujuan untuk memotivasi mereka agar mereka dapat terus berani untuk berjuang dan bersaing untuk memperoleh atau menjadi yang terbaik. Suatu kalimat yang sebenarnya muncul secara tiba-tiba tanpa pernah terlalu saya pikirkan lebih jauh lagi atau tanpa pernah saya kaji ketepatannya lagi.

Friday, 26 November 2010

Kembali Kepada Cinta Pertama Saya


Saat tulisan ini saya buat ketika saya sudah ‘menginjak’ halaman 124 dari total 218 halaman dari buku ‘The 21 Indispensable Qualities of A Leader’ karya John C. Maxwell. Halaman 124 merupakan bagian dari bab 12 dalam buku tersebut. Bab 12 tersebut membahas mengenai ‘Semangat Yang Tinggi’.
Tulisan kali ini memang mengenai cinta, tetapi bukanlah cinta dalam arti kekasih, pacar, istri, dan sejenisnya. Cinta yang saya maksud di tulisan ini adalah kecintaan kita dalam hubungannya dengan pekerjaan atau hobi. Dalam bab 12 buku tersebut di atas, Maxwell mengungkapkan beberapa cara untuk memperoleh kembali semangat kita yang tinggi dalam menjalani hidup, salah satunya adalah mengetahui sesuatu yang sudah sejak dari mula ketika kita akan memulai sesuatu aktivitas atau pekerjaan merupakan sesuatu yang benar-benar kita cintai.
Sebelum membaca bab 12 tersebut, saya secara pribadi sudah mulai menyadari akan pentingnya bekerja di bidang yang kita cintai atau melakukan aktivitas-aktivitas yang sesuai dengan kecintaan, hobi, atau hasrat kita. Hal tersebut dapat menjadikan kita tetap bersemangat, bergairah, memiliki daya tahan yang lebih lama, dan daya juang yang lebih tinggi dibandingkan ketika kita tidak bekerja atau beraktivitas pada hal-hal yang kita cintai. Saya menyadari sebagai hasil dari membaca beberapa buku maupun tulisan lain serta dari hasil perenungan saya sendiri.

Thursday, 25 November 2010

Saya Akan Melebihinya !


Awal tahun 2010 ini, saya bertekad bahwa saya harus mampu menghasilkan atau memposting paling sedikit 250 tulisan atau posting di blog saya ini. Namun, hari ini, saat tulisan ini dibuat, saya membuat keputusan baru yang sedikit berbeda. Saya membuat suatu keputusan untuk melebihi target awal saya sebanyak 250 tulisan. Saya akan melebihinya, saya akan mengejar hingga 300 tulisan atau posting. Saya akan mengejarnya dan saya yakin saya akan mampu untuk kembali melampauinya.
Keputusan saya untuk mengubah target ini karena saya tahu bahwa saya memiliki kemampuan untuk itu. Selain itu keputusan tersebut muncul setelah semangat saya kembali terpantik atau terbakar dan menyala-nyala oleh ungkapan John C. Maxwell dalam satu bukunya yang sedang saya baca. Semangat saya terbakar dan saya tertantang untuk melampaui segalanya, segala target yang pernah saya tentukan. Saya akan kejar segala impian saya dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk memastikan impian tersebut dapat terwujud. Saya harus berjanji kepada diri saya sendiri bahwa saya tidak akan membatasi diri saya sendiri kecuali Tuhan yang memang berniat membatasinya.

Saturday, 9 October 2010

Semakin menghargai pertemanan

Ilustrasi pertemanan
Dahulu sekali, lebih dari tiga tahun yang lalu, aku tergolong orang yang individualistis. Namun, selama sekitar 1,5 tahun terakhir aku semakin menyadari pentingnya pertemanan atau relasi, dan aku juga semakin menghargai setiap orang yang aku kenal atau yang mengenalku. Aku juga sadar bahwa terkadang karena mengejar sesuatu atau karena ada yang harus aku kerjakan aku kurang memberi perhatian atau respon pada mereka, tapi aku juga masih belajar.
Dari hasil belajar dari orang-orang, baik melalui buku-buku yang mereka tulis maupun belajar secara langsung, serta dari hasil merenungkan semua yang telah aku lalui, aku sadar betapa berharga dan pentingnya pertemanan dan relasi. Aku menjadi sadar bahwa selama ini aku mampu menghasilkan kerja yang terbaik karena aku memiliki partner yang juga baik. Aku semakin sadar bahwa aku dapat melakukan aktivitasku dengan lebih efisien dan efektif karena ada orang lain yang membantuku melakukan beberapa hal, seperti memasakkan makanan untukku, mencucikan pakaianku, dan juga hal-hal lain yang seandainya bisa aku tangani sendiri pun tidak akan lebih baik dari yang dapat mereka lakukan atau seandainya masih mampu lebih baik pun akan membuat aku kehabisan waktu untuk melakukan hal-hal yang lebih penting.

Monday, 6 September 2010

KEMBALI BEKERJA KERAS SETELAH SEKIAN WAKTU HANYA BERSENANG-SENANG

Akhirnya menjelang masa kuliah yang sudah berakhir ini dan setelah sempat terlena beberapa saat, aku memutuskan untuk kembali menjadi seorang pekerja keras. Total sekitar hampir dua tahun terakhir aku menjadi pribadi yang terlalu santai dan hampir-hampir tidak punya arah dalam menjalani kehidupan. Pada masa-masa tersebut, aku tidak menampakkan bahwa aku adalah orang yang luar biasa. Aku hanya tampak seperti orang yang biasa-biasa saja, aku seolah-olah kehilangan seluruh kemampuan terbaikku dan juga hasil kerjaku yang biasanya selalu yang terbaik.
Kini, aku kembali melatih diri untuk menjadi seorang pribadi yang selalu maksimal dalam menjalani segala hal. Pribadi yang selalu totalitas dan memberi yang terbaik dalam segala sesuatu yang dikerjakannya. Dari seluruh hasil peninjauan ulang atas apa yang aku lakukan sebelum masa dua tahun yang aku sebutkan diatas, aku mendapatkan bahwa pada masa-masa dimana aku bekerja keras yang terbaik selalu ada hasil-hasil yang terbaik yang aku peroleh. Pada masa-masa tersebut, aku dikenal sebagai orang dengan kinerja terbaik dalam setiap organisasi yang aku ikuti dan bahkan aku menjadi pendatang terbaru terbaik dalam salah satu organisasi dimana aku terlibat sebagai anggotanya. Sungguh saat-saat itu benar-benar luar biasa.

Saturday, 4 September 2010

BERSENANG-SENANG DENGAN APA YANG AKU KERJAKAN

Konsep ini sebenarnya sudah banyak dibahas oleh orang-orang lain, khususnya para pakar sumber daya manusia dan pengamat bidang pekerjaan. Meskipun sudah sering dibahas oleh mereka, namun baru pada hari ini (Minggu, 29 Agustus 2010) aku menyadarinya secara pribadi. Aku akhirnya menyadari bahwa ketika melakukan segala hal yang kita sukai, kita selalu akan melakukannya seolah tanpa tekanan. Kita akan benar-benar enjoy atau menikmati semua kerja keras yang kita lakukan setiap saat.
Aku benar-benar merasakan secara pribadi konsep tersebut. Aku merasakannya ketika aku kembali melakukan atau mengerjakan hal-hal yang benar-benar aku sukai, yaitu belajar dan membaca buku. Aktivitas tersebut akhir-akhir ini mulai aku lakukan kembali secara lebih intens dibandingkan sekitar satu tahun terakhir. Setelah selama rentang waktu tersebut aku disibukkan oleh tanggung jawabku sebagai ketua pelaksana kegiatan pengenalan kampus untuk para mahasiswa baru serta sempat dialihkan oleh beberapa hal yang bukan menjadi tujuan awalku.
Kini setelah aku menjalani kembali aktivitas-aktivitas yang dulu biasa aku lakukan, aku dapat merasakan bahwa hari-hariku berjalan dengan lebih maksimal. Aku dapat merasakan bahwa aku dapat memanfaatkan setiap waktuku untuk melakukan setiap hal yang benar-benar menarik perhatianku serta hal-hal yang benar-benar aku sukai. Aku pun merasakan bahwa tanpa terasa aku mulai kembali naik ke level yang lebih tinggi secara perlahan namun pasti. Aku mulai menemukan kembali ‘klik’ ku sehingga aku dapat mulai secara perlahan menghasilkan kinerja yang lebih baik dan lebih baik setiap saat. Aku juga mulai dapat memfokuskan kembali keahlian terbaikku untuk menyelesaikan seluruh tanggung jawab pribadi yang belum terselesaikan. Dengan menemukan kembali ‘klik’ ku, aku dapat menggunakan seluruh kemampuan yang ada untuk menghasilkan yang terbaik dalam apa yang aku lakukan.

Saturday, 28 August 2010

MEREGANG KEMBALI IMPIAN-IMPIANKU

Semakin hari, semakin aku sadar bahwa aku masih kurang bekerja keras dan memperbesar kemungkinan untuk semua impian-impianku dapat terwujud. Ya, setelah sekian lama aku tersadar kembali bahwa masih sangat banyak impian yang belum terwujud. Banyak sekali.
Banyak impian-impian awal yang muncul pada masa-masa awal aku memasuki bangku universitas yang belum aku wujudkan. Impian-impian tersebut merupakan impian-impian inti yang aku ingin wujudkan, namun belum terwujud. Beberapa diantaranya adalah menyelesaikan studi strata satu, kemudian bekerja dan mengumpulkan uang untuk kemudian melanjutkan pendidikan ke tingkat strata dua, dan kemudian lanjut lagi ke tingkat strata tiga. Ya itulah beberapa impian yang belum terwujud. Namun aku juga harus sadar bahwa aku masih sangat muda, sehingga kemungkinan untuk mewujudkan impian-impian juga masih sangat besar. Aku hanya perlu secara konsisten belajar, mendisiplinkan diri, dan mempersiapkan diri agar ketika waktunya tiba bagi seluruh impian tersebut untuk terwujud, maka impian tersebut dapat benar-benar terwujud.

Tuesday, 17 August 2010

BELAJAR ULANG MENGENAI SUKSES MELALUI TUJUH LANGKAH SUKSES

Beberapa tahun yang lalu sebenarnya prinsip ini sudah pernah aku pelajari dan terapkan dalam hidupku sehingga membawa ke puncak pada tahun 2009 lalu. Namun semenjak tahun 2007 akhir, prinsip-prinsip tersebut sudah mulai terlupakan sehingga kini di tahun 2010 tidak ada lagi prinsip-prinsip yang akan memanduku meraih sukses berikutnya. Hal tersebut terbukti dengan mulai kacaunya kehidupanku sejak sukses tahun 2009 yang lalu.
Kini, dengan sepenuh kesungguhan dan upaya, aku harus meluangkan waktu, pikiran, dan tenaga untuk mempelajari dan memahami kembali prinsip-prinsip tersebut dan kemudian menerapkannya dalam hidupku untuk membantuku meraih sukses demi sukses berikutnya. Prinsip-prinsip sukses tersebut, salah satunya aku pelajari dari salah seorang mentor jarak jauhku, John C. Maxwell. Maxwell merupakan salah satu ahli kepemimpinan dan efektivitas pribadi terbaik dunia. Jika aku telusuri sebenarnya aku sudah menjadi ‘muridnya’ sejak sekitar tiga tahun yang lalu. Sejak sekitar pertengahan tahun 2007 dan sejak saat itu pula, aku mulai menggandrungi serta selalu berusaha sebisa mungkin membaca semua buku yang dia tulis.

PROYEK TUGAS AKHIRKU BERJALAN TIDAK SESUAI JADWAL

Setelah mencapai bulan kelima dari pelaksanaan proyek tugas akhir sesuai dengan yang tercantum di jadwal yang aku buat, proyek tersebut masih jauh dari kata selesai. Bahkan proyek tersebut belum mencapai setengah jalan dari keseluruhannya. Sebuah kesalahan terhadap ketaatan jadwal yang sudah dibuat dalam jadwal proyek.
Akibat kesalahan tersebut, dalam dua bulan ini (Agustus dan September), aku harus bekerja lebih keras untuk menjadikan proyek tersebut sukses dan layak dihargai dengan nilai A. Jika aku tinjau ulang, kesalahan terbesar mengapa proyek ini bisa molor atau tidak sesuai dengan jadwal adalah karena aku terlena dan terlalu meremehkan proyek tugas akhir tersebut. Mengetahui bahwa proyek sudah mulai molor atau tidak sesuai dengan jadwal, maka di tengah bulan yang kelima ini, aku harus membuat penyesuaian jadwal. Penyesuaian jadwal ini berarti akan ada kerja yang lebih keras yang harus dilakukan, akan ada semangat yang lebih banyak yang harus dipompakan ke dalam diri, ada lebih banyak disiplin yang perlu untuk lebih ditegakkan, ada komitmen lebih besar yang perlu dijalankan.

Monday, 16 August 2010

MEMANASI DIRI

Jangan salah sangka dengan arti memanasi diri yang aku sebutkan sebagai judul tulisan ini. Maksudnya bukan untuk membuat diri sendiri menjadi emosi, namun lebih ke arah menjadikan diriku sendiri ‘panas’. Ya, aku perlu memanasi diri, sebab aku mulai merasakan bahwa diriku mulai mendingin secara semangat, mental, serta gairah untuk bekerja keras atau mengerjakan sesuatu.
Aku benar-benar merasakan bahwa selama beberapa waktu terakhir ini, aku menjadi seorang pribadi yang ‘mendingin’ dalam konteks kerja keras. Hal ini adalah sesuatu yang tidak wajar bagi seorang aku, sebab sebelumnya aku selalu memiliki gairah atau semangat yang berapi-api dalam menjalani segala sesuatu. Oleh karena itu, hari ini, saat tulisan ini dibuat, aku merasakan sebuah kebutuhan untuk ‘memanasi diri’. Aku butuh untuk memicu atau menyalakan kembali dapur picu yang ada di dalam diriku.

KumpulBlogger