Tuesday, 1 March 2016

Pelajaran dan Pengalaman Dari Batam - Singapore Trip 2015 (Bagian I)

Lama sekali saya tak pernah berkunjung atau berwisata ke Negeri Singa ini. Pertama kali saya datang dan berwisata kesana sekitar tahun 2007 yang lampau (kalau tidak salah ingat). Kala itu saya masih kuliah antara semester 4 atau 5. Sebuah rentang waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya bisa berkesempatan berwisata kesini lagi. Pada wisata tahun 2007 itu, saya dan keluarga mendapatkan bonus wisata 3 negara (Singapore – Malaysia – Thailand) dari tempat kerja ayah saya. Namun kali ini, kami sekeluarga berwisata ke Singapore atas prakarsa dan biaya sendiri. Pada kesempatan kali ini, saya akan bercerita serta berbagi pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan selama berada di Negeri Singa.
Berhubung cerita pengalaman serta pelajaran yang akan saya bagi kali ini bakal sangat panjang, maka saya putuskan untuk membagi tulisan ini menjadi beberapa bagian agar tidak membosankan yang membacanya maupun saya yang menulisnya. Pada bagian pertama saya akan berbagi terlebih dahulu mengenai awal mula perjalanan wisata ini hingga pengalaman hari pertama di kota Batam (Mengapa Batam ? Karena kami sekeluarga mengunjungi terlebih dahulu kedua adik saya yang tinggal di kota tersebut dan kami bermalam di rumah mereka sebelum melanjutkan perjalanan wisata ke Singapore).
Ikon Kota Surabaya
Ikon Kota Surabaya (lokasi keberangkatan kami ke Batam)
Pada perjalanan wisata yang berlangsung di sekitar libur Natal pada bulan Desember 2015 yang lalu, kami sekeluarga melakukan perjalanan atas prakarsa pribadi dan sekaligus sebagai sarana berkumpul keluarga setelah lumayan lama tak pernah berjalan atau berwisata bersama. Perjalanan wisata kali ini bisa dibilang sedikit menganut konsep ala backpacker. Perjalanan wisata bermula dari kota Tuban menuju ke Surabaya. Kami (saya dan kedua orang tua saya) memutuskan berangkat lebih pagi dari Tuban agar tidak terlalu siang saat tiba di Surabaya. Setelah semalam sebelumnya kami sekeluarga bersiap serta menata semua barang bawaan yang sekiranya bakal dibutuhkan untuk perjalanan wisata selama sekitar hampir satu minggu ke depan dan juga oleh-oleh yang akan dikasih ke adik saya di kota Batam, pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB kami mulai meninggalkan rumah dan berangkat menuju Surabaya. Perjalanan berlangsung lancar karena jalanan tidak terlalu ramai. Sekitar pukul 08.10 kami sudah sampai di kota Lamongan dan berhenti sejenak di sebuah tempat makan untuk sarapan pagi. Seperti biasa, saya yang menjalankan diet OCD tidak ikut sarapan, saya hanya mengkonsumsi kopi hitam tawar. Sekitar 10 menit waktu kami habiskan untuk sarapan pagi. Selesai sarapan, kami segera melanjutkan perjalanan menuju Surabaya agar tidak terlalu membuang waktu dan supaya dapat tetap berburu waktu dengan jadwal terbang kami pukul 14.05 WIB.
Berhubung jalanan tidak terlalu ramai, maka perjalanan menuju Surabaya dapat kami tempuh dengan lancar dan cepat. Sekitar pukul 09.40 WIB, kami sudah sampai di seberang tempat kerja adik saya yang terkecil. Kami berhenti di sebuah minimarket untuk membeli obat anti mabuk untuk adik saya serta beberapa minuman dan beristirahat menunggu waktu pulangnya adik saya. Sebelum bersama-sama menuju ke bandara, kami memang harus terlebih dahulu menjemput adik terkecil saya di tempat kerjanya, sebab pada hari itu dia memang masih aktif bekerja dan baru libur keesokan harinya, namun hari itu dia izin untuk hanya masuk setengah hari kerja. Izin keluar kantor (pulang kerja) diberikan untuk adik saya pada pukul 11.00 WIB. Namun ternyata sebelum waktu yang ditentukan, adik saya sudah diberikan kesempatan untuk meninggalkan kantor.

Tuesday, 17 November 2015

Oscar dos Santos Emboaba Junior: Sang Gelandang Serang Mungil Chelsea

Oscar diperkenalkan sebagai pemain baru Chelsea.
Satu tulisan lagi mengenai seorang pesepakbola hebat (menurut saya) dan seorang pemain Chelsea. Saya memang salah satu pendukung Chelsea, namun saya bukan tipe pendukung yang fanatik terhadap suatu klub tertentu. Sebab, saya selalu terinspirasi oleh tim-tim atau klub-klub besar maupun kecil yang bisa memberikan penampilan atau performa yang melebihi kondisi atau kemampuannya yang seharusnya. Namun kali ini memang nama Oscar lah yang terpikir untuk saya buat tulisan.
Oscar dos Santos Emboaba Junior
Oscar dos Santos Emboaba Junior
Oscar dos Santos Emboaba Junior atau yang lebih dikenal sebagai Oscar merupakans seorang pesepakbola profesional kelahiran Sao Paulo, Brazil, tanggal 9 September 1991. Pemain berumur 24 tahun tersebut kini bermain untuk klub Premier League Inggris Chelsea dan juga tim nasional Brazil. Posisi utama yang biasa ditempatinya adalah gelandang serang atau gelandang tengah, namun apabila dibutuhkan Oscar juga dapat bermain sebagai gelandang sayap. Oscar memulai karier sepak bola di akademi sepak bola União Barbarense, kemudian bergabung ke akademi sepak bola Sao Paulo hingga berhasil masuk tim utama. Pada tahun 2009, karena melihat dan merasakan adanya kejanggalan pada kontraknya, Oscar dan perwakilannya kemudian mengajukan perkara ke pengadilan. Agen Oscar mengklaim bahwa klub belum membayar gaji Oscar sesuai dengan perjanjian. Akibatnya, perwakilan Oscar berpendapat bahwa perjanjian kontrak tersebut telah secara otomatis batal demi hukum sehingga Oscar dapat bebas pindah ke klub manapun yang diinginkan. Namun Sao Paulo tetap ngotot bahwa Oscar masih merupakan pemain mereka dan mengajukan banding hukum yang melarang Oscar bermain untuk Internacional di ajang Copa Libertadores.
Oscar dos Santos Emboaba Junior: Sang Gelandang Serang Mungil Chelsea
Pada tahun 2010, Oscar memutuskan berpindah klub dan bergabung ke Internacional setelah sebelumnya sempat mengalami permasalahan terkait kontrak dengan Sao Paulo. Perselisihan yang telah ada sejak tahun 2009 tersebut akhirnya dapat diselesaikan antara Sao Paulo dengan Internacional pada 30 Mei 2012. Oscar bermain untuk Internacional selama dua tahun, sebelum akhirnya pindah ke klub Premier League Inggris, Chelsea pada tahun 2012.
Pada 16 Juli 2012, Chelsea dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Internacional terkait biaya transfer Oscar. Pada 21 Juli 2012, Oscar menyatakan telah menjalani pemeriksaan medis dengan Chelsea, tetapi masih menunggu hingga berakhirnya Olimpiade London 2012 untuk menentukan nasibnya. Namun, pada 25 Juli 2012, sebelum Olimpiade berlangsung, Chelsea telah mengumumkan melalui situs resminya bahwa seluruh proses terkait transfer Oscar telah rampung. Biaya transfer dilaporkan sebesar £25 Juta (25 Juta Poundsterling) untuk kontrak selama 5 tahun.

Friday, 16 October 2015

Eden Hazard: Sang Gelandang Sayap Andalan Chelsea

Hazard dengan Kostumnya di Chelsea
Eden Hazard merupakan gelandang sayap lincah kelahiran La Louviere, Belgia, pada 7 Januari 1991. Hazard terkenal sebagai gelandang sayap nan lincah. Kelincahannya tersebut membuat pemain yang masih berusia 24 tahun ini mampu berlari dan seringkali melewati beberapa pemain lawannya.
Pemain yang bermain untuk Chelsea sejak Juli 2012 ini memang dikenal sebagai pemain muda berbakat yang terkenal karena kreativitas, kecepatan, serta kemampuan teknik mumpuni yang dimilikinya. Hazard dibeli oleh Chelsea dari klub lamanya, Lille, dengan mahar 32 Juta Poundsterling. Sebagai pemain, Hazard biasa menempati sebagai gelandang serang atau gelandang sayap. Namun tidak menutup kemungkinan pula untuk ditempatkan sebagai seorang penyerang, khususnya penyerang sayap, sebab dia juga dikenal memiliki memiliki kemampuan mencetak gol yang cukup bagus.
Eden Hazard: Sang Gelandang Sayap Andalan Chelsea
Eden Hazard: Sang Gelandang Sayap Andalan Chelsea
Pemain tim nasional Belgia ini memulai karir sepak bola pada tahun 1995. Kala itu, dia bermain untuk klub lokal Belgia, Royal Stade Brainois. Pada tahun 2003, dia pindah ke klub lokal lain Tubize. Dia terus bermain disana hingga tahun 2005. Sementara itu, debut karir profesionalnya yang pertama dimulai pada November 2007 bersama klub Prancis, Lille. Kala itu dia masih berusia 16 tahun.
Sebagai bukti kehebatan dan kejeniusan pemain ini, dia berhasil menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik Ligue 1 (Liga Utama Sepak Bola Prancis) pada musim pertama dia bermain disana. Penghargaan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai pemain muda pertama non-Prancis yang berhasil meraih penghargaan tersebut.
Upaya Hazard Mencetak Gol
Pada musim 2010-2011, Hazard telah menjadi pemain andalan Lille yang membantu klub tersebut meraih double winner, Ligue 1 dan Coupe de France. Keberhasilan membawa klubnya meraih dua gelar juara turut membuat dirinya berhasil meraih penghargaan sebagai Pemain Ligue 1 Terbaik serta menjadikannya sebagai pemain termuda yang berhasil meraih penghargaan tersebut.
Pertandingan internasional perdana Hazard untuk timnas senior Belgia terjadi pada bulan November 2008 pada sebuah pertandingan melawan Luksemburg, kala itu dia masih berusia 17 tahun. Sementara gol pertamanya untuk timnas senior terjadi pada pertandingan melawan Kazakhstan pada Oktober 2011.
Selebrasi Kala Mencetak Gol
Lonjakan karir paling fenomenal dialami Hazard kala pada 4 Juni 2012 secara resmi Chelsea mengumumkan telah merekrut Hazard dari Lille. Kesepakatan berhasil tercapai setelah melalui sejumlah perundingan dan setelah Hazard dinyatakan lolos tes medis. Di Chelsea, Hazard awalnya diberi nomor punggung 17 yang sebelumnya digunakan oleh Jose Bosingwa. Namun semenjak Juan Mata meninggalkan Chelsea di bulan Januari 2014, maka nomor punggung 10 milik Mata beralih menjadi milik Hazard hingga saat ini. Hazard membuat debut untuk Chelsea pada tanggal 18 Juli 2012 pada pertandingan uji coba melawan Seattle Sounders. Pada pertandingan yang dimenangkan Chelsea dengan skor 4-2 tersebut, Hazard mencetak satu gol.
Hazard Meraih Penghargaan PFA Player of The Year 2014-2015
Hazard Meraih Penghargaan PFA Player of The Year 2014-2015
Sementara itu, debut kompetitif Hazard terjadi pada 12 Agustus 2012 pada ajang Fa Community Shield 2012 menghadapi Manchester City, namun sayang pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-3 untuk Manchester City. Debut untuk pertandingan Premier League dijalani Hazard pada pertandingan tandang melawan Wigan Athletic pada tanggal 19 Agustus 2012. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 2-0 dan Hazard turut memprakarsai kemenangan tersebut melalui umpan yang berujung gol oleh Branislav Ivanovic dan memenangkan hadiah tendangan penalti yang berhasil dieksekusi oleh Frank Lampard. Pada laga liga selanjutnya, yaitu pada 22 Agustus 2012, Hazard kembali membantu Chelsea meraih kemenangan melalui umpan-umpan yang diberikan untuk gol Gary Cahill dan Branislav Ivanovic serta memenangkan hadiah tendangan penalti yang sekali lagi berhasil dieksekusi dengan baik oleh Lampard. Begitulah awal debut Hazard untuk Chelsea, dimana semakin hari penampilan Hazard semakin bertambah gemilang bersama Chelsea hingga akhirnya berujung pada penghargaan PFA Premier League Player of The Year musim 2014-2015.

Tuesday, 16 June 2015

Derita Timnas Indonesia U-23 Di SEA Games 2015

Derita Timnas Indonesia U-23 Di SEA Games 2015 (sumber: www.google.com)
Sepertinya masih hangat di pikiran kita berita mengenai dibekukannya timnas negara kita oleh Menpora beberapa waktu lalu, seperti yang telah saya tuliskan pada postingan sebelumnya Latar Belakang Alasan PSSI Dibekukan oleh Kemenpora. Beberapa waktu lalu juga muncul berita terbaru bahwa sekarang PSSI juga dikenai sanksi suspensi (dibekukan sementara) oleh FIFA sebagai akibat dari kisruh dan carut-marutnya persepakbolaan di negara kita. Suspensi atau pembekuan yang dikenakan oleh FIFA berdampak terhadap seluruh aspek atau bagian dari persepakbolaan di negeri ini, mulai dari klub sampai timnas. Klub-klub negara kita tak lagi bisa bertanding di level internasional, begitu pula dengan yang dialami oleh timnas kita yang tak dapat lagi bertanding pada seluruh ajang internasional yang berada dalam kalendar resmi FIFA.

Tak cukup sampai disana, kondisi terkini dari timnas negara kita juga sangat memprihatinkan, khususnya timnas yang sedang bertanding pada ajang SEA Games 2015. Derita Timnas Indonesia U-23 Di SEA Games 2015 sangat terasa akibat dari dua kekalahan beruntun dengan skor sangat telak 5-0 dari Thailand dan Vietnam. Padahal sebelumnya timnas U-23 sempat digadang-gadang dapat mengimbangi lawannya di semifinal yakni Thailand dan diharapkan dapat melaju ke babak final setelah sebelumnya berhasil membekuk timnas U-23 Singapura di babak perempat final. Namun apa daya, sebagai akibat dari masih carut-marut nya persepakbolaan di negara kita dan dihentikannya seluruh kompetisi yang ada sampai batas waktu yang belum ditentukan, membuat tim pelatih menjadi agak kesulitan dalam memilih pemain-pemain yang menghuni timnas U-23. Berhentinya kompetisi juga membuat pemain-pemain menjadi tak terlalu banyak berlatih dan mengasah kemampuannya.

Derita yang dialami dari Thailand sangat menusuk hati, mengingat sebelumnya timnas negara kita masih dapat dikatakan sanggup mengimbangi Thailand pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, meskipun secara keseluruhan timnas Thailand tetap unggul secara sejarah pertemuan dari timnas kita. Akan tetapi, setidaknya jika kompetisi dan persepakbolaan negara kita berjalan dengan normal, tentu saja para pemai timnas lebih punya kesempatan untuk mengimbangi permainan para pemain Thailand yang memang terlihat sangat mumpuni di semua aspek. Derita semakin bertambah ketika di perebutan medali perunggu, timnas kita kembali dihajar oleh Vietnam dengan skor yang sama telak 5-0. Derita semakin bertambah dan demikian pula rasa malu yang ada dari kalah telak dua kali beruntun dari negara pesaing kita di wilayah Asia Tenggara. Hal ini semakin pula menampakkan bahwa persepakbolaan negara kita belumlah bisa sepadan dengan beberapa negara tetangga di satu kawasan dan justru semakin menampakkan ketertinggalannya.

Semoga semua Derita Timnas Indonesia U-23 Di SEA Games 2015 dapat dijadikan pelajaran dan diambil hikmahnya oleh seluruh pemegang kepentingan di persepakbolaan negeri kita supaya dapat segera mengambil kebijakan dan keputusan yang dapat menjadikan persepakbolaan negeri kita normal kembali sehingga para pemain dapat kembali berkesempatan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuannya. Semoga dengan itu pula kondisi timnas kita juga dapat kembali pada kondisi yang prima dan berada pada posisi yang semestinya.

Sunday, 3 May 2015

Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao

Siapa tak kenal Manny Pacquiao ? Saya yakin banyak yang sudah tahu tentang petinju Filipina yang pertarungannya melawan Floyd Mayweather, Jr. akan disiarkan secara langsung hari ini. Ada banyak cara yang dapat digunakan oleh seorang penggemar untuk menyambut, menghargai, atau mengabadikan seorang tokoh yang idola yang digemarinya, salah satunya seperti yang dilakukan oleh seorang pembuat kue di Filipina. Dia membuat sebuah yang sangat spesial, yaitu kue sang berwujud sosok asli yang petinju. Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao.

Kue spesial Manny Pacquiao ini dibuat oleh seorang pemilik usaha bakery, The Bunny Baker, bernama Zach Yonzon dengan dibantu oleh istri dan enam orang pegawainya. Kue tersebut dibuat persis menyerupai sosok sang petinju paling ternama Filipina tersebut dan memiliki tinggi 167 centimeter. Yonzon berkata bahwa ide membuat kue itu berasal dari sang istri untuk menyambut pertarungan Pacquiao melawan Mayweather. Yonzon juga berujar, "Manny adalah petinju kelas dunia, jadi kami ingin melakukan sesuatu yang berkelas dunia juga. Satu-satunya cara adalah membuat kue yang luar biasa ini." Kue tersebut nantinya akan dibagikan para pelanggan dan kawan-kawan secara gratis sesuai acara pertarungan tinju yang konon terbesar di abad ini.

Mau tahu 'penampakan' dari kue yang amat spesial itu ? Silakan simak gambar yang ada di bawah ini.

Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao
Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao

Ini Dia: Kue Spesial Manny Pacquiao
Kue Manny Pacquiao
Kue Manny Pacquiao Dan Para Pembuatnya
Kue Manny Pacquiao Dan Para Pembuatnya
Jadi bagaimana pendapat kalian tentang kue yang dibuat menyerupai Pacquiao tersebut ? Apakah sudah mirip dengan tokoh aslinya ? Silakan berikan pendapat kalian disini.

sumber: dari berbagai sumber.

Friday, 1 May 2015

Hebat, Dahsyat, Selamanya !

Hebat, Dahsyat, Selamanya !
Ilustrasi Hebat, Dahsyat, Selamanya ! (sumber: www.google.com)
Sebagai pribadi yang sedang kembali membangun, membangun banyak sekali hal, bisnis, keterampilan-keterampilan baru, dan tentu saja yang terpenting adalah membangun diri sendiri. Ya, benar, saya sedang emmbangun kembali diri sendiri menjadi pribadi yang Hebat, Dahsyat, Selamanya !

Dari upaya untuk kembali menjadi pribadi yang lebih hebat ini, saya menyadari satu hal, kita di Indonesia (dan kemungkinan di banyak negara lain di dunia ini) terlalu malu-malu untuk mengakui kepada diri sendiri maupun kepada (di hadapan) orang lain bahwa kita ini hebat, bahwa ini berbakat, bahwa kita ini juga mampu, bertalenta, memiliki keahlian yang sama dengan orang-orang lain, atau bahkan bisa jadi lebih baik. Ini semacam suatu kebiasaan atau 'norma' yang berlaku di masyarakat kita untuk malu-malu mengakui bahwa dirinya sendiri itu hebat. Malu mengakuinya karena takut dianggap sombong, takut dianggap sok jagoan, takut dianggap merendahkan atau meremehkan orang lain, atau ketakutan akan berbagai anggapan atau pikiran skeptis orang-orang disekitar kita.

Namun hari ini, saya ingatkan diri saya sendiri dan mari kalian semua juga ingatkan diri kalian sendiri bahwa kita ini Hebat, Dahsyat, Selamanya ! Kita juga memiliki kehebatan seperti orang lain juga memiliki kehebatan. Kita memiliki bakat dan kemampuan tertentu yang pantas dan bisa kita tonjolkan. Kita memiliki sesuatu yang istimewa dalam diri kita. Benar sekali, kita memiliki dan harus mengakuinya kepada diri sendiri maupun di hadapan orang lain. Kita harus mengakui kepada diri sendiri maupun kepada banyak orang bahwa kita hebat, kita istimewa, kita spesial, apapun yang terjadi atau apapun kondisi kita saat ini. Kita harus bangga pada diri kita sendiri, jika tidak siapa yang akan bangga ? Jika kita tak bangga pada diri kita sendiri, mana mungkin pula orang lain akan bangga pada diri kita sendiri ?

Jangan terlalu peduli akan anggapan orang lain, dengarkan, tapi tak semuanya perlu diambil 'pusing'. Anggapan dan ucapan diri kita terhadap diri kita sendiri lah yang paling penting di dunia ini. Sebab, saya percaya bahwa selain Tuhan, diri kita adalah yang lebih tahu tentang diri kita sendiri. Hebat, Dahsyat, Selamanya !

Sunday, 26 April 2015

Profil dan Beberapa Fakta Jose 'The Happy One' Mourinho

Profil dan Beberapa Fakta Jose 'The Happy One' Mourinho
Profil dan Beberapa Fakta Jose 'The Happy One' Mourinho (sumber: ChelseaTV)
Setelah pada posting sebelumnya saya membahas mengenai Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger. Maka kali ini giliran saya membahas mengenai Profil dan Beberapa Fakta Jose 'The Happy One' Mourinho yang merupakan salah satu musuh bebuyutannya. Selamat menyimak.

Siapa yang tak kenal dengan pelatih bola yang berprestasi dan 'nyentrik' ini ? Saya yakin banyak dari kita semua telah mengenalnya. Namun tak ada salahnya kita sedikit berupaya mengenal lebih dalam lagi mengenai pelatih dan sekaligus manajer yang kali ini bertugas untuk kedua kalinya di Chelsea.

Jose Mourinho yang bernama lengkap Jose Mario dos Santos Mourinho Felix lahir di Setubal, Portugal, pada tanggal 26 Januari 1963. Mourinho merupakan putra dari Felix Mourinho yang merupakan kiper timnas Portugal dan juga pelatih sepak bola. Mourinho lahir di tengah keluarga yang begitu erat berhubungan dengan sepak bola. Setiap akhir pekan dia selalu menghadiri setiap pertandingan yang dimainkan oleh ayahnya. Pada usia remaja, Mourinho juga mengikutinya ayahnya pada setiap pertandingan yang dimainkan oleh tim yang dilatih oleh ayahnya. Mourinho juga turut mengamati jalannya pertandingan yang ada dan ditugasi untuk turut membantu mencatat statistik pertandingan. Konon hal itu pula yang turut andil dalam menjadikannya pelatih yang amat jeli dalam mengamati setiap pertandingan.

Adapun awal mula karir profesional Mourinho di bidang sepak bola bermula sebagai seorang pemain di salah satu klub di divisi dua liga Portugal. Namun karier Mourinho sebagai pemain dipandang tak terlalu cemerlang. Mourinho kemudian memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain profesional dan lebih memilih berfokus untuk mengambil jalur pendidikan olahraga. Mourinho mengambil jurusan ilmu olahraga (sports science) di Universitas Teknik Lisbon dimana dia berhasil meraih gelar sarjana ilmu olahraga dengan tesisnya mengenai metodologi persepakbolaan. Konon pula, katanya Mourinho pernah dikirim oleh ibunya untuk belajar ilmu bisnis, namun di hari pertama perkuliahan Mourinho memutuskan untuk mengundurkan diri dengan alasan ingin berfokus di bidang olahraga.

Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger

Mengingat bahwa malam ini akan tersaji suatu laga yang dijamin bakal sangat seru di Premier League Inggris, antara dua tim yang berada pada dua peringkat teratas, Arsenal vs Chelsea, maka sebelum itu tak ada salahnya kita menyimak profil pelatih dua kubu yang akan bertarung mati-matian malam ini. Untuk pertama akan disajikan terlebih dahulu mengenai Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger. Selamat menyimak.

Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger
Profil Dan Beberapa Fakta Arsene 'The Professor' Wenger
Arsene Wenger, OBE (Order of the British Empire) merupakan pelatih dan manajer sepak bola kelahiran Strasbourg, Prancis, pada tanggal 22 Oktober 1949 (usia 65 tahun) dan merupakan mantan pemain sepak bola. Manajer yang merupakan putra dari Alphonse dan Louise Wenger ini dibesarkan di wilayah Duttlenheim. Ia menjadi manajer Arsenal sejak tahun 1996 serta menjadi terlama dan tersukses dalam hal memenangkan gelar di Arsenal. Banyak pakar sepak bola memberikan apresiasinya terhadap Wenger atas kontribusinya karena telah membantu merevolusi sepak bola Inggris pada akhir tahun 1990-an dengan mengenalkan dalam pelatihan dan metode diet pemain.

Wenger dikenalkan pada sepak bola oleh ayahnya yang merupakan manajer dari tim sepak bola lokal di wilayah Duttlenheim. Awalnya Wenger bermain di klub lokal di sekitar tempat tinggalnya. Wenger pertama kali bermain sebagai pemain pada usia 12 tahun. Klubnya saat itu adalah FC Duttlenheim. Pada tahun 1969, Wenger direkrut oleh klub divisi tiga Mutzig, sebuah klub yang terkenal sebagai klub sepak bola amatir terbaik yang terletak di wilayah Alsace dan dimanajeri oleh Max Hild yang di kemudian hari menjadi mentornya. Penampilan Wenger pada usia 20 tahun di Mutzig dianggap terlalu terlambat baginya untuk dapat membangun karir sebagai pesepakbola yang sukses. Selama 3 tahun karirnya di Mutzig, Wenger sempat membawa klub nya menjuarai Coupe d'Alsace dengan mengalahkan Strasbourg 06 dengan skor 3-0. Dia juga mewakili Alsace pada suatu kompetisi yang digelar tahunan untuk klub-klub yang berada pada liga-liga regional.

KumpulBlogger