Friday, 13 June 2014

Hot Piala Dunia 2014 Brazil: Akankah Spanyol Juara Dunia Lagi ?

Maskot World Cup 2014 Brazil
Penggemar sepak bola dunia secara umum pasti telah mengetahui bahwa selama beberapa tahun terakhir ini, Spanyol merupakan negara yang paling banyak menyita perhatian para penggemar sepak bola. Kiprah dan sepak terjang tim berjuluk “Matador” ini telah memukau banyak penggemar sepak bola di seluruh penjuru bumi. Berbagai prestasi seperti juara Euro 2008, juara Piala Dunia 2010, dan terakhir juara Euro 2012 telah menjadi bukti nyata kehebatan, ketangguhan, serta superioritas Spanyol dalam berbagai ajang tingkat dunia.

Permainan cantik nan rupawan yang dibawakan serta diperagakan oleh para punggawa tim nasional Spanyol juga memukau banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia. Permainan yang telah dikenal dengan nama Tiki-Taka yang mengadopsi gaya bermain yang diperagakan oleh salah satu klub besar yang ada di negara tersebut telah diakui sebagai gaya permainan yang fantastis, memukau, dan terbukti menghasilkan banyak prestasi.

Friday, 16 May 2014

Khawatir Yang Positif

Mayoritas atau bahkan mungkin semua orang mendeskripsikan atau mengungkapkan bahwa perasaan khawatir adalah sesuatu yang tidak baik, harus dibuang jauh-jauh, dan jangan sampai ada dalam setiap diri kita. Namun, akhir-akhir ini saya menyadari bahwa perasaan khawatir itu diperlukan dan justru perlu ada dalam setiap diri kita, terutama dalam kasus ini dalam diri saya sendiri. Selama perasaan khawatir tersebut tidak berlebihan, saya yakin sekali perasaan tersebut tetap perlu ada dalam diri ini.
Mengapa saya sampai berani berpendapat bahwa perasaan khawatir tersebut perlu ada dalam diri ini ? Saya menyadari ini dari pengalaman pribadi saya dalam menjalani kehidupan hingga saat ini. Alasan saya ini boleh atau bisa jadi tidak ada sepakati, hal tersebut tidak menjadi masalah, sebab ini memang berbasis pada pengalaman pribadi saya dan saya belajar untuk tidak terlalu ambil pusing terhadap hal-hal yang memang tidak perlu dipusingkan. Saya menyadari bahwa perasaan khawatir itu mutlak diperlukan harus ada dalam diri kita, sebab tanpa perasaan tersebut kita akan terlena, cenderung santai, terlalu nyaman, dan akhirnya hidup ini seolah berlalu begitu saja. Rasa khawatir, khususnya rasa khawatir yang positif, itu membantu kita untuk bisa tetap waspada dan ‘stay on’ setiap waktu diperlukan. Rasa khawatir tersebut mencegah kita untuk terlalu santai dan terlalu nyaman dalam kehidupan kita sehingga tanpa terasa kehidupan telah ‘meninggalkan’ kita.

Monday, 31 March 2014

Bertumbuh Dengan Strategi

Segala makhluk hidup yang ada di seluruh alam semesta ini pasti selalu mengalami pertumbuhan dalam setiap fase kehidupannya. Hampir sama dengan makhluk hidup, bisnis pun dapat bertumbuh menjadi lebih baik, lebih besar, lebih hebat. Namun agar suatu bisnis dapat bertumbuh seperti yang saya sebutkan, tentu saja tidak serta-merta terjadi begitu saja, tetapi diperlukan strategi atau cara yang harus digunakan, diikuti dengan tertib, dan dijalankan dengan baik.
Pelajaran tentang strategi inilah yang menjadi topik utama pembelajaran pada minggu kedua dari UCEO. Strategi mutlak diperlukan dalam bidang bisnis agar suatu bisnis dapat bertumbuh, terus bertumbuh, dan semakin bertumbuh. Dari bisnis yang awal mulanya kecil, menjadi semakin lama semakin besar. Dari omset penjualan yang awalnya kecil, semakin laam bertumbuh menjadi semakin besar, dari jutaan lama-kelamaan menjadi milyaran dan seterusnya. Saya sendiri sebagai pengusaha yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi dan software juga telah menyadari hal ini sejak beberapa waktu lalu. Saya sadar bahwa agar bisnis yang saya jalankan dapat bertumbuh, maka saya membutuhkan strategi yang tepat, efisien, dan efektif untuk mendongkrak kinerja bisnis saya.

Saturday, 1 March 2014

Growing Mindset: Bertumbuh Lebih Hebat, Lebih Dahsyat !

Setiap makhluk hidup, dapat dipastikan akan selalu mengalami pertumbuhan di sepanjang fase kehidupannya. Bertumbuh menjadi lebih tinggi, lebih besar, lebih dewasa, lebih kuat, dan berbagai macam atau jenis pertumbuhan lainnya. Manusia sebagai suatu makhluk hidup, tentu saja juga mengalami hal yang sama, bahkan mungkin variasi atau macam pertumbuhan yang kita alami dapat lebih banyak dibandingkan jenis makhluk hidup yang lainnya.
Manusia dapat bertumbuh menjadi lebih tinggi, lebih besar, lebih kuat, lebih dewasa, lebih bijak, lebih cerdas, lebih pintar, lebih sukses, lebih kaya, dan berbagai macam pertumbuhan kearah yang lebih baik lainnya. Pertumbuhan kita sebagai manusia dapat berupa pertumbuhan yang bersifat alami maupun pertumbuhan yang non-alami atau pertumbuhan yang diupayakan. Pertumbuhan yang bersifat alami contohnya, bayi yang awalnya masih kecil, semakin hari semakin bertumbuh menjadi bertambah besar dan bertambah tinggi. Sedangkan untuk pertumbuhan yang non-alami contohnya, bertumbuh menjadi lebih dewasa secara pemikiran, bertumbuh menjadi pribadi dengan karakter serta sikap yang lebih baik, bertumbuh menjadi manusia dengan tubuh yang lebih sehat dan kuat, bertumbuh menjadi individu yang lebih sukses, dan sebagainya.

Wednesday, 29 January 2014

Passion

Beberapa tahun lalu, saya mengetahui ada sebuah buku yang cukup terkenal karya seorang penulis sekaligus pelatih karir di negara ini, Rene Suhardono. Judulnya Your Job is Not Your Career. Sampai sekarang, saya memang belum pernah membaca secara lengkap isi buku tersebut, namun saya pernah membaca sejumlah ulasan serta ringkasan isi buku tersebut. Secara garis besar buku tersebut membahas mengenai pekerjaan (job) dan karir (career). Dimana pekerjaan itu lebih berhubungan dengan sarana untuk mencapai tujuan kita sebagai pribadi maupun organisasi, sarana bagi kita untuk memenuhi kebutuhan hidup dan berkarya, serta sarana untuk mengembangkan diri. Sedangkan karir itu lebih berkaitan dengan diri kita sendiri pada aspek yang lebih dalam yaitu berhubungan dengan passion kita. Tulisan pertama saya di tahun ini akan membahas mengenai passion sebagaimana yang saya ketahui serta dapat jabarkan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Passion sebuah kata bahasa Inggris yang memiliki banyak makna, seperti gairah, hasrat, atau kegemaran. Setiap orang hampir dapat dipastikan memiliki passion di dalam dirinya masing-masing. Saya memiliki passion pribadi saya, begitu pula Anda memiliki passion pribadi Anda. Setiap kita sudah memilikinya sejak dari kita lahir, sesuatu yang bahkan telah ditanamkan sejak dari awal kita ‘diciptakan’.
Walaupun kita telah memiliki passion kita sejak dari semula, namun menemukan serta mengenali passion bukanlah perkara yang mudah bagi sebagian dari kita. Dibutuhkan upaya bahkan sampai bertahun-tahun untuk dapat mengenali dengan tepat apa yang menjadi passion kita yang sesungguhnya. Saya mengalaminya, dan saya yakin begitu pula sebagian dari Anda. Bahkan bukan hanya kita, penyanyi terkenal dunia seperti David Cook pun pernah mengalaminya. Seingat saya, dalam sebuah wawancara dia pernah berkata: “saya mengatakan kepada kedua orang tua saya agar mereka memberi saya kesempatan selama tiga tahun agar saya dapat mencoba sebanyak mungkin hal untuk mengetahui apa yang sesungguhnya saya cintai dan akan menjadi pilihan saya.”

Friday, 22 November 2013

Gratisan ? No More !

Selama ini, saya telah terlalu banyak berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman kepada cukup banyak orang secara gratis alias mereka tidak perlu membayar apapun kepada saya. Namun saya sadar bahwa tidak bisa selamanya seperti itu. Saya memperoleh seluruh ilmu, pengetahuan, dan pengalaman tersebut melalui berbagai upaya, kerja keras, biaya, waktu, dan sebagainya. Jadi saya meyakini bahwa sudah waktunya bagi saya untuk tidak lagi memberikan segala sesuatunya secara gratis.

Saya mempelajari hal ini melalui para mentor saya yang mulai menerapkan hal serupa sejak beberapa tahun lalu. Saya belajar dari mereka bahwa upaya mereka untuk tidak berbagi ilmu, pengetahuan, pengalaman secara gratis lagi bukan semata-mata karena mereka bermaksud mengkomersialkan diri mereka. Namun mereka juga ingin orang-orang lain sadar bahwa untuk memperoleh ilmu, pengetahuan, keahlian, keterampilan, serta berbagai macam pengalaman tidak bisa didapatkan dengan mudah. Harus ada pengorbanan yang dibuat untuknya. Pengorbanan untuk mengeluarkan uang untuk belajar. Pengorbanan untuk mau meluangkan waktu untuk belajar dan senantiasa melatih diri. Pengorbanan untuk menjalankan dan mempraktekkan semua ilmu, keterampilan, dan keahlian baru yang telah dipelajari. Dan yang tidak kalah penting adalah pengorbanan untuk bersedia mengalami semua hal yang enak maupun tidak enak terkait dengan upaya dalam menerapkan semua ilmu, pengetahuan, keterampilan, dan keahlian tersebut.

Thursday, 21 November 2013

Kenapa Noah ?

Tulisan kali ini masih terinspirasi oleh band Noah, inspirasi kali ini pun masih ada hubungannya dengan tulisan saya yang sebelumnya. Jika sebelumnya saya membahas mengenai film dokumenter dari grup band tersebut, maka kali ini saya hendak membahas mengenai nama dari grup band tersebut. Sebenarnya nama tersebut masih ada kaitannya dengan judul film dokumenter grup tersebut dan sekaligus juga berisi harapan dari grup tersebut untuk band mereka sendiri.

Menurut ajaran agama Kristiani, Noah atau Nuh adalah nama salah satu nabi dalam ajaran agama tersebut. Noah atau Nuh adalah nabi yang diijinkan oleh Tuhan untuk membuat sebuah kapal atau bahtera besar yang nantinya digunakan oleh dirinya serta keluarga dan seluruh ternak untuk dapat selamat dari air bah yang membanjiri seluruh bumi. Berdasarkan cerita dalam kitab suci agama tersebut diceritakan bahwa manusia pada kala itu telah berbuat dosa yang melebihi kadar yang dapat diberikan toleransi lagi oleh Tuhan, sehingga pada akhirnya Tuhan memutuskan bahwa Tuhan akan memberikan bencana air bah yang akan menenggelamkan seluruh bumi beserta seluruh makhluk yang ada di dalamnya. Namun karena Tuhan melihat ada manusia yang masih dianggap setia dan hidup dengan benar serta agar manusia serta seluruh makhluk masih dapat lestari kembali setelah bencana air bah surut, maka dia perintahkan nabinya untuk membuat bahtera yang dapat mereka gunakan agar dapat terhindar dari bencana air bah tersebut.

Monday, 18 November 2013

Awal Semula

Ketika sedang berada di perjalanan ke lokasi saya berada sekarang, secara tiba-tiba terbersit kata-kata yang menjadi judul dari tulisan kali ini. Tulisan ini bukan bermaksud membahas film semi dokumenter tentang salah satu band ternama di negeri ini yang saya yakin sedang booming sekarang. Bukan ini sama sekali bukan tentang film tersebut maupun grup band nya. Walaupun gagasan dasarnya kemungkinan besar mirip dengan gagasan yang coba diangkat oleh film tersebut.
Menurut banyak ulasan maupun berita yang saya baca di internet, film tersebut berkisah tentang upaya kebangkitan kembali dari grup band Noah setelah mengganti nama band dari nama yang sebelumnya. Seperti yang mungkin sebagian besar dari kita semua tahu bahwa grup band tersebut (masih dengan nama lama) sempat mengalami perpecahan di dalam kubu band tersebut yang pada akhirnya berujung pada pemecatan dua orang anggota band. Itulah awal mula kisah permasalahan yang dihadapi oleh grup band tersebut. Permasalahan berlanjut ketika sang vokalis terkena kasus yang akhirnya mengharuskannya mendekam di balik jeruji besi selama sekitar dua tahun. Masalah kedua ini yang dapat dikatakan menurunkan pamor serta kinerja band secara drastis. Banyak pekerjaan yang harus mereka lakukan akhirnya tertunda.
Setelah masalah demi masalah yang sempat menghempaskan band tersebut, akhirnya titik cerah mulai datang. Hal itu diawali oleh bebas bersyaratnya sang vokalis yang turut memberi kesempatan kepada band tersebut untuk segera bersiap melanjutkan seluruh pekerjaan yang sempat tertunda. Dengan segera dan gegas mereka pun bergerak untuk menuntaskan pekerjaan yang ada. Dukungan dari manajemen baru turut mempermudah mereka dalam menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang harus mereka tuntaskan. Gerak cepat yang mereka lakukan akhirnya sanggup membawa popularitas band tersebut kembali naik dengan cepat. Berbagai pekerjaan terkait dengan pembuatan album mereka tuntaskan, promo album mereka jalankan, konser demi konser pun mulai terselenggara kembali. Kesempatan kedua yang mereka miliki mereka manfaatkan sebaik mungkin sehingga akhirnya nama mereka berkibar kembali dan bahkan mungkin lebih terkenal dibandingkan ketika masih menggunakan nama lama mereka.

KumpulBlogger