Showing posts with label Santai Dulu Ah. Show all posts
Showing posts with label Santai Dulu Ah. Show all posts

Saturday, 4 June 2016

Pengen Jalan-Jalan Keluar Negeri Tapi Belum Kesampaian, Coba Hal ini Saja Yuk !

Memang menyenangkan bisa berjalan-jalan atau berwisata keluar negeri, tapi belum semua dari kita mendapatkan kesempatan itu karena berbagai alasan. Saya sendiri cukup beruntung karena bisa mendapatkan kesempatan untuk berwisata keluar negeri seperti telah yang saya ceritakan disini. Bagi yang masih belum berkesempatan untuk keluar negeri, jangan putus asa, yakinkan dalam hati kalau suatu saat kalian semua bisa kesana. Nah, beberapa hal yang akan saya sampaikan disini mungkin bisa jadi alternatif bagi yang belum berkesempatan untuk keluar negeri agar masih bisa merasakan suasana atau sesuatu yang mirip dengan di luar negeri. Selamat membaca.

Pelajari Bahasa Negara Impianmu
Dengan belajar bahasa dari negara impian yang ingin kita kunjungi, kesempatan untuk mengenal lebih dekat tentang negara itu pun menjadi jauh lebih besar. Sebagai contoh, buku atau referensi dari internet yang ditulis menggunakan bahasa negara tujuan biasanya lebih lengkap dan detail, bahkan kadang ditulis oleh penduduk lokal sendiri sehingga kamu lebih bisa merasakan feel-nya.
Manfaat lain dengan menguasai bahasa asing antara lain kamu bisa menjaring koneksi di situs pertemanan dengan mereka yang berasal dari negara tujuan. Selain itu banyak juga toh kesempatan beasiswa pendidikan ke negara tujuan yang ingin kamu kunjungi. Kesempatan untuk mendapatkannya pun jauh lebih besar kalau kamu menguasai bahasanya. Pelajarilah sebanyak mungkin bahasa yang menarik minat kita. Saya sendiri memiliki target untuk bisa menguasai minimal 5 bahasa berbeda, baik bahasa asing maupun bahasa daerah. Inspirasi saya dari Presiden pertama kita Ir. Soekarno yang konon bisa berbicara lebih dari 5 bahasa asing di dunia.

Cari Sahabat Pena Online
Sahabat pena ? Kedengarannya kok jadul dan tua banget ya ? Tetapi sebenarnya hal ini juga bisa cara yang efektif untuk “menghibur diri” karena belum kesampaian keluar negeri. Nah, mencari sahabat pena sekarang juga bisa dilakukan secara online. Karena secara online, tentu saja kita sudah tidak perlu lagi melakukan penulisan surat kepada sahabat pena kita, namun yang bisa didapatkan tetap sama. Bisa dicoba cek ke website ini interpals.net atau penpalworld.com. Siapa tahu saja nanti ada yang dapat menjadi teman baik sehingga menginap gratis di tempatnya ketika suatu nanti berkunjung ke negara tempat dia tinggal. Lumayan kan bisa menginap gratis ?

Pakai Pakaian Khas Negara Impianmu
Pakaian yang kita pakai bisa menjadi identitas atau ciri khas diri kita. Begitu pula setiap negara memiliki pakaian khas masing-masing. Belum sempat ke suatu negara tertentu ? Coba pakai pakaian khas yang sesuai dengan negara tersebut dan tunjukkan ke orang-orang bahwa suatu saat nanti diri kita akan kesana atau minimal bercita-cita bisa kesana. Tapi juga pastikan bahwa pakaian akan yang kita pakai sesuai dengan kondisi serta keadaan di Indonesia, jangan sampai salah custom, seperti contoh pakaian di bawah ini.
Salah Custom
Pakaian yang tidak cocok untuk dipakai di Indonesia (sumber: www.google.com)

Cari Tahu Tentang Etika serta Budaya Negara Tujuan
Negara berbeda memiliki kebiasaan, etika, serta tata nilai budaya yang berbeda-beda pula, maka dari itu tidak salah mencoba mempelajari terlebih dahulu kebiasaan, etika, serta tata nilai budaya yang ada di suatu negara nantinya akan kita kunjungi. Hal ini penting dan perlu kita lakukan sebelum pergi ke suatu negara asing tertentu.

Cari Tahu Tentang Sejarah Negara Tersebut
Supaya tidak blank atau buta sama sekali mengenai negara yang hendak kita tuju nantinya, hal ini penting supaya nantinya saat kita sudah sampai di negara tujuan kita, kita bisa mengetahui pula mengenai bangunan-bangunan tertentu yang ada di negara tersebut. Cari informasi mengenai sejarah dari setiap bangunan utama yang ada di negara tujuan, khususnya yang dijadikan sebagai obyek wisata andalan. Dengan mengetahui sejarah serta melihat foto dari masing-masing bangunan penting dan bersejarah di suatu negara, maka seolah-olah kita sudah berkunjung ke negara tersebut.

Coba Kuliner Negara Tersebut
Nah, ini bisa jadi yang paling penting, kuliner. Belum lengkap rasanya mengunjungi suatu negara tanpa merasakan kuliner khas negara tersebut. Kalau belum sempat atau belum kesampaian berkunjung langsung ke suatu negara tertentu, cari dan kemudian rasakan dulu kuliner khas negara tersebut, anggap saja sebagai sarana latihan lidah saat nanti benar-benar berkesempatan berkunjung kesana.

Nah itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk sedikit bisa ‘menghibur’ diri apabila karena alasan-alasan tertentu diri kita belum berkesempatan untuk pergi berkunjung ke suatu negara tertentu di luar negeri. Semoga bermanfaat.

Tuesday, 17 May 2016

Pelajaran dan Pengalaman Dari Batam – Singapore Trip 2015 (Bagian VIII)

Yuk lanjut lagi ke bagian VIII dari rangkaian tulisan mengenai Pelajaran dan Pengalaman Dari Batam – Singapore Trip 2015. Selamat membaca dan semoga masih senantiasa ada manfaat yang dipetik. Semakin dekat pula dengan ending rangkaian tulisan ini.
Perjalanan pulang menuju hotel saya lalui dengan lancar berbekal peta petunjuk jalur MRT yang sudah saya miliki sebelumnya. Saya pulang sudah cukup larut malam sekitar pukul 23.00. Sekitar pukul 23.30 saya sudah sampai kembali di hotel dan langsung menuju ke kamar. Belum seberapa lama saya berada di kamar, saya kemudian mengaktifkan akses internet menggunakan wifi yang disediakan oleh hotel. Segera, tak seberapa lama setelah handphone saya berhasil tersambung ke internet, salah satu aplikasi chatting yang ada di handphone berbunyi, ternyata ada pesan dari adik saya yang isinya saya diminta datang ke kamarnya kalau sudah sampai di hotel karena ada makanan yang sudah dibelikan. Segera setelah membaca pesan tersebut saya langsung membalasnya dan sesaat kemudian beranjak menuju ke kamar adik saya. Hanya butuh sekitar satu menit untuk sampai ke kamar adik saya. Begitu sampai disana, saya langsung diberikan satu makanan berupa sepotong roti dengan isi ayam dengan tulisan Subway di kemasannya.
Berhubung saya sudah agak lapar, maka segera saja saya terima makanan yang telah dibelikan tersebut. Setelah menerima makanan tersebut, saya baru paham, ternyata yang dimaksud Subway oleh adik saya itu makanan, sebab awalnya saya sempat mengira kalau Subway yang dimaksud itu kendaraan atau angkutan umum yang ada di Singapura. Roti yang saya makan itu secara cara penyajian mirip dengan burger, bedanya rotinya berbentuk memanjang seperti roti untuk hotdog, selain itu isinya juga lebih bervariasi dan cara memasak daging isiannya juga berbeda. Daging ayam yang menjadi isi roti tersebut bukan berbentuk bulat, melainkan berupa potongan atau suwiran daging ayam, yang sepertinya juga tidak digoreng, melainkan direbus. Daging ayam yang menjadi isian roti tersebut cukup banyak dan melimpah dibandingkan burger biasa. Hal yang wajar sebenarnya, sebab setelah saya cek harganya setara dengan harga seporsi nasi dengan lauknya di Singapura, yaitu sekitar S$ 4,50. Secara rasa juga enak menurut saya, hal itu pula yang kemudian mendorong saya untuk mencoba mencari serta membeli lagi roti yang sama. Lokasi kedai Subway disekitar hotel tempat kami menginap hanya ada satu yaitu di dalam mall di sebelah Bugis Street Market (tepatnya berada satu deret dan komplek dengan Bugis Street Market). Berhubung saya juga masih lapar, saya bergegas kesana. Ternyata usaha saya sia-sia, sebab sebagian besar tenant yang terdapat dalam mall sudah tutup. Berhubung banyak tempat disekitar sana sudah tutup, maka saya mencari alternatif tempat makan, dan ketemulah jawabannya McDonald’s.

Sunday, 27 March 2016

Pelajaran dan Pengalaman Dari Batam – Singapore Trip 2015 (Bagian V)

Foto yang saya ambil dari jembatan jalan masuk Gardens by the Bay.
Foto yang saya ambil dari jembatan jalan masuk
Gardens by the Bay (dok. pribadi).
Tujuan kami berikutnya adalah Gardens by the Bay. Agar dapat sampai ke tujuan kami ini, kami perlu menggunakan MRT lagi dan kami pun menuju ke stasiun MRT yang aksesnya tersedia di bagian bawah gedung Esplanade. Oya, sebagai tambahan info, di dalam komplek Esplanade ini juga terdapat mall yang disebut sebagai Esplanade Mall. Baiklah, sekarang kembali lagi ke cerita soal perjalanan menuju ke Gardens by the Bay. Dari bagian bawah gedung Esplanade kami mengarah ke CityLink Mall untuk menuju ke stasiun MRT City Hall. Dari City Hall kami menumpang MRT dengan tujuan stasiun Bayfront yang dapat langsung mengantarkan kami menuju ke Gardens by the Bay. Perjalanan kami tempuh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Segera setelah sampai di stasiun Bayfront, kami segera mencari petunjuk arah menuju ke Gardens by the Bay. Gardens by the Bay terletak di komplek Marina Bay di bagian tengah Singapore dan berbatasan dengan Marina Reservoir (Waduk Marina). Untuk dapat mencapai lokasi Gardens by the Bay yang berada di atas tanah, terlebih dahulu kami perlu melewati suatu jalan berupa terowongan atau tunnel yang terdapat dalam komplek bangunan yang menghubungkan bangunan stasiun dengan bangunan-bangunan lain disekitarnya termasuk juga Marina Bay Sands.
Ketika kami telah semakin dekat dengan lokasi terowongan tersebut, ternyata situasi disana sudah sangat ramai sekali dengan kerumunan orang yang hendak menuju ke Marina Bay Sands maupun ke Gardens by the Bay (lihat videonya disini). Orang-orang berjubel sekali dan merangsek perlahan ingin segera sampai ke lokasi yang hendak dituju masing-masing. Banyaknya orang yang berada di terowongan tersebut juga membuat pendingin udara yang dipasang jadi tidak sedingin biasanya, meskipun masih tetap terasa sejuk. Melihat banyaknya orang atau pengunjung yang berjubel, pihak keamanan gedung dan sepertinya juga pihak kepolisian turut dilibatkan untuk mengatur dan mengarahkan orang-orang ke jalur yang benar menuju ke lokasi yang hendak dituju. Kami pun memperhatikan arahan dari petugas yang mengarahkan setiap orang yang hendak menuju ke Gardens by the Bay ke sisi kanan terowongan. Untuk memperjelas juga yang saya maksud sebagai terowongan disini bukan berarti ada pemisah seperti umumnya gambaran terowongan yang biasa kita miliki, tetapi hanya berupa jalan lorong biasa yang memang sedikit lebih menyempit dibandingkan jalan sebelumnya sehingga jika dilihat dari agak jauh akan terliha seperti terowongan atau tunnel. Sebagai tambahan pula, walaupun suasana sangat padat dan berdesakan, tetapi tetap tertib dan rapi serta tidak ada satupun orang-orang yang saling mendorong orang-orang disekitarnya.
Suasana di dalam Gardens by the Bay (dok. pribadi).
Setelah berjuang dan merangsek perlahan selama sekitar 20 menit, akhirnya kami bisa sampai di ujung terowongan berupa eskalator yang akan mengantarkan kami ke permukaan tanah. Dari sana kami masih harus berjalan kaki untuk dapat sampai ke area taman yang berluas total 101 hektar ini. Ketika kami sampai disana hari sudah sore, mungkin sekitar pukul 17.30, namun hari masih cukup terang untuk kami masih dapat menikmati sejenak hijaunya pemandangan rumput dan pepohonan lain yang ada disana. Begitu sampai disana kami juga menyaksikan banyak sekali pengunjung yang hadir di taman tersebut, baik warga lokal Singapura maupun wisatawan asing dari berbagai negara. Saya juga menjumpai cukup banyak warga negara Indonesia yang berwisata kesana. Melihat hijaunya rumput dan pemandangan asri yang terdapat di dalam taman tersebut, saya seolah lupa bahwa ini adalah negara Singapura yang selama ini saya tahu terkenal sebagai negara dengan banyak gedung-gedung bertingkat yang menjulang tinggi dan kotanya yang modern.
Gardens by the Bay yang berluas total 101 hektar memiliki tiga area taman, yaitu Bay South Garden, Bay East Garden, dan Bay Central Garden. Adapun taman yang terluas adalah Bay South Garden dengan luas 54 hektar. Gardens by the Bay digagas oleh Pemerintah Singapura sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan kesan bahwa negara Singapura merupakan suatu kota yang terletak di dalam taman, bukan taman di dalam kota. Adapun tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dengan cara menambah ruang-ruang hijau dan tanaman di dalam kota. Guna membangun taman ini, pada tahun 2006 diadakan kompetisi internasional oleh pemerintah Singapura dengan tujuan mencari dua perusahaan dengan karya rancangan desain taman terbaik. Akhirnya terpilih dua perusahaan asal Inggris sebagai pemenang. Masing-masing perusahaan akan menangani pembangunan satu bagian taman. Secara keseluruhan taman ini selesai dibangun dan dibuka untuk umum pertama kali pada pertengahan tahun 2012.

Saturday, 5 March 2016

Pelajaran dan Pengalaman Dari Batam - Singapore Trip 2015 (Bagian III)

Tulisan kali ini masih merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya. Seperti yang pernah saya sebutkan pada bagian pertama rangkaian tulisan ini bahwa tulisan mengenai perjalanan wisata ke Singapore ini akan saya bagi menjadi beberapa bagian agar setiap bagiannya tidak terlalu panjang dan tidak membosankan untuk dibaca sekaligus. Semoga masih antusias menikmati bagian ketiga dari rangkaian tulisan ini...
Keesokan harinya, beberapa dari kami telah bangun pada pukul 03.00. Saya sendiri bangun sekitar pukul 03.30 dan tidak lama kemudian segera bersiap untuk mandi serta beberapa persiapan lainnya. Sekitar pukul 04.20 seluruh persiapan kami sekeluarga pada pagi itu telah selesai dan kami segera bersiap berangkat menuju pelabuhan. Tidak lupa sebelum berangkat ke pelabuhan kami semua berdoa bersama agar seluruh rencana yang telah kami susun untuk petualangan dan perjalanan wisata kami di Singapore dapat berjalan dengan lancar. Tepat pukul 04.30 kami telah berada dalam mobil serta siap menuju ke pelabuhan. Jarak pelabuhan dengan rumah adik saya tidak terlalu jauh.
Pelabuhan Penyeberangan Ferry Internasional, Batam Centre
Pelabuhan Ferry Internasional, Batam Centre (sumber: google)
Sebelum pukul 05.00 pagi kami telah sampai di kawasan pelabuhan Batam Centre dan telah menunggu di depan pintu masuk ruangan utama pelabuhan. Ternyata sudah ada beberapa orang juga yang telah berada di komplek pelabuhan pada jam sepagi itu, kemungkinan besar mereka juga akan berangkat menggunakan kapal pertama seperti halnya kami. Sekitar pukul 05.00 pintu ruangan utama pelabuhan telah dibuka dan semua orang yang telah berada disana segera masuk. Kami hanya diperbolehkan menunggu di lantai bawah terlebih dahulu, sebab masih banyak petugas yang belum datang dan petugas yang sudah datang pun belum semua siap, ya kami semua maklum karena memang hari masih dapat dikatakan sangat pagi.
Singapore Cruise Center, HarbourFront, Singapore (sumber: google)
Sekitar pukul 05.15 petugas yang ada memperbolehkan kami naik ke lantai dua. Di lantai dua kami masih menunggu sebentar lagi petugas bagian imigrasi menyiapkan seluruh sistem komputer yang hendak digunakan untuk mencatat serta memvalidasi setiap data orang yang hendak ke luar negeri. Sekitar pukul 05.30 seluruh data kami sekeluarga telah disahkan dan divalidasi oleh petugas imigrasi dan kami telah berada di ruang tunggu keberangkatan. Kami menunggu sekitar 10 menit sebelum dipersilahkan menuju ke kapal penyeberangan yang kami tumpangi. Sekitar pukul 05.40 kapal telah disiapkan untuk berangkat menuju Singapore. Perjalanan menggunakan kapal menuju Singapore dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam. Sekitar pukul 06.50 kapal telah bersandar di pelabuhan Singapore (Singapore Cruise Centre di Harbour Front)  dan masing-masing penumpang telah bersiap turun dari kapal. Masing-masing penumpang yang telah turun bergegas berjalan menuju ke bagian imigrasi Singapore untuk memperoleh pengesahan ijin masuk ke Negeri Singa tersebut. Tidak lupa pula setiap barang bawaan harus melewati mesin pemeriksaan barang. Setiap orang yang hendak masuk ke Singapore dicek paspor serta identitas lain yang diperlukan dan tak lupa pula ditanya berapa lama mereka akan berada di negara tersebut. Setelah memperoleh stempel pengesahan masuk dari petugas imigrasi, sah pula kami berada di negara Singapore. Hari masih sangat pagi ketika kami sekeluarga memasuki negara Singapore yaitu sekitar pukul 07.00 waktu Batam atau pukul 08.00 waktu Singapore.
Hal pertama yang kami lakukan begitu menginjak bagian tanah negara Singapore adalah dengan segera keluar dari bagian kedatangan pelabuhan serta menuju ke komplek mall yang masih menjadi satu bagian dalam komplek pelabuhan. Seingat saya komplek mall nya masih sama seperti sekitar delapan tahun lalu ketika saya pertama kali menginjak negara Singapore dan masih tetap bersih pula. Segera masing-masing dari kami bergantian menuju toilet karena sudah sekitar satu jam lebih kami menahannya ketika dalam perjalanan maupun ketika antre di bagian imigrasi (custom). Begitu kami semua telah selesai ke toilet, kami tidak berlama-lama, dengan segera kami menuju ke tujuan kami berikutnya. Tujuan kami berikutnya adalah menuju ke stasiun MRT yang juga masih menjadi satu bagian atau komplek besar dari pelabuhan.
Begini bentuk tiket atau kartu MRT. Orang dewasa atau anak-anak diatas usia tertentu wajib memiliki kartu ini supaya dapat bepergian.
Hal pertama yang kami lakukan ketika telah berada di stasiun MRT adalah membeli tiket yang dapat digunakan untuk menempuh perjalanan menggunakan MRT. Kami membeli tiga buah tiket MRT masing-masing satu untuk ayah saya, saya, dan adik terkecil saya. Sementara ibu, adik pertama, dan adik ipar saya masih memiliki tiket MRT yang masih berlaku sebab baru setahun sebelumnya mereka mengunjungi Singapore. Tiket MRT memiliki masa berlaku lima tahun sejak penggunaan terakhirnya. Harga satu buah tiket MRT adalah SGD 20, harga itu sudah termasuk pulsa senilai SGD 12. Kartu atau tiket MRT ini dapat diisi ulang secara mandiri melalui mesin yang ada di dalam stasiun. Kartu ini juga tidak dapat digunakan untuk bepergian jika nilai pulsanya dibawah atau mendekati nilai tertentu dibawah nilai minimal (termurah) suatu perjalanan menggunakan MRT.

Sunday, 23 January 2011

Sebuah Humor Ringan

Akhir-akhir ini saya termasuk sering mendengarkan siaran radio, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan. Saya mendengarkan siaran radio untuk menemani saya dalam menyelesaikan pekerjaan saya, yaitu mengembangkan software (program) untuk beberapa orang yang kebetulan memesannya ke saya. Saya mendengarkan untuk mencegah kebosanan sekaligus agar tidak cepat mengantuk dalam menyelesaikan setiap tugas saya.
Sekitar dua hari lalu, saat sedang mendengarkan siaran radio dari salah satu stasiun radio itulah, saya tanpa sengaja mendengarkan cerita humor singkat yang dibacakan oleh penyiarnya. Cerita ini mungkin sudah pernah atau bahkan sering Anda dengar, namun saya tetap memutuskan untuk membaginya karena cerita tersebut sanggup membuat saya tertawa dan meredakan sedikit ketegangan. Semoga cerita yang akan saya tuliskan di bawah ini juga akan mampu menghibur Anda.

Friday, 29 January 2010

TERTAWA

Sesekali deh aku buat tulisan yang tidak serius agar membuat para pembaca tulisanku tidak bosen baca tulisan serius melulu. Hehehehe….. Aku ga tau juga kenapa tiba-tiba terbersit dalam pikiranku untuk membuat tulisan dengan judul ini hari ini.

Salah satu yang jadi inspirasi tulisan ini adalah lagunya Peterpan dengan judul “Kita Tertawa”. Tau ga nih kalian klo aku terpikir judul tulisan ini saat aku lagi mandi lho ? Hahahaha…… Sebenarnya sih bukan hanya kali ini saja lho aku menemukan judul tulisanku saat aku lagi mandi, sudah beberapa kali aku melakukannya. Wkwkwkwk……

Oya ada satu lagi nih yang kasi aku inspirasi judul tulisan ini yaitu sebuah acara parodi yang disiarkan di sebuah stasiun televisi kemarin malam. Acara parodi ini bener-bener acara yang buat aku bisa tertawa lepas dan bahkan terpingkal-pingkal setelah agak lumayan lama aku ga perna seperti itu. Hehehe….. Acara itu bener-bener lucu menurutku.

Pada acara itu ada dua orang tokoh yang kebetulan memiliki kelemahan dengan kemampuannya untuk berbicara. Tokoh yang satu sangat gagap dan yang satunya lagi klo ngomong agak ga jelas terdengarnya. Tokoh yang pertama bikin aku tertawa terpingkal-pingkal karena setiap kali dia akan ngomong, dia selalu tergagap-gagap dan lama sekali dalam mengucapkan satu kata. Hal itu membuat tokoh-tokoh lain disekitarnya menambahkan sendiri bagian belakang dari kata yang akan diucapkan. Sebagai contoh, ketika tokoh gagap itu ingin mengucapkan kata Bekasi, namun karena terlalu lama pengucapannya, sebab selalu mengulangi bagian “Be” beberapa kali, akhirnya tokoh-tokoh lain mempelesetkannya menjadi kata lain, misal Bedak. Saat itu juga aku langsung ketawa terpingkal-pingkal wkwkwkwk……. Tokoh yang kedua lagi yang kebetulan berperan sebagai pembaca berita saat berbicara suaranya terdengar tidak jelas atau agak rancu. Sebagai contoh saat dia mengucapkan kata “Korea”, terdengar sebagai “Kolera”, itu membuatnya tokoh lain yang juga berperan sebagai pembaca berita marah-marah dan seringkali menyalahkan tokoh yang pengucapannya tidak jelas itu. Hehehe……

Kemarin malam, aku benar-benar puas tertawa, sampai-sampai aku tertawa terpingkal-pingkal dan bahkan tidak bisa berhenti dalam waktu yang cepat. Sebuah jenis tawa yang sudah agak lama tidak pernah aku munculkan karena aku terlalu banyak menonton acara yang serius. Aku bener-bener tertawa lepas kemarin. Hahahahaha…..

Dari situ, akhirnya aku teringat pentingnya tawa yang lepas bagi diri kita. Tawa ternyata tidak hanya untuk melupakan rasa sedih semata, sebab ternyata itu juga bantu kita untuk bisa tetap awet muda lho. Aku ingin jadi orang yang awet muda, karena itu, aku akan berusaha memperbanyak porsi tawaku. Hahahahaha……

Baiklah mulai hari ini, ada baiknya kita semua belajar untuk tetap tertawa setiap saat kita bisa. Belajar untuk menertawakan hal-hal “bodoh” yang sebelumnya tidak pernah kita tertawain. Belajar untuk menertawakan tindakan bodoh yang secara tidak sengaja atau tidak sadar kita lakukan. Yang terpenting, mulai hari ini tertawalah dan buat diri Anda menjadi orang yang bahagia dan awet muda selalu. Sapa sih yang tidak ingin menjadi orang yang awet muda selalu ? Sapa sih yang tidak ingin dirinya menjadi tampak muda terus-menerus. Hehehe…. Selain itu tertawa juga akan membuat otot-otot yang ada di tubuh kita ada mengendur sejenak, khususnya otot di bagian wajah. Tertawa juga akan membuat tubuh kita lebih sehat, sebab rata-rata penyakit timbul dari beban yang ada di pikiran kita dan beban itu bisa sedikit menjadi lebih ringan melalui tertawa. Wkwkwkwkwk….. :) Maka dari itu, mulai sekarang perbanyaklah senyum Anda dalam setiap hari. Keep on smile ! :)

KumpulBlogger