Thursday, 14 October 2010

Semua kesalahanku dalam satu tahun terakhir


Tulisan ini dibuat bukan untuk meratapi atau menyesali semua kesalahan yang kubuat di masa lalu. Tulisan ini dibuat dengan satu kesadaran bahwa jika seseorang ingin berubah menjadi lebih baik dan meraih sukses atau keberhasilan yang lebih besar dalam hidupnya, dia harus mau dan mampu mengevaluasi dirinya sendiri. Dia harus mau jujur kepada dirinya sendiri, mengakui semua kesalahan yang telah diperbuatnya dan yang telah menghambatnya untuk menjadi yang terbaik dari dirinya sendiri serta meraih sukses, dia harus bertanggung jawab untuk mau melatih dirinya menjadi individu yang lebih serta tidak membiarkan dirinya sendiri mengulangi kesalahan yang pernah diperbuatnya.
Berikut ini adalah semua kesalahan yang pernah aku perbuat selama satu tahun terakhir yang telah menghambat untuk meraih prestasi yang lebih hebat. Kesalahan demi kesalahan yang telah membuat diriku kurang maksimal dalam mengembangkan semua talenta yang sudah diberikan. Kesalahan demi kesalahan yang telah membuat diriku termasuk terlambat menyelesaikan masa kuliah strata satu. Berikut daftarnya:
1.    Memiliki anggapan bahwa dengan pintar atau berbakat saja cukup menjadikan diriku orang yang hebat, sukses, serta paling dicari-cari atau diharapkan untuk bekerja dalam suatu organisasi tertentu.
Kenyataannya: setelah meninjau kembali semua yang aku sebut keberhasilan diriku di masa lalu, aku menemukan bahwa pintar, berbakat, atau memiliki anugerah yang hebat saja tidak cukup. Semua kepintaran yang kita miliki, bakat yang ada dalam diri, serta anugerah dalam hidup kita harus terus diasah, dilatih, dan dimanfaatkan dengan maksimal untuk membantu menjadi yang terbaik dari diri kita sendiri. Aku akhirnya kembali tersadar bahwa ternyata semua hal yang dulu menjadikanku begitu hebat bukan hanya bakat atau kepintaran yang aku miliki, tapi terlebih lagi semua kerja keras yang aku lakukan dengan semua bakat dan kepintaranku.
2.    Terbawa arus oleh kehidupan orang-orang disekitarku, sehingga pada akhirnya aku sempat lupa akan tujuan hidupku, alasan mengapa aku kuliah, dan juga semua impian yang ingin aku raih.
3.    Terlalu malas, tidak disiplin, dan suka menunda-nunda.
4.    Suka meremehkan segala sesuatu, sampai akhirnya aku disadarkan bahwa semua yang aku remehkan ternyata justru menjatuhkanku serta menjadikanku tidak mampu meraih yang terbaik dalam hidup.
5.    Kurang memiliki komitmen terhadap tujuan serta semua impian yang ingin kuraih.
Itulah lima hal yang ternyata selama ini membuat diriku terus menurun dalam kualitas kerja (belajar maupun kerja di organisasi kampus). Kelima hal itulah yang membuatku kehilangan status sebagai ‘bintang’ diantara orang-orang disekitarku. Kelima hal itulah yang telah membuat masa kuliahku sudah molor sekitar satu tahun. Namun aku tetap bersyukur bahwa pada akhirnya aku boleh sadar serta menemukan kelima hal yang tidak baik tersebut. Aku juga bersyukur bahwa dengan melakukan semua kesalahan tersebut aku jadi memiliki bukti nyata bahwa kelima hal tersebut dapat menjadikan seorang individu yang paling berbakat sekalipun tidak dapat bersinar atau berkembang mencapai potensinya yang terbaik. Sungguh aku bersyukur bahwa akhirnya aku dapat kembali sadar serta menemukan pelajaran yang sangat berharga ini, suatu pelajaran yang aku yakin tidak akan dapat ditemukan di lembaga pendidikan manapun, kecuali di lembaga pendidikan kehidupan.
Tapi sebagai pribadi aku tidak hanya puas dengan berhasil mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang aku lakukan. Aku harus segera melupakan semua kesalahan tersebut dan menggunakan pelajaran yang didapat supaya dapat segera memperbaiki diri. Hal itulah yang kini sedang aku lakukan. Aku berupaya bersungguh-sungguh untuk mempelajari kembali semua prinsip terbaik yang pernah aku cetuskan sendiri dan selalu aku pegang di masa lalu. Aku juga kembali dari buku-buku motivasi dan pengembangan diri, sebab aku tidak puas dengan kondisiku yang sekarang. Aku tidak puas jika hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja. Aku tidak puas jika belum dapat menjadi yang terbaik, sebaik yang aku dapat. Aku harus kembali menjadi yang terbaik, sebaik semua karunia yang telah diberikan kepadaku. Aku harus kembali menjadi seorang bintang.
Dari semua yang telah aku lalui selama sekitar satu tahun terakhir aku juga sadar satu yang sangat berharga, yaitu setiap orang harus bertanggung jawab untuk menjadikan dirinya sendiri sebaik mungkin yang dia bisa. Setiap orang memiliki kewajiban untuk mengembangkan serta memanfaatkan seluruh kemampuan serta bakat yang sudah dianugerahkan baginya sebaik mungkin untuk kepentingan dirinya sendiri maupun orang lain. Ya, setiap orang bertanggung jawab untuk menjadikan dirinya sendiri bintang yang menyinari kehidupan orang disekitarnya !

Tickerbar