Friday, 3 June 2011

Menjadi Salah Satu Individu Paling Berpengaruh Dalam Industri Teknologi Informasi

Siapa yang tidak kenal nama-nama berikut, Bill Gates, Sergey Brin, Larry Page, Steve Jobs, Mark Zuckerberg ? Saya percaya sebagian besar dari kita pernah mendengar nama tersebut diucapkan dan sebagian besar dari kita bahkan mungkin juga sering mengucapkannya. Mereka adalah sebagian dari sejumlah kecil orang-orang yang paling berpengaruh di dunia ini, khususnya dalam industri teknologi informasi. Segala ucapan mereka akan mempengaruhi jalannya bisnis teknologi informasi dan bahkan mungkin dunia teknologi secara umum.
Beberapa hari terakhir, hal yang sama terlintas di pikiran saya, yaitu untuk menjadi salah satu individu paling berpengaruh dalam industri teknologi informasi. Saya bermimpi untuk menjadi salah satu dari hanya sejumlah kecil orang yang sangat mempengaruhi arah pergerakan bisnis teknologi informasi masa depan sekaligus menjadi orang dengan bayaran termahal dalam industri teknologi informasi. Saya bermimpi saya akan menjadi salah satu orang yang sangat berharga dalam industri tersebut yang kehadirannya sangat ditunggu-tunggu dan yang setiap keputusannya akan turut mempengaruhi pergerakan industri secara keseluruhan.

Tuesday, 31 May 2011

Menulis: Sebuah Proses Kreatif !

Saya sering mendengar ucapan, “menulis adalah sebuah proses kreatif.” Awalnya saya hanya sekedar mendengar dan karena terlalu sering mendengar, maka saya mempercayainya. Namun hanya mempercayai saja, tanpa pernah membuktikan apakah benar seperti demikian adanya. Tetapi sejak saya mulai semakin aktif menulis artikel bebas untuk mengisi blog saya, maka saya merasakan dan benar-benar meyakini bahwa menulis memang merupakan sebuah proses kreatif. Menulis adalah mengubah gagasan yang melintas dalam pikiran kita menjadi bentuk cerita dalam tulisan yang pada akhirnya dapat dibaca dan diusahakan semudah mungkin dipahami oleh setiap orang yang membacanya.
Semakin aktif menulis, saya juga merasakan bahwa ide-ide tulisan semakin mudah muncul di dalam benak. Saya merasakan ide-ide mengenai topik tulisan semakin mudah hinggap dalam pikiran saya, yang pada akhirnya menjadikan saya semakin produktif dan semakin aktif menulis. Sejak semakin aktif menulis itu pula, akhirnya saya menyadari bahwa ternyata saya sudah menyukai aktivitas menulis sejak saya masih sangat muda. Jika saya tidak salah ingat, saya mulai menyukai membuat tulisan saat saya masih kelas tiga sekolah dasar. Saat itu, saya membaca sebuah buku ilmu pengetahuan alam dan kemudian tertarik untuk menuliskan sedikit isi buku tersebut ke papan tulis kecil yang terdapat di rumah. Memang aktivitas menulis saya saat itu dapat dikatakan sebagai aktivitas menjiplak tulisan orang lain, bukan murni karya saya sendiri, tetapi dari situlah semuanya berawal.

Thursday, 26 May 2011

Inspirasi dari Memasang Galon pada Tempatnya

Siang ini saya semakin meyakini bahwa inspirasi ada dimana-mana dan bisa diperoleh kapan saja, asalkan kita mau jeli dan membuka pikiran lebar-lebar. Inspirasi siang ini saya peroleh dari pengalaman beberapa kali memasang galon air ke tempatnya, yaitu sebuah tempat semacam gentong tapi dalam bentuk yang lebih kecil dan lebih modern (saya yakin banyak dari kita semua yang mengetahui benda tersebut). Saya jarang memasangkan galon pada wadah tersebut, sebab sudah ada orang lain yang bertugas membantu saya untuk melakukannya sehingga saya dapat melakukan aktivitas lain yang lebih penting. Namun terkadang saat tidak ada orang yang dapat membantu, maka saya harus memasangkannya sendiri.
Siang ini, ada orang yang memasangkan galon pada wadahnya penampungnya, sehingga saya tidak perlu memasangnya sendiri. Namun disela-sela menunggu galon air dipasang pada tempatnya, ada sedikit perbincangan mengenai cara memasangkan galon air tersebut dengan benar tanpa mengakibatkan air yang di dalamnya tumpah. Mendengar pembicaraan tersebut, secara tiba-tiba pengalaman saya memasang galon yang sebelumnya pernah saya lakukan memunculkan kembali kesadaran lama yang sebelumnya saya abaikan. Sebelumnya saya telah menyadari, bahwa ketika saya mencoba memasang galon air pada tempatnya dan saya memiliki perasaan ragu apakah saya dapat memasangnya dengan baik tanpa mengakibatkan airnya tumpah atau tidak, justru yang terjadi adalah posisi galon tidak terpasang dengan tepat dan bahkan pernah mengakibatkan airnya tumpah.

Wednesday, 25 May 2011

Kompetisi Kehidupan

Apakah yang kalian pikirkan saat mendengar atau membaca kata ‘kompetisi’ ? Apakah kalian berpikir bahwa kompetisi itu sama dengan bermusuhan ? Jika tidak, apakah pendapat kalian mengenai kompetisi ?
Beberapa tahun lalu, saya pernah mendengar dari salah seorang kawan saya bahwa dia tidak ingin berkompetisi. Dia berpikir untuk apa berkompetisi, bukankah kita tidak saling bersaing. Saat saya mendengar ucapan tersebut, saya hanya mendiamkan saja, sebab saya sendiri saat itu masih belum menemukan argumen untuk menjelaskan definisi kompetisi. Setelah beberapa tahun berlalu dan setelah mengkaji dari dalam kehidupan saya sendiri serta belajar dari pendapat beberapa orang, saya akhirnya menemukan bahwa kompetisi itu baik. Saya menyadari bahwa kompetisi itu penting dan bahwa kompetisi itu tidaklah sama dengan permusuhan. Kita dapat berkompetisi dengan seseorang tanpa harus membencinya dan memusuhinya.

Perbaikan di Sepanjang Jalan


Kehidupan telah, akan, dan selalu mengajarkan banyak hal kepada kita, jika kita memang bersedia belajar darinya.
Kehidupan adalah suatu proses perubahan demi perubahan dan pembelajaran demi pembelajaran di sepanjang jalan kehidupan.
Selama kita masih hidup, akan selalu ada pengalaman demi pengalaman baru yang akan kita dapatkan darinya.
Pengalaman demi pengalaman yang seharusnya menempa kita untuk menjadi lebih baik dan lebih bijak dalam mengarungi kehidupan.

Lebih Baik Tidak Berjanji Daripada Tidak Bisa Menepati !

Pagi ini, saya mendapatkan suatu pemahaman baru yang sangat luar biasa. Suatu pemahaman baru yang begitu menyentak diri saya. Suatu pemahaman yang mengingatkan diri saya tentang pentingnya menepati janji yang telah kita buat.
Saya selama ini menyukai dan selalu menyukai ketika ada sesuatu yang dapat saya kerjakan. Saya menyukai bekerja dan beraktivitas dan sangat tidak menyukai ketika saya hanya menganggur atau berhenti beraktivitas. Namun sejak beberapa bulan lalu serta yang kembali teringat pagi ini, saya mulai belajar untuk tidak mengambil alih seluruh pekerjaan sendirian. Saya belajar untuk menyerahkan atau mengijinkan orang lain untuk mengerjakan atau mengambil alih suatu pekerjaan. Bukannya saya tidak ingin bekerja atau mengerjakannya, tetapi saya telah belajar dan masih terus belajar bahwa adalah lebih baik suatu pekerjaan diambil alih atau ditangani oleh orang lain, daripada saya memaksakan untuk menanganinya namun tidak dapat menyelesaikannya atau menyelesaikannya dengan kualitas yang kurang baik.

Monday, 23 May 2011

Kualifikasi Tim Para Bintang

Hampir dapat dipastikan bahwa kita semua selalu terkagum-kagum saat melihat seseorang dengan kualitas individu yang luar biasa. Hampir dapat dipastikan pula bahwa kita semua juga terkagum-kagum melihat suatu tim yang begitu luar biasa dan memenangkan atau meraih banyak prestasi. Namun tahukah kita bahwa baik individu maupun tim tersebut telah menetapkan standar yang berbeda dalam diri mereka sendiri ? Tahukah kita bahwa mereka semua menetapkan standar yang berbeda daripada standar yang biasa digunakan oleh individu maupun tim yang hanya meraih sesuatu yang biasa-biasa saja ? Mereka semua menetapkan sebuah standar yang mampu mengantarkan meraih banyak hal dalam hidup mereka. Sebuah standar yang mereka hidupi setiap hari, bahkan setiap saat.
Terinspirasi oleh para individu dan tim peraih prestasi terbaik yang pernah saya ketahui, maka saya akhirnya kembali belajar untuk menetapkan sebuah standar bagi diri saya sendiri dan juga bagi individu-individu pilihan yang akan menjadi anggota tim saya. Saya menyebutnya Standar Tim Para Bintang. Standar tersebut akan mampu mengantarkan saya dan seluruh anggota tim saya menjadi sebuah Tim Para Bintang. Berikut kualitas yang harus ada dalam diri saya dan juga para anggota tim saya:

Saturday, 21 May 2011

Pengalaman Saya Menggunakan 3 Browser Berbeda

Para pengguna komputer, khususnya para penggila browsing atau berselancar di internet, tentu saja sudah tidak asing dengan istilah browser. Kemungkinan juga mereka telah pernah mencoba beberapa browser yang ada untuk menemukan browser yang paling cocok bagi mereka. Saya sendiri secara pribadi pernah melakukan hal yang sama. Saya pernah mencoba beberapa jenis browser seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, Flock, dan Internet Explorer. Pada tulisan kali ini saya hanya akan berbagi pengalaman saya menggunakan tiga jenis browser saja yaitu Mozilla Firefox, Google Chrome, dan Opera.
Mozilla Firefox merupakan jenis browser paling sering saya gunakan semenjak saya berpaling dari Internet Explorer. Secara keseluruhan saya menyukai browser ini karena tampilannya yang menyediakan ‘tab’ sehingga hanya dengan membuka satu ‘window’ saja saya dapat membuka beberapa halaman website yang berbeda. Selain itu yang membuat saya tertarik menggunakan browser ini adalah banyaknya add-on (fitur tambahan) yang dapat ditambahkan ke dalam browser ini untuk melengkapi fitur standar yang sudah disediakan. Saya telah cukup lama menggunakan browser ini, kurang lebih selama tiga tahun. Awalnya saya merasa puas dengan browser ini, namun seiring dengan muncul versi yang lebih baru dari Firefox, saya mulai menemukan suatu ketidakpuasan. Ketidakpuasan saya bukan terkait dengan fitur-fitur yang dimiliki oleh browser ini, melainkan pada semakin besarnya ruang memori yang diperlukan untuk menjalankannya. Berdasarkan pengamatan saya selama beberapa waktu, saya menemukan bahwa hanya untuk membuka beberapa tab saja, Firefox telah mengkonsumsi ruang memori hingga lebih dari 150 Mega Bytes. Konsumsi ruang memori tersebut akan semakin bertambah banyak ketika kita melakukan login ke suatu website tertentu atau ketika kita menambahkan beberapa add-on. Saya pernah mengamati bahwa konsumsi ruang memori Firefox dapat mencapai hingga diatas 220 Mega Bytes, hal ini tentu saja dapat menimbulkan masalah bagi para pengguna PC dengan kapasitas memori terbatas.

KumpulBlogger