Monday, 13 December 2010

Keuntungan Mengajar


Seperti yang saya tuliskan di tulisan saya sebelumnya, mengajar merupakan salah satu aktivitas saya akhir-akhir ini. Dari pengalaman selama beberapa bulan mengajar, saya menemukan ada keuntungan yang dapat kita peroleh dari mengajar. Tulisan ini akan membahas secara singkat setiap keuntungan yang berhasil saya temukan.
Keuntungan pertama dari mengajar adalah kita dapat berbagi ilmu pengetahuan atau keterampilan ke orang lain. Mengajar berarti kita berbagi suatu pengetahuan atau keahlian yang sebelumnya pernah kita pelajari ke orang lain yang ingin memiliki pengetahuan atau keahlian yang sama dengan yang kita miliki. Dengan berbagi pengetahuan maupun keahlian tersebut, kita sudah membantu orang lain untuk menjadi lebih baik bagi dirinya sendiri dan secara tidak langsung kita juga sudah membantu mengurangi tingkat kebodohan dari negara kita. Melalui mengajar, kita juga dapat membantu negara kita untuk mengurangi tingkat kemiskinan akibat rendahnya tingkat kemampuan atau pengetahuan setiap individu yang ada di negara ini.

Sunday, 12 December 2010

Nielsen: Yuppie Couple, Segmen Pasar Baru yang Tumbuh

Generasi muda merupakan target pasar yang sangat potensial dan terus tumbuh. Mereka juga memiliki buying power yang lumayan dan bisa menjadi target pasar masa depan.  Bila ditelaah lebih mendalam ternyata ada satu segmen generasi muda yang belum banyak digarap produsen, yaitu Yuppie Couple.

Menurut Yudi Suryanata, Executive Director Consumer Research Nielsen Indonesia, kelompok Yuppie Couple ini jumlahnya tidak banyak hanya 4%-5% dari total populasi. Walaupun demografi kelompok ini hanya terpusat di kota-kota besar Indonesia, tetapi mereka memiliki potensi yang besar untuk digarap.

Yuppie Couple adalah pasangan muda yang baru menikah atau baru memiliki anak (anaknya masih bayi). Usianya tidak lebih dari 30 tahun. Mereka, baik suami maupun istri, memiliki karier yang cukup bagus, minimal level manajemen yunior terutama di bidang pemasaran dan fokus pada karier. Karena itulah pendapatan mereka sedikitnya belasan juta rupiah per bulan per pasangan. Dengan pendapatan sebesar itu dan sikap mereka yang fokus pada karir mereka tidak segan-segan merogoh kantong lebih dalam demi mendapatkan kenyamanan dan hiburan di dalam dan luar rumah.

Profesi atau Pekerjaan


Mengajar atau teach dalam Bahasa Inggris, itulah salah satu aktivitas saya akhir-akhir ini. Sebenarnya, mengajar bukanlah hal yang sempat terpikir akan menjadi salah satu aktivitas atau bisa juga disebut profesi saya. Pada awal saya masuk kuliah, satu-satunya profesi yang terpikir adalah menjadi programmer atau software developer. Namun seiring dengan berlalunya waktu dan seiring dengan bertambahnya wawasan atau pengetahuan saya, saya menemukan sejumlah profesi lain yang ternyata juga menarik, menantang, dan bermanfaat bagi setiap orang yang berhubungan dengan profesi tersebut maupun bagi saya sendiri. Beberapa profesi yang saya temukan seiring dengan perjalanan saya selama kuliah dan hingga sekarang antara lain pembicara motivasional, pembicara teknologi informasi dan komputer, penulis buku maupun artikel, pengajar, programmer, konsultan teknologi informasi, pebisnis, pelatih pengembangan kepribadian, serta manajer sumber daya manusia. Itulah semua profesi yang telah saya ketahui sampai sejauh ini dan yang menarik bagi saya pribadi.
Pengetahuan yang saya peroleh mengenai sejumlah profesi yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya tersebut adalah manfaat lain yang berhasil saya dapatkan selama saya kuliah. Suatu manfaat atau pengetahuan lain yang saya berhasil saya peroleh selain pengetahuan tentang ilmu komputer dan pemrograman. Memang pengetahuan tersebut tidaklah diajarkan di kampus, tetapi saya pelajari sendiri dari hasil membaca buku maupun informasi yang ada di media cetak atau media online. Namun, tetap harus saya akui bahwa saya tidak akan mungkin mendapatkan sejumlah pengetahuan tambahan tersebut jika saya tidak menempuh pendidikan hingga bangku kuliah. Selama dalam perjalanan saya di bangku kuliah itulah saya belajar banyak hal baru yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya.

Bintang Laut Bisa Jadi Obat Asma

Penyakit asma selama ini diketahui belum ada obat yang bisa menyembuhkannya, begitu pula dengan radang sendi atau arthritis. Tapi studi terbaru dari ilmuwan kelautan menunjukkan bahwa bintang laut bisa menjadi obat untuk penderita asma dan radang sendi.

Sebuah tim peneliti dari Scottish Association for Marine Science telah mempelajari substansi atau bahan berlendir yang melapisi tubuh bintang laut berduri.

Peneliti menemukan bahwa bahan licin pada bintang laut lebih baik dari Teflon untuk menghentikan puing-puing menempel pada tubuh bintang laut, sehingga bisa menjaga kebersihannya.

Dan peneliti percaya bahwa bahan tidak lengket ini dapat dijadikan senjata baru yang penting untuk mengobati penyakit inflamasi atau peradangan seperti asma dan radang sendi.

Penyakit peradangan seperti asma dan radang sendi merupakan kondisi yang terjadi ketika respon alami tubuh terhadap infeksi dipercepat diluar kendali.

Dr-Eng Eniya Listiani Dewi, Mengubah Hidrogen Menjadi Listrik

Listrik yang dihasilkan dengan tenaga uap, air dan bahan bakar minyak itu sudah biasa. Tapi bagaimana jika energi untuk kebutuhan sehari-hari dihasilkan dari gas hidrogen?

Adalah Dr-Eng Eniya Listiani Dewi (36) yang mewujudkan rekayasa teknologi sel bahan bakar (fuel cell), yakni sumber energi alternatif penghasil listrik yang ramah lingkungan, dengan hanya mereaksikan gas hidrogen dengan oksigen secara elektrokimia.

"Dari proses itu maka diperoleh listrik, panas dan air murni, tanpa suara, tanpa emisi dan fleksibel dengan berbagai macam ukuran sesuai kebutuhan," kata Eniya, peraih Penghargaan Habibie Award 2010 di bidang Ilmu Rekayasa.

Hal itu disampaikannya usai acara penyerahan Habibie Award di Hotel Sultan, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (30/11/2010).

Eni, sapaan akrabnya, awalnya tidak menyangka akan mendapatkan Habibie Award. Sebab, katanya, persyaratan untuk meraih penghargaan itu cukup sulit, disamping tentunya komitmen, dedikasi dan pencapaian.

Microsoft Mengincar Twitter?

Steve Ballmer, CEO Microsoft
CEO Microsoft Steve Ballmer dilaporkan mengadakan pertemuan dengan CEO Twitter Dick Costolo, dalam sebuah acara santap pagi di San Francisco.

Tak ada satu pihak pun yang membocorkan topik diskusi mereka. Namun berdasar rumor yang berkembang, kedua belah pihak membicarakan masalah kemitraan bisnis. Sayangnya baik Microsoft atau Twitter tetap menutup mulut rapat-rapat hasil pembicaraan.

Kira-kira apa yang dibicarakan kedua CEO tersebut? Kita tahu bahwa Microsoft dan Twitter merupakan dua perusahaan yang berbeda pangsa pasarnya. Menjadi mitra bisnis bahkan akuisisi bisa saja dilakukan kedua perusahaan untuk memperluas pasar masing-masing.

Di satu sisi, Microsoft sebagai raksasa IT kini sedang getol-getolnya membangun jaringan sosial, sebagai wujud dari peningkatan layanan online mereka. Di sisi lain, Twitter memiliki pasar yang sangat besar. Tapi masalahnya, formula bisnis mereka belum dianggap meraup keuntungan besar. Lantas apakah benar rumor panas Twitter bakal diakuisisi Microsoft benar?

'Jakarta Punya Rumah Robot Terbesar di Dunia'

Ingin menciptakan sebuah wahana bermain yang mendidik, Robotic Explorer menciptakan sebuah rumah robot yang diklaim sebagai terbesar di dunia.

Dalam rumah robot tersebut, pengunjung bisa mendapatkan semua hal yang diperlukan untuk membangun robot, mulai dari teori dasar hingga tahap produksi.

Wahana yang juga disebut-sebut pertama di dunia itu mengambil tempat di Mal Thamrin City seluas 2400 meter persegi. Rumah robot ini diharapkan bakal terus dipadati pecinta robot, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

"Rumah robot merupakan ajang bermain sekaligus belajar bagi pecinta robot. Di dalamnya ada beberapa ruangan yang bisa mengajarkan tahap membuat robot," ujar Jully Tjindrawan, pendiri Robotic Explorer, di Thamrin City, Sabtu (11/12/2010).

Robot Pemijat Hilangkan Pegal di Badan

Ada banyak robot dengan kemampuan unik, bentuknya pun beragam. Kali ini, hadir robot mungil beroda yang pintar memijat. Jadi ketika Anda lelah, robot ini akan berjalan di punggung, tangan atau bagian tubuh lainnya untuk menghilangkan pegal.

Dilansir PC World dan dikutip detikINET, Rabu (01/12/2010), robot bernama WheeMe ini memiliki bobot yang ringan, kurang dari 330 gram.

WheeMe secara otomatis bergerak menjelajahi segala medan di tubuh tanpa terjatuh atau hilang keseimbangan dan tidak berisik. Kemampuan ini berkat teknologi sensor kemiringan yang tertanam di tubuhnya.

Mungkin Anda meragukan pijatan WheeMe mengingat ukuran tubuhnya yang mungil? Tunggu dulu, hasil uji coba menyebutkan WheeMe bisa memberikan pijatan nyaman di tubuh, layaknya di spa atau salon pijat. (sumber: www.detik.com).

KumpulBlogger