Saturday, 26 October 2013

Chief Executive Officer

Bagi setiap orang yang pernah bekerja pada suatu perusahaan maupun bagi para pemilik bisnis, istilah Chief Executive Officer atau biasa disingkat CEO ini tentu bukanlah yang asing lagi. Saat ini istilah ini mulai jauh lebih sering digunakan oleh banyak individu maupun organisasi di negeri ini untuk menyebut suatu posisi yang sangat amat penting dalam suatu perusahaan. Posisi yang demikian penting karena akan mempengaruhi seluruh jalannya organisasi bisnis perusahaan.
Chief Executive Officer (CEO) merupakan posisi tertinggi dalam jajaran eksekutif suatu perusahaan atau bisnis. Posisi ini demikian bergengsi, namun juga penuh dengan tuntutan dan tanggung jawab yang amat besar dalam jalannya operasional bisnis suatu perusahaan. Istilah CEO sejumlah variasi disesuaikan dengan bahasa atau negara yang menggunakannya. Pada negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris British (British English) istilah ini umumnya disebut dengan MD (Managing Director), sementara dalam bahasa Indonesia istilah ini memiliki kesamaan dengan istilah Direktur Utama atau terkadang cukup Direktur saja.
CEO bertanggung jawab terhadap Dewan Direksi atau Dewan Direktur, sebab pada umumnya tugas atau tanggung jawab seorang CEO ditentukan oleh Dewan Direktur. Secara umum tugas seorang CEO adalah menentukan arah atau visi ke depan perusahaan, pengambilan keputusan-keputusan strategis perusahaan, komunikator atau penghubung dengan pihak di luar perusahaan khususnya dengan pemegang saham maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan kesuksesan bisnis dan operasional perusahaan, pemimpin perusahaan, pengelola perusahaan, dan juga sebagai pengawas eksekusi kebijakan maupun strategi bisnis perusahaan. Jadi, ringkasnya dapat dikatakan bahwa seorang CEO adalah penentu utama kehidupan (arah) suatu perusahaan yang dipimpinnya.

Mengingat pentingnya posisi seorang CEO dalam suatu perusahaan, maka tidaklah salah jika posisi ini mensyaratkan kualifikasi individu yang tinggi serta pengalaman yang memadai agar seseorang dapat menduduki posisi sebagai seorang CEO. Oleh karena peranan dan tanggung jawab yang demikian besar yang harus ditanggung oleh seorang CEO, maka tidaklah salah pula apabila kompensasi yang diberikan kepada seorang CEO jumlahnya amat besar setiap tahunnya. Kompensasi yang diberikan kepada seorang CEO, seringkali tidak hanya sekadar berupa gaji, namun ditambahkan pula kepemilikan saham perusahaan dalam jumlah tertentu. Terkadang, hal tersebut masih ditambahkan pula dengan sejumlah tunjangan serta fasilitas istimewa yang kerap diberikan kepada seorang CEO, yang dapat berupa tunjangan perjalanan, tunjangan kesehatan diri dan keluarga, mobil dinas mewah, dan sebagainya.
Dalam menjalankan tugasnya yang banyak dalam menjalankan serta mengawasi jalannya operasional bisnis suatu perusahaan, seorang CEO biasanya dibantu oleh sederetan eksekutif lainnya yang berada di bawah pimpinannya dan secara otomatis bertanggung jawab kepada CEO, yaitu antara lain Chief Financial Officer, Chief Marketing Officer, Chief Technology Officer, Chief Operating Officer, Chief Information Officer, dan beragam lagi posisi manajemen level ‘C’. Selain itu, biasanya seorang CEO juga dibantu oleh seorang asisten atau sekretaris pribadi yang membantu sang CEO dalam mengatur atau mengingatkan jadwal kerja, rapat, pertemuan, dan sebagainya.
Itulah sekilas mengenai apakah jabatan CEO itu, tanggung jawab seorang CEO, peranan seorang CEO, dan segala sesuatu lainnya tentang CEO. Saya dahulu berpikir menjadi seorang CEO atau pemimpin secara umum itu enak, namun seiring dengan berjalannya waktu serta bertambahnya pengetahuan serta wawasan melalui pemahaman teori maupun praktek langsung, akhirnya saya menyadari bahwa menjadi seorang CEO atau pemimpin secara umum itu tidak selalu mudah dan enak. Banyak sekali hal yang harus dipertanggungjawabkan oleh seorang CEO maupun pemimpin kepada pihak-pihak yang telah mempercayakan jabatan serta tanggung jawab tersebut kepada dirinya. Menjadi seorang CEO atau pemimpin itu artinya menjadi ‘penanggung jawab’ atas nasib atau kehidupan banyak pihak yang berada di bawah wewenang dan pimpinannya. Jadi masihkah Anda ingin menjadi seorang CEO atau pemimpin ? Itu semua adalah soal pilihan hidup dari masing-masing kita secara pribadi.

Tickerbar

KumpulBlogger