Friday, 7 January 2011

Tak Menunggu Sempurna

Jauh sebelum saya membuat tulisan ini, saya sudah sangat sering membaca melalui buku ataupun mendengar secara langsung beberapa ‘petuah’ mengenai kesempurnaan. Sudah cukup banyak yang mengajarkan atau mengucapkan bahwa kita tak perlu menunggu sesuatu untuk menjadi sempurna atau baik baru kita mulai bergerak atau mengerjakan sesuatu yang harus kita kerjakan. Ya, saya sangat sering mendengarnya, namun baru beberapa hari sebelum tahun 2010 berakhir saya benar-benar meresapi serta menyadarinya dalam kehidupan saya sendiri.
Saya akhirnya sadar serta benar-benar meresapinya bahwa kita tak perlu menunggu kesempurnaan datang atau muncul sebelum kita memulai sesuatu, tetapi kita harus segera memulainya dan dengan demikian kita dapat secara perlahan-lahan atau bertahap tetapi pasti untuk menjadikan sesuatu yang kita kerjakan sempurna. Hal itu saya sadari ditengah-tengah saya sedang membuat suatu tulisan. Saya tiba-tiba sadar bahwa saat saya menulis, tulisan yang saya buat belum tentu langsung enak atau mudah untuk dibaca. Terkadang setelah saya selesai menulis dan kemudian memutuskan untuk mengkoreksi atau membaca ulang tulisan tersebut, saya menemukan sejumlah kesalahan kecil. Kesalahan-kesalahan tersebut dapat berupa kesalahan ketik maupun kesalahan saya dalam menyusun setiap kata dalam suatu kalimat.
Dari kejadian tersebut, saya seolah-olah tersentak dan diingatkan akan ‘petuah’ bahwa kita tak perlu menunggu sempurna untuk memulai segala sesuatu yang harus atau perlu kita mulai. Justru dengan memulai kita dapat belajar serta mulai untuk menjadikan apa yang kita kerjakan sempurna. Hanya dengan memulailah kita dapat mulai mengetahui apa yang bagus, tepat, sesuai, berfungsi, tidak berfungsi, dan sebagainya sehingga akhirnya kita dapat belajar untuk memperbaiki atau menemukan suatu cara atau teknik yang lebih baik atau lebih tepat. Ya, hanya dengan memulai saja kita dapat belajar menyempurnakan setiap karya kita buat atau setiap pekerjaan yang kita kerjakan.
Dari kesadaran tersebut, saya memutuskan bahwa saya harus selalu berusaha untuk membiasakan diri saya untuk tidak lagi menunggu situasi yang tepat atau kondisi yang sempurna, tapi segera saja bertindak sambil menyempurnakan segala sesuatunya sambil berjalan. Ya, saya harus segera bertindak untuk menjadikan segala sesuatunya sempurna. Hanya dengan segera bertindak pula kita dapat segera mengetahui apa yang berfungsi dengan benar dan apa yang tidak. Kita harus segera bertindak untuk memperoleh apa yang kita inginkan atau untuk mengetahui apakah teknik-teknik atau cara-cara yang ada dalam pikiran kita dapat bekerja dengan tepat atau tidak. Kita harus segera bertindak tanpa lupa untuk merencanakan terlebih dahulu tindakan kita.

Tickerbar

KumpulBlogger