Friday, 24 June 2011

THERE’S NO COMPROMISE !

Saya masih dan akan selalu belajar, sebab saya tidak pernah puas atas setiap apa yang pernah saya raih dalam hidup. Saya mensyukuri segala sesuatu yang ada, namun saya belajar memaksa diri saya sendiri untuk tak akan pernah puas dan terus berupaya mencapai sesuatu yang lebih dan lebih lagi. Saya telah belajar bahwa kepuasan adalah awal kehancuran serta penurunan kinerja. Kepuasan menjadi awal dari adanya kompromi terhadap segala sesuatu, khususnya terkait dengan kualitas hasil kerja kita.
Saya akui, bahwa beberapa tahun lalu saya pernah berkompromi terhadap terlalu banyak hal dalam hidup saya. Saya mengkompromikan hasil kerja yang tidak bagus. Saya membuat toleransi untuk kualitas yang rendah atau kurang baik. Saya menoleransi segala hal yang tidak benar, segala hal yang tidak baik, dan segala hal yang tidak disiplin, yang pada akhirnya berimbas terhadap beberapa aspek kehidupan saya sendiri. Tapi semua itu sudah berlalu, dan saya tidak akan pernah membiarkan hal tersebut tetap menghantui saya selamanya. Saya telah melupakan semua standar rendah tersebut sejak akhir tahun lalu, dan mulai awal tahun ini saya belajar serta kembali melatih diri untuk dapat terus dan terus menanjak dalam segala hal. Saya berlatih disiplin diri, berlatih kembali untuk memimpikan hal-hal besar, berlatih kembali untuk fokus dan konsentrasi dalam mengejar seluruh impian, berlatih kembali untuk terus menghasilkan kinerja yang meningkat dari hari ke hari, berlatih untuk tidak berkompromi dengan standar yang rendah, berlatih untuk membenci hasil kerja yang tidak maksimal, dan masih banyak latihan demi latihan yang perlu terus saya jalani untuk kembali ke puncak kemenangan.
Akhir-akhir ini pula, saya kembali belajar dari para orang-orang hebat diseluruh dunia, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Saya juga belajar dari para jawara-jawara di segala bidang kehidupan. Orang-orang yang telah berhasil memimpin dirinya menjadi pemenang dalam hidup, mereka yang telah berhasil mengatasi segala rintangan serta tantangan yang menghalangi mereka meraih impian. Saya belajar dari mereka semua yang telah berhasil meraih hal-hal hebat dalam hidup mereka melalui perjuangan keras, disiplin seorang bintang, standar hidup serta kerja yang tidak biasa, mereka yang benar-benar memegang nilai-nilai serta prinsip-prinsip yang terbukti mampu menjadikan mereka pemenang dalam kehidupan mereka sendiri.
Saya telah belajar serta akan terus mengingatkan diri saya sendiri bahwa kompromi terhadap hal-hal tidak baik atau kompromi terhadap standar yang rendah, akan menjadi awal kehancuran serta menurunnya prestasi kita. Jadi pada intinya, jika saya (dan kita semua) ingin kembali menjadi seorang peraih prestasi dalam kehidupan serta menjadi individu-individu yang tidak hanya dilahirkan sebagai pemenang, melainkan benar-benar memenangkan pertarungan demi pertarungan kehidupan, maka kita perlu mengawalinya dengan memiliki pola pikir yang berbeda dibandingkan dengan mereka yang hanya ingin sekedar hidup atau mereka yang hanya sekedar bekerja, sekedar bergerak, mereka semua yang hidup dengan standar ala kadarnya. Saya telah dan masih terus belajar bahwa pikiran memegang kendali atas segala hal yang terdapat hidup kita, terhadap prestasi yang kita raih, terhadap kemenangan maupun kegagalan kita, dan banyak hal lain dalam hidup.
Jika kita tetap ingin benar-benar menjadi individu yang luar biasa, maka kita perlu terus mengingatkan serta memaksa diri kita sendiri untuk terus berpikir dengan cara yang berbeda, menghasilkan kualitas kerja yang excellent, tidak pernah puas serta selalu ingin meningkat dalam segala hal setiap harinya, dan tidak pernah berkompromi dengan hal-hal yang tidak baik. Kita perlu selalu belajar mengarahkan diri serta kehidupan kita pada pencapaian hasil serta kualitas kerja yang luar biasa. Kita perlu standar dengan yang luar biasa untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Dan pada akhirnya, there’s no compromise !

Tickerbar