Sunday, 28 March 2010

The Why Gifts that God Give for You is The Why that God Want You To Do

Sebuah judul yang sangat panjang. Judul tulisan kali ini sebenarnya merupakan judul atau tema khotbah yang dibawakan oleh Pastor David dari Perth Australia. Sebuah khotbah yang indah dan memantik semangat dari dalam diri untuk meledak keluar dan bersinar atau berkilau. Berikut isi khotbah yang saya tulis menggunakan bahasa saya sendiri, selamat membaca dan tetap bertumbuh dalam Tuhan.

Tuhan menciptakan kita bukan secara acak atau karena sekedar karena dia ingin punya ciptaan atau karya. Dia ciptakan kita secara unik sebab Dia telah jadikan sebagai produk-Nya yang asli. Dia menciptakan kita dengan suatu tujuan yang besar. Ketika Dia ciptakan kita, Dia tidak hanya sekedar mencipta tetapi Dia juga melengkapi kita dengan talenta-talenta yang dapat kita gunakan untuk melayani-Nya.

Setiap kita telah dilengkapi dengan talenta-talenta yang unik. Oleh karena itu kita perlu mengetahui setiap talenta yang telah Tuhan tanamkan dalam diri kita. Dengan mengetahui talenta-talenta yang ada pada diri kita, hal ini akan membantu kita untuk menghindari stress sebab kita akan berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Ada 3 hal yang Tuhan ingin untuk kita lakukan yaitu menemukan talenta kita, mengembangkan talenta kita, dan menggunakannya untuk memuliakan Dia.

Talenta yang kita miliki hendaknya juga kita pergunakan sebaik mungkin untuk kebaikan orang lain. Kita juga bisa mempergunakan talenta kita untuk melakukan pekerjaan yang sesuai dengan talenta kita. Bekerja sesuai dengan talenta yang ada pada diri kita sangat penting sebab hal ini akan membantu agar tidak menghabiskan waktu yang kita miliki dalam hidup dengan sia-sia. Ketika kita bekerja atau melakukan suatu aktivitas yang tidak sesuai dengan talenta yang ada pada kita, kita tidak akan pernah meraih hasil maksimal, maka seolah-olah kita sudah membuang dengan percuma waktu yang kita miliki dalam hidup.

Mengetahui talenta yang kita miliki dalam diri kita juga mempunyai beberapa manfaat, diantaranya kita akan berhenti mengukur diri kita atau membanding-bandingkan dengan orang lain yang sudah pasti memiliki sesuatu yang berbeda dengan kita. Hal ini secara sadar maupun tidak sadar biasa kita lakukan, sebab lingkungan kita telah mengajari kita untuk selalu membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Padahal sebaliknya Tuhan memiliki rencana yang berbeda untuk kita maupun untuk orang lain. Oleh karena itu, kita harus belajar untuk berhenti mengukur diri kita terhadap orang lain. Kegiatan mengukur diri terhadap orang lain juga mengakibatkan kita berbuat jahat terhadap mereka, sebab kita telah menjadikan mereka sebagai saingan kita.

Kegiatan membanding-bandingkan diri ini juga akan membuat kita tidak akan pernah bisa merasa gembira dalam hidup serta tidak dapat menikmati hidup kita. Guna membantu kita agar berhenti membanding-bandingkan diri, kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengenal semua talenta yang ada pada diri kita. Dengan mengenal talenta kita, maka kita bisa mengalihkan fokus kita pada pengembangan talenta yang kita miliki daripada sekedar membandingkan diri dengan orang lain. Namun, bagi beberapa orang mengenal talenta diri sendiri tidak mudah, hal ini dibuktikan dengan adanya profesi pemandu bakat atau semacam psikolog yang membantu untuk mengenali talenta atau bakat yang seseorang miliki. Beberapa cara yang dapat kita gunakan untuk membantu mengenali talenta kita antara lain mengetahui hal apa yang dapat kita lakukan dengan baik sebab disitulah letak kemampuan utama kita, mengetahui suatu kegiatan yang membuat kita merasa terus tertarik atau tertantang untuk menyelesaikan kegiatan tersebut, mengetahui suatu kegiatan yang dapat membuat semangat kita terus hidup atau seolah-olah dengan melakukan kegiatan tersebut kita seperti diisi ulang dengan tenaga baru serta membuat membuat semangat kita terus menyala.

Mengetahui talenta kita juga akan membantu kita untuk menjadi orang sukses sesuai dengan definisi sukses dari Tuhan. Sukses bukanlah mencoba meraih sesuatu seperti yang orang lain raih, melainkan sukses adalah menjadi seperti yang Tuhan inginkan kita menjadi (being what God want we to be). Sukses juga berarti mengetahui siapa diri kita sebenarnya dan melayani Dia sesuai dengan talenta yang sudah Dia beri.

Setelah mengetahui talenta yang kita miliki, berikutnya kita juga perlu mengetahui apa yang Tuhan ingin kita lakukan dengan talenta kita. Hal pertama yang Tuhan ingin kita lakukan dengan talenta kita adalah mengembangkan talenta yang telah Dia tanam dalam diri kita. Tuhan telah berikan kepada kita masing-masing talenta yang unik maka sekarang menjadi tanggung jawab kita untuk mengembangkan talenta kita tersebut sampai mencapai kualitas atau tingkat yang terbaik. Hal kedua yang Dia ingin kita lakukan adalah menggunakan talenta kita untuk melayani orang lain.

Ya, seluruh tulisan diatas adalah isi dari khotbah yang saya dengarkan hari ini (Sabtu 27 Maret 2010). Khotbah ini menambah wawasan saya mengenai talenta, apa yang perlu kita lakukan dengan talenta yang sudah kita miliki, dan juga mengenai definisi sukses yang lebih baik. Sebagai pelengkap untuk khotbah ini, diberikan dua bacaan Alkitab yaitu Roma 12 ayat 2-8 dan Yakobus 3 ayat 16. Sekian dan semoga berguna !

Tickerbar

KumpulBlogger