Friday, 28 October 2016

Fakta-Fakta Pesawat Terbang Yang Belum Kita Ketahui

Fakta-Fakta Pesawat Terbang Yang Belum Kita Ketahui
Fakta-Fakta Pesawat Terbang Yang Belum Kita Ketahui
(ilustrasi. sumber: www.google.com)
Pesawat terbang atau pesawat udara yang ditemukan pertama kali pada 17 Desember 1903 oleh dua orang bersaudara, Orville Wright dan Wilbur Wright, saat ini telah menjadi salah satu sarana transportasi yang banyak kita pakai untuk menunjang aneka ragam kegiatan atau aktivitas kita. Tapi saya tidak banyak dari kita yang tahu fakta-fakta yang sebenarnya tentang pesawat yang biasa kita tumpangi. Saya pun juga tidak tahu dan baru kali ini tahu. Semua yang ditulis di postingan ini bersumber dari www.kompas.com dengan penyesuaian kalimat atau bahasa. Semoga bermanfaat bagi kita.

Berikut fakta-fakta pesawat terbang yang belum kita ketahui:
-- Pesawat ternyata didesain anti petir
Saya yakin, kita semua tentu pernah dan mungkin selalu merasa was-was saat naik pesawat, khususnya kalau pesawat yang kita tumpangi melewati kumpulan awan yang hitam pekat atau ketika kita mendengar dari kru kokpit bahwa pesawat akan melewati awan hitam atau mendung. Tapi ternyata yang kita tidak tahu bahwa pesawat terbang didesain anti petir.

Berdasarkan statistik, setiap tahunnya ada satu pesawat yang tersambar petir. Satu jam diantara 1000 jam penerbangan juga terdapat pesawat yang tersambar petir. Walaupun begitu, sejak tahun 1963 sampai sekarang, belum pernah ada pesawat yang terjatuh karena tersambar petir. Hal ini dikarenakan adanya teknologi anti petir yang dipasangkan pada badan pesawat sehingga setiap petir menyambar energi listrik yang ada dalam petir dialirkan disekujur badan pesawat dan kemudian dilepaskan ke udara bebas tanpa menyebabkan sedikitpun kerusakan.

-- Tak ada kursi yang paling aman dalam pesawat
Menurut federasi penerbangan internasional (FAA), ternyata di dalam pesawat terbang tidak ada kursi atau posisi duduk yang paling aman. Setiap penumpang yang duduk di kursi manapun di dalam pesawat memiliki resiko yang sama apabila terjadi kecelakaan pesawat.

-- Beberapa pesawat memiliki kamar tidur kecil di dalamnya
Dalam kondisi penerbangan jarak jauh, setiap awak kabin bisa bekerja hingga 16 jam dalam sehari. Untuk menjaga agar awak kabin tidak sampai kelelahan, beberapa jenis pesawat terbang seperti Boeing 777 dan 787 Dreamliner memiliki kamar tidur kecil.

Kamar tidur kecil tersebut terdapat dalam suatu ruangan "rahasia" yang dapat diakses melalui tangga yang hanya diketahui oleh para awak kabin. Ruangan tersebut bisa memuat 6-10 kasur yang bisa dimanfaatkan awak kabin untuk beristirahat.

-- Ban pesawat terbang didesain anti pecah
Kita mungkin pernah mendengar atau melihat di media massa berita mengenai pesawat yang terperosok keluar landasan dengan alasan ban pesawat pecah atau rusak. Tapi ternyata yang kita tidak tahu adalah ban pesawat terbang didesain untuk anti pecah dan bahkan mampu menahan beban hingga 38 ton.

-- Mengapa lampu kabin pesawat selalu dimatikan saat hendak mendarat ?
Kita mungkin sadar atau tidak bahwa setiap hendak mendarat seluruh lampu selalu dimatikan dan kita diminta untuk membuka penutup jendela pesawat. Apa alasannya ? Ternyata hal itu membiasakan mata kita dengan kondisi kabin yang sedikit remang-remang atau gelap sehingga nantinya apabila ternyata pendaratan pesawat tidak mulus terjadi gangguan yang otomatis pula sistem listrik di pesawat padam, mata kita telah terbiasa dengan kondisi tersebut dan masih dengan mudah melihat sekeliling untuk kemudian keluar dari pesawat. Penutup jendela juga harus dibuka supaya kita tahu kondisi disekitar yang terdapat diluar pesawat.

-- Apakah fungsi lubang kecil yang ada di jendela pesawat ?
Nah, hal yang satu ini pasti tidak pernah kita perhatikan atau ketahui. Saya pun juga tidak pernah tahu walaupun sudah beberapa kali naik pesawat. Lubang kecil ini diletakkan di bagian bawah jendela pesawat dan berfungsi sebagai pengatur tekanan udara di dalam kabin pesawat.

Jendela pesawat umumnya memiliki tiga lapisan. Lapisan terluar berfungsi sebagai pelindung kabin dan sekaligus sebagai pengatur tekanan udara di dalam kabin. Namun karena sesuatu hal, lapisan terluar ini bisa saja rusak dan apabila itu terjadi maka lapisan kedua tidak lagi memiliki pelindung. Untuk mencegah lapisan kedua juga rusak, itulah fungsi lubang kecil yang ada di bagian bawah jendela pesawat.

-- Rasa makanan di dalam pesawat umumnya hambar
Kalau yang ini saya benar-benar tidak tahu. Selain karena belum pernah mencicipi makanan pesawat atau makan selama penerbangan, juga karena jarak penerbangan yang pernah saya tempuh sejauh ini selalu penerbangan jarak dekat. Rasa makanan yang hambar tersebut ternyata tidak dipengaruhi oleh juru masak atau yang lainnya, tetapi lebih karena suasana atau karena kondisi lingkungan di dalam kabin lah penyebabnya.

-- Masker oksigen
Pramugari atau pramugara pesawat selalu memberitahu kita mengenai benda penyelamat satu ini. Masker oksigen akan turun secara otomatis apabila tekanan udara di dalam pesawat menurun drastis dan dapat kita gunakan. Namun ternyata ada yang tidak kita ketahui soal masker oksigen ini yaitu masker oksigen tersebut hanya menyediakan oksigen yang dapat dihirup selama sekitar 15 menit saja. Nah oleh karena itu, masker oksigen hanya cocok untuk insiden di dalam pesawat yang sifatnya jangka pendek atau sementara saja. Selain itu kita juga harus belajar menggunakan dan mengatur pemakaian oksigen dari masker tersebut dengan baik.

Itulah beberapa hal atau fakta-fakta pesawat terbang yang belum kita ketahui. Semoga semua yang saya sharingkan di posting kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan supaya tidak perlu terlalu takut lagi apabila diharuskan atau butuh naik pesawat untuk menopang kegiatan kita sehari-hari. Sekian.

Tickerbar

KumpulBlogger