Saturday, 11 June 2016

Hal Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Jika Menunda Berbuka Puasa

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan hikmah. Pada bulan ini, biasanya umat Muslim di seluruh dunia menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan. Salah satu anjuran yang terdapat Hadits terkait dengan puasa dan berbuka puasa adalah menyegerakan berbuka puasa segera setelah waktunya tiba. Ternyata, selain anjuran agama, menyegerakan berbuka puasa juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.
Menunda-nunda berbuka puasa hanya akan menyebabkan masalah kesehatan. Berikut beberapa masalah kesehatan yang mungkin timbul sebagai akibat menunda berbuka puasa menurut penuturan Dr. Johanes Casay Candrawinata, MND, SpGK seorang dokter spesialis gizi dari Melinda Hospital. Mari disimak.

Kadar Gula Darah Menurun (Hipoglikemia)
Dalam kondisi normal, kadar gula darah tubuh kita adalah 70-110 mg / dL. Kadar gula darah yang rendah mengakibatkan berbagai sistem organ tubuh mengalami kelainan fungsi.
Ketika kita sedang tidak berpuasa, makanan yang masuk ke dalam tubuh akan diolah oleh tubuh dan diubah menjadi suatu zat tertentu, salah satunya glukosa. Glukosa adalah sumber energi otak yang utama. Menurunnya kadar glukosa akan menyebabkan terjadinya gangguan fungsi pada otak.
Gejala lain yang muncul sebagai akibat kekurangan glukosa adalah kelemahan, pusing, kelelahan, konsentrasi yang buruk, berkeringat, gemetar, ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas fisik, sakit kepala, dan jantung berdebar.
Saat cara berbuka puasa yang dilakukan sudah benar, akan tetapi kadar gula darah masih rendah, maka segera batalkan puasa dan hubungi dokter.

Tubuh Lebih Dehidrasi
Dengan tidak adanya cairan yang masuk ke dalam tubuh, mulai dari sahur hingga berbuka, maka tubuh bisa memasuki fase dehidrasi. Semakin menunda berbuka puasa, maka tubuh akan semakin dehidrasi.
Dehidrasi dapat menyebabkan disorientasi otak dan mengganggu kerja organ secara keseluruhan. Segera minum air putih atau jus buah segar segera setelah tanda waktu berbuka terdengar. Perbanyak pula minum air putih dari sejak saat berbuka hingga sahur.

Gastritis
Sakit lambung atau gastritis terjadi sebagai akibat dari asam lambung mengalami kontak lebih lama dengan dinding lambung.
Cara untuk menghindari atau mencegah gastritis adalah dengan menyegerakan berbuka puasa serta menjaga agar tidak makan berlebih. Pastikan banyak mengkonsumsi air putih dan makanan kaya serat untuk menetralkan keasaman asam lambung dan membuat kita kenyang tanpa makan berlebihan.

Tickerbar