Saturday, 22 September 2012

Nasib Kita Di Tangan Siapa ?


Hi, apa kabar semua pengunjung setia blog Action Man ini ? Tulisan terbaru untuk kalian semua dan untuk kita renungkan bersama di pagi hari ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Nasib, kita sering mendengar kata ini dituliskan maupun diucapkan bukan ? Kita sering mendengar banyak hal seputar, mulai nasib baik, nasib buruk, nasib mujur, dan sebagainya. Kita juga seringkali mengaitkan kesuksesan atau kegagalan seseorang atau diri kita sendiri dengan nasib atau keberuntungan. Benar demikian bukan ?
Pertanyaannya, jika memang benar nasib itu ada dan tingkat sukses atau gagal kita dipengaruhi oleh nasib atau kemujuran, siapakah yang bertanggung jawab terhadap nasib kita ? Beberapa waktu lalu, saya membaca sebagian dari buku pengembangan yang diri yang menurut saya luar biasa bagus. Buku tersebut berjudul, Master Your Mind Design Your Destiny yang ditulis oleh seorang motivator dan sekaligus pengusaha asal Singapura, Adam Khoo. Saya menyebutkan judul dan pengarang buku tersebut bukan untuk mempromosikannya dengan alasan apapun, kecuali bahwa buku tersebut memang bagus dan kemungkinan besar dapat memberikan manfaat bagi kalian.
Dalam buku Master Your Mind Design Your Destiny, sang penulis menyebutkan bahwa kita adalah orang yang bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Kita bertanggung jawab terhadap pikiran kita, ucapan kita, tindakan kita, kesuksesan maupun kegagalan yang kita raih, tingkat pemahaman orang lain terhadap diri kita maupun ucapan dan tindakan kita. Pada intinya kita semua memegang tanggung jawab penuh terhadap segala yang kita dapatkan, rasakan, pikirkan, maupun yang orang lain rasakan atau pikirkan terhadap diri kita.

Apa yang disebutkan dalam buku tersebut memberi pelajaran yang berharga bagi diri saya secara pribadi, sebab sampai sejauh ini, saya terkadang masih menyalahkan orang lain atas sesuatu yang terjadi pada diri saya. Saya beranggapan bahwa atas segala hasil baik maupun buruk yang saya dapatkan (khususnya hasil buruk) dalam hidup, mereka turut memegang tanggung jawab atau kendali atasnya. Namun setelah membaca buku tersebut, saya seolah disadarkan bahwa tanggung jawab penuh atau terbesar atas segala yang terjadi dalam hidup saya dan kalian adalah diri kita sendiri. Kita lah yang menentukan apa saja yang akan terjadi dalam hidup, hasil-hasil yang kita raih, sampai persepsi orang lain terhadap diri kita.
Setelah mengetahui kebenaran atau pengajaran yang baik tersebut, secara perlahan mulai belajar untuk mengambil alih kembali tanggung jawab penuh atas hidup saya dan hasil-hasil yang saya raih. Saya belajar untuk terus mengingatkan diri saya sendiri bahwa hidup saya diberikan kepada saya untuk saya kelola dan pegang penuh kendalinya dengan penuh tanggung jawab. Memang benar bahwa orang lain atau segala sesuatu yang terdapat di luar diri kita masih dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan kita maupun tingkat kesuksesan yang kita raih dalam hidup, namun pengaruh terbesar tetaplah berada di tangan kita sendiri. Selain itu kita juga dapat memilih pengaruh, kebiasaan, ucapan, pemikiran, maupun pengajaran seperti apa yang kita ijinkan untuk gunakan maupun memasuki pemikiran dan kehidupan kita. Pada intinya, kita semua memiliki kendali penuh untuk memilih segala sesuatu yang ingin kita pilih dalam hidup.
Kita punya kemampuan untuk memilih sikap dalam menghadapi suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja dalam hidup kita. Kita memiliki kemampuan untuk memilih siapa saja orang-orang yang kita ijinkan untuk menjadi kawan terdekat kita maupun rekan kerja kita. Kita semua memiliki kemampuan dan hak untuk memilih kita ingin atau akan belajar apa dan kepada siapa. Kita memiliki semua kemampuan untuk menentukan pilihan-pilihan dalam hidup ini. Pilihan-pilihan yang dapat memberikan hasil baik maupun buruk dalam hidup kita. Kita semua lah yang dapat memilihnya dan bertanggung jawab penuh atasnya.
Segala hal yang telah saya tuliskan di atas memang benar adanya dan itulah pula yang pelajari dari membaca beberapa bab awal buku Master Your Mind Design Your Destiny. Saya dapat menuliskannya pada tulisan kali ini, bukan berarti saya telah secara sempurna menjalankannya. Saya pun masih belajar untuk bertanggung jawab penuh atas hidup saya. Saya pun terkadang masih tergoda untuk mencoba menyalahkan orang lain atau keadaan yang ada di luar diri saya atas segala hasil, khususnya hasil yang buruk atau tidak sesuai harapan, yang terjadi dalam hidup saya. Jadi, mari kita semua belajar untuk memilih dengan baik segala sesuatu yang ingin atau perlu kita pilih, dan kemudian bertanggung jawab penuh atas semua pilihan tersebut. Bagaimana pendapat kalian ?

Tickerbar

KumpulBlogger