Monday, 10 May 2010

PELAJARAN #2 DARI PEKAN KAMPUS 2009: LOVING OTHERS

Pelajaran kedua dari Pekan Kampus 2009 yang juga sungguh berharga, tidak kalah berharganya dibanding pelajaran pertama tentang mendelegasikan tugas. Pelajaran tentang mencintai orang lain.

Akhir-akhir ini aku sadar bahwa di satu sisi kepribadian bawaanku yaitu koleris sangat membantuku dalam melakukan setiap pekerjaan atau tanggung jawab yang aku pegang atau jalani dengan sangat baik dan menjadikanku orang yang tidak menggantungkan nasib pada orang lain melainkan hanya pada kerja keras yang aku lakukan. Namun di sisi lain ternyata kepribadian tersebut juga membawa masalah tersendiri bagiku, yaitu seringkali karena kemampuan bawaan yang besar yang ada dalam diriku, aku seringkali menjadi egois serta kurang peduli pada orang lain. Hal ini baru aku sadari setelah aku membaca sekilas sebuah buku yang membahas mengenai empat kepribadian manusia. Buku tersebut menyadarkanku akan hal ini. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa setiap kepribadian memiliki sisi baik dan sisi buruk, termasuk kepribadian koleris.

Ciri-ciri kepribadian ini adalah orang yang selalu optimis, bergairah, diberi kemampuan memimpin sejak dari lahir, tidak suka bergantung pada orang lain, suka melakukan pekerjaan yang menantang, dan beberapa sisi positif atau baik lainnya. Namun selain dari sisi baik atau positif tersebut, orang koleris juga memiliki kelemahan antara lain keras kepala, semaunya sendiri, suka memaksa orang lain mengikuti caranya, egois, kurang peduli dengan orang lain, dan beberapa hal lainnya. Setelah aku renungkan beberapa saat, aku sadar bahwa aku sebagai orang yang memiliki kepribadian koleris juga memiliki kelemahan tersebut. Aku terkadang cukup egois dan ingin memaksakan apa yang aku inginkan serta kurang dapat mencintai atau mengasihi orang-orangku.

Aku merasa beruntung aku memiliki beberapa orang yang akhirnya membantu menyadarkanku tentang salah satu kelemahanku tersebut. Aku merasa beruntung, bahwa ada orang yang dengan senyumnya yang ramah dan juga dengan muka imutnya itu yang membantu mengingatkanku akan kasih terhadap orang-orang yang ada dibawahku. Aku sampai sekarang masih terus belajar untuk pada saat tertentu ketika dibutuhkan untuk membatasi kepribadian kolerisku yang keras agar aku dapat mengasihi orang-orangku.

Sekian pelajaran singkat kedua yang aku dapatkan dari Pekan Kampus 2009. Semoga aku mampu untuk menyeimbangkan kepribadianku dengan orang lain dan aku dapat mulai belajar mengasihi mereka. Semoga aku juga dapat benar-benar peduli pada mereka, tidak hanya peduli pada pekerjaan mereka yang mereka lakukan bagiku. Aku tahu hal ini cukup susah bagiku, namun aku akan belajar agar tahu saat yang tepat untuk marah kepada mereka dan juga saat yang tepat untuk dapat memberikan senyum yang indah serta mengasihi mereka. Semoga bisa ! Semoga pelajaran ini juga berguna, tidak hanya bagiku, tapi juga bagi kalian semua yang membacanya. Thanks !

Tickerbar