Tuesday, 9 February 2010

MERINDUKAN BEBAN KERJA YANG TEPAT

Kini memang menjelang akhir masa kuliahku, kesibukanku memang tidak sebanyak dahulu. Sudah tidak ada mata kuliah lagi yang aku ambil dan sudah tidak ada pula kegiatan organisasi yang aku ikuti. Oleh karena itu, aku mencoba mencari kesibukan diluar dengan mencoba mencari beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan sambil berusaha untuk menyelesaikan tugas akhirku.

Pada masa-masa ini, aku merindukan kembali kesibukan yang dulu hampir selalu mengisi hari-hariku. Sangat sering ketika aku membaca koran atau cerita orang-orang yang sudah bekerja dan memiliki kesibukan, ingin rasanya seperti mereka. Ingin rasanya memiliki suatu kesibukan yang bisa aku kerjakan, sehingga aku benar-benar dapat memanfaatkan waktu-waktu yang ada dalam hidupku sehari-hari dengan maksimal. Benar-benar aku ingin merasakan kesibukan yang sama dengan yang orang-orang sukses lakukan. Kadang aku terkagum-kagum sama beberapa orang, seperti Dahlan Iskan misalnya. Dia adalah orang yang sibuk, tetapi masih sempat mengurusi beberapa hal lagi disela-sela kesibukannya. Dia adalah CEO dari Jawa Pos dan Jawa Pos Group, namun begitu, dia masih menerima juga pekerjaan baru sebagai seorang direktur PLN. Sungguh, cukup sering aku terkagum-kagum pada dia. Sungguh orang yang benar-benar gila kerja dan mencintai apa yang dikerjakannya.

Selain sebagai seorang CEO dan direktur, dia juga masih menyempatkan menulis di koran yang dia pimpin. Selain menulis di koran, dia juga telah menerbitkan beberapa buku termasuk buku yang menceritakan perjalanan dia selama proses penyembuhan diri dari penyakit kanker hati. Benar-benar orang yang punya semangat yang hebat dan sangat dahsyat. Sungguh, benar-benar orang yang gila kerja. Pernah suatu saat pula aku mendengar kesaksian dia di sebuah radio bisnis, dia bercerita bahwa dia bisa sukses mungkin saja karena Tuhan kasihan melihat yang setiap hari harus begadang karena bekerja keras untuk memajukan Jawa Pos. Sungguh cerita yang menginspirasiku.

Kini, setelah menyaksikan kesibukan orang-orang sukses tersebut dan merenungkannya sejenak, akhirnya aku menemukan sebuah kesimpulan yang sangat berharga yaitu orang-orang akan benar-benar efektif memanfaatkan setiap waktu yang ada dalam hidupnya setiap hari ketika dia diberi beban kerja yang tepat. Aku benar-benar meyakini hal itu, sebab ketika aku mengingat kembali sejarah hidupku, aku meraih hasil yang paling maksimal dalam setiap hal yang aku kerjakan justru ketika hampir-hampir aku tidak punya untuk mengerjakannya. Aku sungguh-sungguh menjadi individu yang berprestasi dan meraih hasil kerja yang maksimal ketika aku memperoleh beban kerja dalam kadar tertentu yang tepat. Kini, aku sedang berusaha mengembalikan kinerja terbaikku dengan cara mencoba menyibukkan diriku sendiri dengan beberapa kegiatan yang dapat aku temukan. Aku tidak ingin diriku terlalu menganggur, sebab ternyata hal itu membuat diriku menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak terlalu penting dan berguna. Aku ingin kembali menemukan beban kerja yang tepat itu, sehingga aku bisa kembali menjadi pribadi yang maksimal. Harus segera dan dengan demikian aku bisa segera memaksimalkan diriku kembali !

Tickerbar

KumpulBlogger