Sunday, 4 May 2008

GLAT (Google Labs Aptitude Test)

GLAT or Google Labs Aptitude Test is unconventional standardized test made by Google Labs. The goal of this test is to know how much aptitude we have in mathematics, computers, Google culture, art, and others. As I have heard before Google also use this test to find some people with abilities that they need in their company. Especially to solve the problems of engineering. They will hire some of those people to become their employees, be part of Google business kingdom.
So for all of you if you have a dream to work in Google try to do the test, you can find it at
googleblog. Who knows you are the one that Google hire as their employee ? To feel the enthusiastic and enjoy work environment and also to taste delicious food that Google give for all of their employees. According to US Labor Department, Google is the most interesting work environment in US.
Try now or you will regret !!!

Sunday, 9 March 2008

Renungan Delapan Tahun Millenium Ketiga

Tahun berlalu semakin cepat. Rasanya baru saja tahun 2000 datang, eh tidak disangka sudah mencapai tahun 2008. Delapan tahun sejak millenium ketiga mulai bergulir. Saya ingat dan benar-benar ingat saat menjelang pergantian dari tahun 1999 ke tahun 2000 ada isu yang bisa dibilang cukup heboh yaitu mengenai 'millenium bug', suatu isu yang menggemparkan yang mengatakan bahwa sistem komputer akan kacau begitu memasuki tahun 2000. Sebab tahun 2000 memiliki 2 digit yang sama dengan tahun 1900 yaitu '00'. Dan hal ini dikhawatirkan akan membuat semua uang yang ada di semua rekening bank menjadi hangus karena komputer diperkirakan tidak akan mampu bekerja dengan benar, sebab komputer berpikir bahwa saat itu adalah tahun 1900 bukan tahun 2000 dan tentu saja semua uang di rekening bank-bank yang ditabung setelah tahun 1900 dianggap tidak ada. Tetapi ternyata berita atau isu tersebut tidak tepat atau tidak benar adanya. Nyatanya sampai saat ini semua sistem komputer tetap bekerja dengan baik dan bahkan telah mengendalikan hampir seluruh aspek kehidupan manusia.
Namun komputer bisa memilik kinerja seperti sekarang bukan datang dengan tiba-tiba, melainkan hasil dari kerja keras para ilmuwan komputer yang ada di seluruh dunia. Selain itu setelah saya terjun sendiri ke bidang komputer saya baru mengetahui bahwa komputer tidak diciptakan secara sembarangan atau sebodoh itu oleh para penemu awalnya. Ternyata sistem bilangan biner yang dipakai atau dikenali oleh komputer mampu membedakan serta mengenali berbagai macam karakter (termasuk huruf dan angka yang menjadi penyusun angka-angka tahun). Sebab setiap angka atau huruf serta karakter-karakter lainnya memiliki representasi dalam kode biner yang berbeda-beda. Pada tahun sebagai contoh. Tahun 1900 memiliki kode biner 00000111 01000100. Sedangkan tahun 2000 memiliki kode biner 00000111 11010000. Dari kedua kode tersebut kita bisa melihat bahwa kedua tahun memiliki representasi kode biner yang berbeda dan tentu saja komputer dapat mengenalinya dengan cara yang berbeda pula. Begitulah penjelasan singkat yang dapat saya berikan, sekiranya penjelasan ini dapat menjawab bahwa rumor 'millenium bug' itu tidak mungkin terjadi. Karena sistem komputer yang ada memiliki cara atau kode yang berbeda untuk setiap angka atau karakter lainnya yang berbeda.
Sekian dulu renungan delapan tahun millenium ketiga ini. Satu hal yang saya sayangkan yaitu saya terlambat mengetahui teknik yang digunakan komputer dalam mengenali setiap karakter maupun bilangan, andaikan sejak dari dulu-dulu saya mengetahuinya setidaknya saya dapat membuat orang-orang disekitar saya tidak khawatir mengenai masalah tersebut atau ya minimal membuat orang tua saya sendiri tidak ikut-ikutan bingung mendengar rumor yang tidak jelas asal-usulnya tersebut.
Sekali lagi terima kasih untuk yang sudah membaca tulisan ini.

Ditulis Rabu 13 Februari 2008, namun baru sempat dipublikasikan sekarang.

Tuesday, 4 March 2008

Standar Satuan Kilogram Akan Didefinisi Ulang

Sejumlah ilmuwan dari berbagai institusi keilmuan sepakat untuk menyiapkan definisi baru bagi standar satuan kilogram. Para ilmuwan berharap dapat menetapkan standar berdasarkan konstanta universal daripada sebuah benda semata.

"Idenya mengganti satu-satunya acuan kilogram dengan sesuatu berdasarkan konstanta fisika, daripada sebuah artefak yang bisa rusak sewaktu-waktu," ujar Hy Tran, ketua proyek di Laboratorium Standar Primer di Sandia, beberapa waktu lalu.

Selama ini, standar massa satu kilogram ditentukan berdasarkan sebuah batang campuran platina dan iridium yang disimpan di sebuah museum dekat Paris. Batang logam yang disebut International Prototype Kilogram (IPK) atau Le Grande K ini dibuat tahun 1880-an.

Dari tujuh satuan primer dalam sistem internasional atau SI, kilogram merupakan satu-satunya satuan yang masih ditetapkan berdasarkan acuan benda. Akibatnya, duplikat benda yang dibuat setiap kali akan digunakan sebagai acuan tidak mustahil sedikit berkurang atau lebih daripada acuannya.

Dengan mengganti standar satuan dengan konstanta yang pasti, para ilmuwan di seluruh dunia dapat menentukan standar acuan yang akurat. Kilogram sebagai satuan massa tidak akan diubah. Proses perubahan definisi diharapkan dapat diselesaikan pada tahun 2011.

Sumber :PHYSORG

Sunday, 2 March 2008

Permata Di Ruang Angkasa

JAKARTA - Siapa menyangka jika nun jauh di ruang angkasa mungkin tersimpan tambang permata yang sangat banyak. Teleskop ruang angkasa Spitzer milik badan antriksa AS, NASA, cocok untuk menangkap jejak batu mulia tersebut di sekitar bintang yang sangat panas.

Namun, jangan berpikir batu permata yang ada di ruang angkasa berupa bongkahan batu yang dapat dibentuk. Para astronom tidak berburu harta karun, namun mencari jejak kehidupan dengan mencari permata meski hanya seukuran beberapa nanometer (sepermiliar meter) sekalipun.

Dengan mempelajari partikel-partikel permata, mereka berharap dapat mempelajari lebih dalam bagaimana pembentukan molekul-molekul karbon yang kompleks sebagai pembentuk kehidupan di Bumi mulai berkembang di ruang angkasa.

Perburuan permata di ruang angkasa telah dilakukan sejak tahun 1980-an saat para astronom menemukan partikel-partikel permata dari meteorit yang jatuh ke Bumi. Diyakini, 3 persen kandungan permata dalam meteorit tersebut berasal dari butir-butir permata di ruang angkasa. Jika meteorit merupakan gambaran debu di ruang angkasa, hasil perhitungan menunjukkan bahwa dalam setiap gram debu dan gas di ruang angkasa mungkin mengandung 10.000 triliun partikel permata berukuran nanometer.

"Permata ruang angkasa terbentuk pada kondisi yang sangat berbeda dengan permata yang terbentuk di Bumi," ujar Louis Allamandola, peneliti lain dari Ames. Jika permata di Bumi terbentuk karena tekanan dan panas tinggi, permata di luar angkasa terbentuk pada lingkungan dengan suhu maupun tekanan rendah.

Charles Bauschlicher dan timnya dari Ames Research Center, milik NASA, telah melakukan simulasi komputer untuk memperkirakan komposisi ruang antarbintang jika mengandung partikel-partikel permata. Hasilnya, arae tersebut akan menyala jika terkena pnacaran sinat inframerah pada panjang gelombang antara 3,4-3,5 mikron dan 6-10 mikron.

Spitzer cocok dipakai untuk mencari permata karena sensitif pada kedua panjang gelombang. Selama ini, permata tak ditemukan di ruang angkasa karena para astronom belum menggunakan alat maupun lokasi pencarian yang tepat.

"Sekarang kami tahu ke mana harus mencari untuk melihat permata-permata kecil menyala, teleskop inframerah Spitzer dapat membantu kami mempelajari lebih banyak mengenai keberadaannya di ruang angkasa," ujar Allamandola. Usulan Bauschlicher, Allamandola, dan tim peneliti lainnya dipublikasikan dalam Astrophysical Journal edisi terbaru.

Sumber :PHYSORG

Ponsel Evolusi Jadi Robot

TOKYO - Orang Jepang memang gila robot, sampai-sampai ponsel pun dibuat agar bisa berevolusi menjadi robot. Tentu tak secanggih robot-robot Transformers.

Sebuah ponsel yang segera dirilis Softbank Mobile Corp ini mungkin akan membangkitkan kembali memori Anda mengenai robot-robot mainan yang bisa diubah dari bentuk pesawat tempur, tank, atau mobil menjadi robot.

Ponsel Softbank 815TB (PhoneBraver) yang dibuat di pabrik Toshiba ini bentuknya seperti ponsel pada umumnya, bentuk flip dengan layar LCD di satu sisi dan tombol di sisi lainnya. Bedanya, di sisi kanan dan kirinya dapat ditarik menjadi dua tangan dan kaki.

Ponsel robot tersebut telah dilengkapi software kecerdasan buatan untuk mempelajari kebiasaan pemiliknya. Ponsel tersebut juga seolah-olah dapat berbiacra dengan pemiliknya.

"Jika penggunanya menelepon satu nomor berulang kali, maka akan muncul suara 'Anda menelepon beberapa kali hari ini, benarkah?" kata Katsuhida Furuya, jurubicara Softphone. Pemilknya bisa berkomunikasi terbatas dengan jawaban ya dan tidak.

Ponsel tersebut belum bisa berjalan sendiri seperti robot-robot humanoid yang tekenal di Jepang. Namun, kaki dan tangannya bergoyang-goyang dan sendinya menekuk sehingga seolah-olah hidup. Ponsel tersebut baru akan dirilis April 2008.

Sumber : kompas

Monday, 18 February 2008

Trix and Flix UEFA EURO 2008™ 's Mascot


Akhirnya maskot dari event sepakbola terbesar di Eropa UEFA EURO 2008™ diumumkan dan diberi nama. TRIX dan Flix begitulah nama kedua maskot Euro 2008 di Austria dan Swiss. Kedua maskot ini bukan merupakan tiruan tokoh maskot yang ada sebelumnya atau mengambil pola binatang, melainkan dua bocah kembar yang piawai dan atraktif bermain bola.

Dalam video yang terdapat di situs resmi UEFA EURO 2008™ hasil garapan rumah produksi animasi Swedia, Kaktus, Trix dan Flix tampil enerjik dan atraktif. Dengan gaya free styler, mereka tampak kompak mengolah, menendang, menyundul bola dan berlari menelusuri pegunungan Austria dan Swiss. Bahkan, mereka berdansa ala bintang reggae, Shaggy, di stadion yang dipenuhi para fansnya.

Video demonstrasi dalam bentuk animasi yang berisi keterampilan dan skill Trix dan Flix dalam mengolah si kulit bulat ini diharapkan dapat menjadi "virus" yang membius para penggila sepakbola di dunia untuk datang dan menyaksikan UEFA EURO 2008™ Austria-Swiss. Atraksi luar biasa yang dimunculkan dalam video animasi tersebut ditujukan untuk menyampaikan pesan : "Bahwa dalam hidup sesuatu yang luar biasa bisa kita munculkan dalam setiap hal yang kita lakukan dan mungkin saja menghasilkan sesuatu yang luar biasa, jika kita terus mencobanya."

Karakter kedua bocah enerjik ini digambarkan berbeda. Trix yang menggunakan seragam putih tim Austria bernomor 20 ini sifatnya terkesan lebih relaks, namun dia tergolong cerdas dan lebih menuruti kata hatinya saat bermain. Sedangkan Flix dengan seragam merah tim Swiss bernomor 08 sifatnya cenderung lebih disiplin dan bisa mengontrol diri.

Rambut mereka dijuluki Spiky Hair, menggambarkan pegunungan di Austria dan Swiss yang menjadi tuan rumah Piala Eropa. Pegunungan di kedua negara tersebut memang terkenal indah. Maka, panitia ingin menjadikannya sebagai kebanggaan yang tergambarkan dalam rambut maskot UEFA EURO 2008™ itu.

Pencipta dari dua bocah kembar ini tak lain adalah Warner Brothers, perusahaan dari Amerika Serikat yang empat tahun yang lalu juga menciptakan maskot Euro 2004 Portugal, Kinas. Maskot Euro 2004 itu adalah seorang bocah ajaib yang mahir bermain bola. Warner Brothers terkenal di dunia karena melahirkan tokoh kartun superhero seperti Batman dan Superman.

Trix dan Flix pertama kali diperkenalkan di Museumsquartier di Kota Vienna, Austria, Rabu 27 September 2006. Akan tetapi, kedua bocah ini belum mempunyai nama. Maka, panitia pun melakukan voting untuk menentukan nama yang tepat buat mereka.

Sejak itu publik pencinta sepakbola di Austria dan Swiss begitu antusias terlibat dalam voting itu. Proses voting ini dilakukan melalui situs resmi Euro 2008 (www.euro2008.com) dan dari seluruh restoran McDonald's di kedua negara atau bisa lewat jasa telepon, Telekom Austria. Baru pada 10 Oktober 2006, nama maskot terpilih.

Proses pemilihan yang melibatkan lebih dari 67.000 suara dari kedua negara penyelenggara telah memutuskan nama Trix dan Flix akan sebagai nama maskot kejuaraan tersebut. Trix dan Flix unggul secara tipis dengan raihan nilai 36,3 persen, diikuti oleh dua kandidat nama maskot yang lain, Flitz dan Bitz, yang meraih 33,7 persen suara. Sedangkan Zagi dan Zigi meraih 30 persen suara.

Hasil pemungutan suara ini diumumkan di Kota Innsbruck, sehari sebelum pertandingan persahabatan antara kedua tuan rumah penyelenggara, Austria versus Swiss, Rabu 11 Oktober 2006 di Stadion Ernst Happel Austria.

Trix dan Flix merupakan generasi ketiga sebagai maskot berupa animasi manusia yang dibuat untuk kejuaraan yang dilaksanakan tiap empat tahun sekali ini. Sebelumnya maskot berupa manusia untuk Piala Eropa pertama kali dibuat pada Euro keenam di Italia tahun 1980. Figur yang dipakai adalah tokoh dongeng Pinocchio, si boneka kayu. Setelah itu baru Kinas, maskot Euro 2004 di Portugal.

Empat tahun kemudian pada Euro 1984 di Perancis maskotnya adalah Peno, si Ayam Jago. Dia menjadi maskot Piala Eropa pertama yang berupa hewan. Berturut-turut, kemudian Euro Jerman 1988 maskotnya Bernie, Si Kelinci. Euro Swedia 1992 bermaskot The Yellow Rabbits, Si Kelinci Kuning

Euro Inggris 1996 bermaskot Goliath, Si Singa. Euro Belanda-Belgia 2000 bermaskot Benelucky, Si Setan Singa. Kemudian maskot berupa manusia, Kinas, pada Euro 2004 Portugal.

Wednesday, 13 February 2008

Jogging Membuat Baterai Penuh ?


Mau tahu Ternyata jalan santai dan jogging tidak hanya menyehatkan tubuh tetapi juga berguna untuk menghasilkan listrik.
Anda mungkin berpikir mana mungkin jalan santai atau jogging bisa menghasilkan listrik ? Ya memang benar kalau cuma jalan kaki biasa tentu tidak bisa, tetapi dengan bantuan suatu alat ciptaan para peneliti di AS dan Kanada hal itu menjadi mungkin. Penasaran ? Baca saja lebih lanjut.

Alat yang dapat menghasilkan daya sebesar 5 watt dengan jalan santai dan sekitar 13 watt dengan jalan yang lebih cepat ini memiliki berat sekitar 1,6 kilogram.
Menurut Dr Max Donelan dari Universitas Simon Fraser di Burnaby, Kanada, "daya 13 watt cukup untuk memasok energi sekitar 30 menit waktu bicara pada ponsel standar hanya dengan berjalan semenit."

Pembangkit listrik mini mengubah gerakan menjadi listrik melalui proses yang disebut rem generatif (generative braking). Teknologi ini mirip dengan proses yang diterapkan pada kendaraan-kendaraan berbahan bakar hibrida, misalnya pada Toyota Prius.

"Berjalan mirip sekali dengan gerakan berhenti dan maju saat menyetir, dengan setiap jalur otot berulang-ulang bergerak lebih cepat dan lebih lambat," kata Donelan.

Berbeda dengan mesin hibrida yang memanfaatkan pelepasan energi panas untuk memutar generator, alat ini mengubah energi yang dilepaskan kaki saat jatuh ke tanah. Rangkaian roda bergigi pada generatornya akan berputar setiap kali kaki berhenti sebentar menekan permukaan tanah.

Para pengembangnya yakin, perangkat ini dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. Salah satunya membantu para pasien dengan organ implan buatan yang harus selalu hidup.

"Saya kira adopsi awal akan diterapkan pada orang-orang yang hidupnya tergantung pada sumber energi portabel. Di dunia medis, sumber energi portabel digunakan oleh orang-orang yang diamputasi untuk menghidupkan organ buatannya," ungkap Donelan.

Sumber : BBC

Radio Terkecil Lebih Kecil Dari Kerikil


CHICAGO - Pernahkah anda membayangkan ada radio transistor yang ukurannya hanya sebutir kerikil, bahkan lebih kecil lagi ?. Mungkin anda berpikir mana mungkin hal itu bisa terwujud, namun bagi anda yang pernah mengutak-atik radio kristal zaman SMA atau kuliah mungkin ada sedikit gambaran bahwa hal itu mungkin saja diwujudkan.

Radio tersebut dimungkinkan dibuat dengan mengaplikasikan teknologi yang menggunakan susunan tabung karbon yang ukurannya berskala nanometer atau sepermiliar meter. Para peneliti material di Universitas Illinois, AS sudah membuktikannya.

Para peneliti di sana berhasil merangkai sebuah radio supermini yang tersusun dari dua buah penguat frekuensi, pemadu frekuensi, dan penguat audio. Setiap komponen tersebut dibuat dari rangkaian atom-atom tabung nano karbon sehingga memiliki sifat menyerupai masing-masing komponen elektronika tersebut.

"Ada jutaan tabung nano yang dirangkai dengan sempurna," ujar John Rogers, seorang profesor ilmu dan teknik material di Universitas Illinois, seperti dikutip Reuters. Ia melaporkan penelitian tersebut dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.

Untuk merangkai sesuai keinginan, timnya mengendalikan proses pembentukan tabung sesuai yang diinginkan dan bagaimana mereka saling berikatan. Hal tersebut dilakukan dengan mengubah-ubah kombinasi panas dan katalis yang dipakai di atas lapisan material yang menjadi bahan bakunya.

Pada saat pengujian, sinyal keluaran yang dihasilkan radio tersebut dihubungkan dengan kotak seukuran ponsel berisi speaker dan antena standar. Ajaib, para peneliti berhasil menangkap siaran sebuah saluran radio di Baltimore yang menyiarkan perkembangan trafik lalu lintas.

"Radionya sendiri tidak penting, namun fakta bahwa kami dapat membuat sesuatu seperti radio merupakan tonggak bersejarah bagi kami," katanya. Keberhasilan ini menjanjikan platform baru dalam industri elektronika di masa datang.

Sumber : REUTERS

KumpulBlogger